
Paulina Martinez, akhirnya aku menemukan mu, bertahun _ tahun aku mencari mu, apa kau lupa dengan masa kecil mu. Kau tambah cantik, aku teman masa kecil mu, cinta pertama mu, kata cowok itu dengan senyum
Aku **akan ke negara A
Arga panggil cowok wajah nya sangat tampan , kulit nya putih, wajah nya tidak ada ekspresi, wajah dingin, jarang senyum
Ya tuan. kata John
Siap kan helikopter aku akan ke negara A kata nya cowok ganteng itu.
Baik tuan saya akan menyiapin semua nya.
Bagus kata cowok nya
Perkenal kan tokoh di masa lalu paulina Martinez teman kecil nya nama nya Jeane androsen winata, pewaris perusahaan winata. Sikap nya yang dingin, sombong, pendiam,
Dan di kenal pembunuh Sadis.
Jeane androson winata**
****Di negara Asia
Helikoper pun mendarat dan turun lah seorang cowok berwajah tampan dan mentel warna putih, dan berapa orang mengenakan jas hitam dan kaca mata hitam, di balik jas tersimpan..senjata alias pistol. Di samping nya asisten nya. Arga lin
Apa kamu sudah menyiap kan dokumen kerja dengan perusahaan,x tanya Jeane Androson winata
Sudah tuan Jeane besok pagi kita akan mengunjungi pertemuan dengan president perusahaan x, tuan Zhan daniel Wijaya
Bagus ,aku harap sesuai rencana kita kata Jeane dengan pelan.
Di tempat laen negara m
Leon wu lagi menatap pemandangan , di kota m yang begitu indah****
**Mikir nya teringat 4 tahun yang lalu, dia
jumpa dengan paulina, gadis yang sangat sederhana, rambut yang hitam, waktu itu dia ketemu di kafe tempat kerja paulina, *huf dia membuat ku gila, aku harus mengikat diri ku dengan pernikahan dengan cewek laen.
Hp nya berbunyi.. Siapa yang menelponku malam malam begini. Apa udah bosan hidup maki leon di lihat layar hp nya huf Zhan yang
berani mengganggu
kalau bukan Zhan kk nya,
**Sepertinya nya kamu banyak waktu untuk berlibur, bersenang di s negara m kata zhan dengan dingin
Apa kau tidak bisa melihat waktu untuk** menelponku , apa kau kangen pada ku kata Leon. Tanpa menperduli kan sapa Zhan.
Di seberang sana
**Mengapa aku harus melihat waktu untuk menelpn mu leon, kapan pun aku nelpon tidak ada yang bisa menghentikan ku , aku ingin kau pulang ke negara A bsk kata zhan dengan menghakhiri pembicaran nya
Tanpa menunggu jawaban dari leon
Huf Zhan kau menyebal kan, kau selalu**
mengambil ke putusan sepihak tanpa mendengar kan Jawaban ku. Sial kalau kau bukan kakak ku sudah ku bunuh kau maki loen
Menghempas kan tubuh nya. Di ranjang*** besok dia akan minggal kan negara m.
Masih di rumah sakit,
Seorang wanita masih tidur, dan seorang pun baru selesai mandi .
Mengenakan handuk dan rambut nya basah,
Paulina pun bangun sambil mengeliat sambil membuka mata dan melihat pemandangan. Melihat zhan mengenakan handuk, rambut nya basah, dan kiri memegang hp, lagi bicara sama seorang,
Dan aaaaaaaaa teriak paulina menutup mata nya
Zhan yang lagi menelepon, milirik kearah paulina, hey nyonya Zhan. Mengapa kamu selalu berteriak jika melihat aku bertelanjang dada, bukan kah kau sudah sering lihat aku seperti ini kata zhan yang sudah selesai menutup telepon nya,
Kamu mengapa selalu keluar tanpa mengenakan baju, pakai baju mu ini kan rumah sakit bukan istana apa kau lupa kata Paulina dengan kesal.
Kenapa kau tergoda melihat aku tidak pakai baju tanya Zhan. Dengan mendekati paulina.,
Ka kau mau apa, ini rumah sakit lho kata Paulina menarik selimut. Menutup tubuh nya,
Yaya aku tahu, ini rumah sakit yang bilang ini istana ku siapa kata zhan dengan senyum,
Lagian aku lagi nunggu Thomas membawa baju ganti buat ku Dan kamu, kita akan. Pulang. Ke istana, si Williams udah ngomel tuh kata zhan dengan berbisik
Dia mau mencium bibir paulina, tak jadi karena pintu di ketuk.,
Dia pun bangkit dan menujuh pintu, Thomas
Ini tuan pesanan yang anda buka. Kata thomas
Menyerah kan tas.
Oke aku akan memakai baju ku, kau tunggu di sini, apa jadwal kegiatan ku kata zhan.
Iya tuan, jadwal kegiatan anda, kita kedatangan tamu , dari perusahaan winata ingin bekerja sama dengan kita tuan.
