Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam

Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam
Bab. 16 terkunci di luar kamar


__ADS_3

Elina Elina Elina teriak Zhan dengan keras..


Elina yang baru akan tidur, mendengar suara tuan muda nya memanggil nama nya, langsung bangkit buru.. Keluar menaiki tangga menuju lantai atas, ' *ada yang terjadi mengapa tuan berteriak.. Tengah malam begini.. Pikir Elina


**A.. Ada apa tu.. Tuan.. Tanya Elina . Di Landa takut,


Ambil kan aku kunci dulfikat kamar nyonya kata zhan..


Elina pun terkejut*** apa *nyonya di dalam..., mengapa nyonya mengunci pintu kamar, aduh nyonya cari mati saja.. Pikir Elina..


Mengapa kau masih berdiri di situ cepat ambil kan bentak zhan..


Elina pun tersadar dan ' Yaya tuan balas Elina


Berlari mengambil kunci cadangan.. Dan memberinya kunci pada tuan nya.


' kunci di masukin tetapi.. ' huf.. Berani dia mengunci pintu dari dalam... Maki Zhan karena. Pintu tidak bisa di buka..


Elina pun.. Ketakutan lihat tuan marah,


Zhan pun mengetuk pintu dan beteriak


' hey.. Bisa kah kau buka pintu nya, aku mau tidur kata zhan..


Tidak ada jawaban..


Di kamar Estefania..


Ada mengapa ribut sekali di luar hyunjin yang terbangun... Menatap Estefania , yang terbangun..' mana. Aku tahu, aku kan juga tidur, tukas Estefania..


Eh bukan kah suara kakak kamu, mengapa dia berteriak sambil mengetuk pintu tanya hyunjin.. Dan tertawa hahahhaabab.. Dia pasti di kunci pintu sama Paulina.., wanita itu punya nyali yang besar puji hyunjin


Estefania melebar kan mata nya, 'apa kau juga ingin tidur diluar.. Berani kau memuji wanita lain di depan ku Ancam Estefania


Hyunjin pun. Merangkul..' apa kau sedang cemburu pada ku tanya hyunjin.. Mencuimi puncak Estefania , karena hubungan mereka sudah membaik semenjak Estefania mengubah penampilan tidak menggunakan kaca mata dan rambut di kepang dua..

__ADS_1


Untuk apa aku cemburu pada kakak ipar ki kata Estefania dengan pelan..


Hyunjin pun mencium. Bibir Estefania.. Dan.. Kembali tidur. Tanpa merasa terganggu ke ributan di luar kamar.


Zahan pun kesal.. Merasa di abaikan.. Oleh Paulina '


oh benar buat aku gila.. Berani nya dia mengabaikan. Ku, awas saja.. Maki zhan.. Dengan kesal.' mau main main dengan ku kau lihat saja apa yang aku lakukan


Elina yang diam saja. Bukan kah rumah ini milik begitu banyaknya kamar, tetapi mengapa tuan. Nya masih berdiri di pintu kamar nyonya , aduh sampai kapan dia nemani tuan muda Zhan, berdiri di pintu kamar, mata nya sudah *ngantuk, jam..munjukan jam 12 semua penghuni sudah tidur cuma dia yang belum. Malang nya nasib nya keluh Elina betapa kali menguap..


Zhan *pun menarik napas, memanggil berapa bodyguard yang badan nya besar.


Ada apa tuan.. Tanya bodyguard dengan datar.


Dobrak. Pintu kamar ini perintah Zhan .


Dobrak tanya bodyguard mengulang.kata dia takut salah dengar.. Siapa tau telinga agak terganggu.


Iya Dobrak pintu ini , tunggu apa lagi perintah Zhan tajam...


Pintu kamar pun.. Di dobrak..


Dan brukk..


Paulina pun terkejut bangun dari mimpi nya


Astaga apa yang terjadi seru nya melihat pintu kamar rusak, di Sana terlihat.. Seorang cowok berwajah tampan dengan kaca dan bertopi memandang kearah dengan mata yang tajam.


Paulina sampai menelan air liur, dia masih sudah mengganti baju tidak berapa seksi dan memandang zhan dan tersenyum*



*Apa **kau sudah gila., merusak pintu seperti perampok. ltanya Paulina ketika Zhan mendekati nya


Iya aku memang sudah gila, tergila dengan tubuh mu balas Zhan.. Dengan suara berat..

__ADS_1


Wajah Paulin memerah.. Dan ' dasar mesum... Aku ini bukan istri mu, aku Tidak memain kan


peran sebagai Paula Kau kan tahu aku ini Paulina


. Zhan pun tersenyum misterius


Besok pagi betul kan pintu kamar ini kata Zhan , kalian semua boleh kembali tidur dan kau ikut aku kita ke kamar lain.,


. Baik tuan kata 3 bodyguard itu


Apa? Kalau rumah ini banyak kamar, mengapa kau tidak tidur salah kamar itu, mengapa kau harus merusak pintu kamar ini tanya Paulina


Zhan pun menatap paulina berbisik dan, karena aku hanya ingin tidur dengan mu kata Zhan.. Sambil menarik lengan pualina


**Ka kau benar _ benar gila.. Maki nya


Kamar pun di buka kamar ini sangat besar dan indah sama dengan kamar utama..


Wow.. Mulut Paulina membentuk huruf o.


Zhan pun memperhatikan dan mencium bibir


kau kata nya, sambil melepas kan ciuman Zhan


yang mencium nya memeluk tubuh nya. . Mendorong tubuh nya di ranjang**..,


Paulina. Yang sudah memang ngantuk.. Biar kan Zhan mencium leher nya, dia pun tertidur..


Zhan pun menghentikan ketika melihat paulina tertidur.


Huf sial dalam keadaan seperti ini dia bisa tidur, bagaimana mungkin aku bercinta sama. Mayat.. Kata zhan bangkit dan


menyelimuti tubuh paulina.. Dan masuk ke kamar mandi mengganti baju nya. Dan berbaring di samping Paulina .. Memeluk tubuh Paulina.


Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2