Hmm baik lah, kau tunggu di depan kata zhan dengan menutup pintu.
Dan dia mau melepas kan. Handuk nya,
__ADS_1
A apa yang kau lakukan tanya paulina dengan melembar kan mata nya,.
Ya memakai baju lah, memang nya mau apa lagi, atau kau ingin melakukan sesuatu dengan ku tanya Zhan. Dengan menggoda,
Ini baju ganti mu, apa kau mau aku mengganti baju mu lanjut Zhan dengan senyum
Huf dasar mesum, apa kau tidak bisa memakai baju di kamar mandi , ini bukan istana mu, bagaimana kalau perawat masuk untuk memeriksa ku kata Paulina, dia bangkit dan mengambil baju ganti dia, dan. Menujuh kamar mandi.
Kau tenang saja, tidak ada yang berani masuk, bukan kah didepan pintu ada Thomas, apa Kau cemburu melihat wanita melihat tubuh ku goda Zhan ,
Apa kau selalu narsis, sahut paulina dengan kesl.
Zhan hanya senyum saja.. Di mengenakan jas hitam di dalam nya di balut kemeja putih .
a
Paulina apa kamu sudah siap, tanya Zhan dengan keras,
Iya tunggu aku bentar, kata Paulina me ngomel
Mengapa dia menunggu ku, bukan kah dia buru ke kantor nya, dasar cowok aneh, mesum, kata Paulina
Berhenti lah kau memaki ku , aku mendengar nya kata zhan dengan kesal.
Paulina pun keluar Dari kamar, dia sangat cantik dengan gaun hitam dengan senyum membuat Zhan memandang nya terpesona
Mengapa kau menatap aku seperti itu tanya paulina,
Kau sangat cantik dan menggoda membuat aku ingin memeluk mu kata zhan dengan menarik tubuh paulina ke dalam pelukan nya,
Paulina pun, hanya melotot kan mata ketika zha N mencium nya
.dan menggigit bibir **Zhan,
Aduh kau mulai menggigit ku, hilang saja aku akan menghukum mu kata zhan yang ingin mencium, tetapi paulina menghindar, mengapa kau selalu menghukum ku, kau yang salah mengapa selalu mencuri menciumi ku tukas, paulina dengan mendorong dada Zhan.
Apa kau lupa, saat itu juga mencuri ciuman dari ku kata zhan. Yang memeluk Paulina
Huf itu lain, aku mencium mu, karena aku akan mati kata Paulina
Dr Williams bersama perawat membuka pintu, hingaa melihat zhan..yang mencoba mencium paulina,
Dr Williams dan perawat itu saling padang, dan Thomas hany menahan senyum
Seperti nya aku datang waktu yang salah kata Williams.
ZHAN yang melepas kan pelukan nya,.
Iya kau sudah tahu datang waktu yang salah kenapa tidak pergi, apa kalian. Mau melihat kami tidur kata zhan. Dengan. Ktwa..
Paulina yang mendengar kata zhan, muka memerah,
Paulina sudah baik saja kami akan pulang ke istana lagi, kata zhan.
Ya pulang lah, kau di sini hanya buat heboh rumah sakit, dan uang masuk rumah sakit berkurang Karena kau mengunci pintu ruang vip sungut Williams
Ah cerewet kali kau tukas Zhan. Sambil meninggal Williams, di ikuti paulina,
Paulina pun duduk di samping zhan yang memperhatikan file dokumen.,
Jeane Androson winata, sepertinya aku pernah mendengar nama ini kata zhan. Pada Thomas yang di depan. Lagi mengemudi.
Dia anak nya tuan winata tuan, seorang pengusaha di bidang teknologi, terbesar di negara nya, jika kita nerima tawaran yang mereka ajuh kan, perusahaan kita mendapat ke untungan tuan. Kata thomas.
Thomas kita antar nyonya paulina ke istana lalu ke perusahaan kata zhan. Yang melirik Paulin yang hanya mendengar pembicara zhan dan Thomas.
Baik tuan. Kata thomas.
Di Perusahaan x,
Mengapa kau membawa ku keperusahan mi , bukan nya mengantar ku pulang tanya paulina yang ikut keluar,. Dari mobil.
Jarak antara istana sangat jau, membutuh kan, waktu yang lama, kau ka tahu aku lagi ke datang tamu, kau lihat mobil itu dan berapa orang itu menjaga mobil itu, itu tanda dia sudah datang, bisa kah kau tak protes tukas Zhan.
Paulina cemberut, mengikuti Zhan yang masuk bersama Thomas,
Huf dia kan banyak bodyguard, dan. Mobil mengikuti nya mengapa tidak menyuruh anak buah nya mengantar ku ke istana., dasar cowok aneh, memaki
Zhan daniel memasuki ruang, paulina yang berjalan di belakang,
Bisa kau kah berhenti mengutuk suami mu, jaga sikap mu, lihat mereka memperhatikan mu, bersikap lah sebagai istri ku kata zhan dengan berbisik ,.
Yayaya, aku akan Bersikap sebagai istri mu paulina,
Selamat pagi tuan Zhan kata Fei Fei, sopan,. Mata nya tak lepas memandangi Paulina yng di samping Zhan yang cuek ada macam kecewaan di mata nya, apa ini wanita yang terbaring di rumah sakit , yang belum sempat dia lihat kemarin, dia sangat cantik, jadi dia pun gagal akan memiliki Zhan yang ganteng dan memepersona, ternyata bos nya udah punya istri dan anak pikir nya,
Zha bertanya , kepada Fei Fei
Apa orang yang nama jeane androson, sudah datang apa belum,
Apa tuan Jean sudah datang tanya Zhan
Dua kali nya, menatap Fei Fei yang memperhatikan Paulina.
Thomas pun menperhatikan Fei Fei yang melamun menperhatikan nyonya paulina dia pun mendehem,
Hingga menyadar kan lamunan Fei fei
Yaaa. Maaf tuan Zhan,
__ADS_1
Anda kedatangan tamu dari perusahaan winata kata Fei. FE.i
Hmm lain kali kau harus fokus , jika masih ingin berkerja di sini kata zhan dengan tegas.
Dan meninggal kan Fei Fei, di ikuti Thomas yang melirik saja,
**Paulina pun mendekati Zhan dan berbisik,
Mengapa sekretaris mu memandangi ku Zhan tanya paulina ,. Zhan pun bukan menjawab.,
Malah balik tanya, mengapa kau tanya kepada nya kata zhan dengan santai.
Huf kau ini memang menyebal kan aku kan** **cuma nanya , mengapa kau suruh aku bertanya pada nya. Kata Paulina,
*Thomas hanya diam saja tuan nya suka selalu menggoda nyonya paulina, aduh nyonya masak tidak tahu, mereka memandang nyonya Karena nyonya istrinya tuan, karena tuan dan nyonya pasangan serasi
Kau tunggu di ruang ku kata zhan pada paulina*****
Di ruang rapat
Semua orang sudah menunggu kedatangan Zhan, di sana yang menghadiri para pemegang saham dan terbesar,
Maaf sudah membuat kalian menunggu lama kata zhan dengan senyum.. Ramah.
Dan seluruh yang ada di situ berdiri.
Oh tidak apa - apa tuan, kenal kan saya arga asisten tuan Jeane Androson winata,. Ini tuan saya kata arga dengan ramah.
Zhan pun memandang kearah cowok berpakaian jas hitam
**Zhan pun memandang dan.mengelurkan tangan nya , Jeane pun menyambut tangan Zhan dan bersalaman, dengan senyum dingin.
Senang bisa jumpa dengan anda tuan Zhan kata jeane.
ZHAN pun menpersilakan duduk,
Thomas pun, menjelas nya tentang kerja sama.
Di ruang Zhan
Huf membosan kan aku harus menunggu nya, dia pun duduk di kursi Zhan, dan membuka laptop Zhan, mengganti layar laptop dengan gambar, Zhan yang lagi tidur, muka nya penuh coretan pena sangat lucu dia tertawa**.
Kau sangat lucu seperti ini, paulina,
Dia pun keluar dari ruang Zhan, sangat menbosan kan, aku harus kembali
ke istana dan minta izin pada Zhan
Dia pun mencari ruang rapat, kebetulan ruang rapat Zhan berdinding kaca yang hanya dari dalam yang bisa melihat orang di kerjakan dari luar,
Paulina yang melihat dinding, kaca warna hitam , aduh slating di punggung turun terlihat lah punggung yang putih, dia pun menyibak rambut nya, ke samping , ' aduh kenapa Zhan membeli gaun yang sempit , hingga membuat slating gaun ini turun kata Paulina, menaiki slating nya sambil memandangi kaca hitam. ruang rapat itu,
Dia tidak tahu di sana banyak orang . Karena dari luar tidak bisa melihat apa yang ada di dalam ruang itu.
Di dalam ruang,
Zhan yang mendengarkan Thomas menjeles kan suatu tetapi tidak melanjut kan diam Zhan pun memandang Karana Thomas tidak menerus kan , penjelasan nya mata tertuju di luar kaca, begitu yang ada di ruang memandang di luar kaca
Mereka memandang pandang indah, seorang wanita pada sibuk menaiki slating gaun di punggung , punggung nya keliatan putih dan bersih dan tali bh warna hitam..
Zhan pun, melihat itu, yang melihat itu, mendehem Dan Thomas pun menekan tombol hingga kaca itu tertutup gorden.
Semua yang ada di situ, mengalih kan pandang nya karena kaca di tutup oleh Gorden.
Aku permisih sebentar , asisten kuThomas yang akan jelasin peraturan nya,
Kata Zhan dengan bangkit dari kursi nya
Membuka pintu, memelihat paulina yang susah menarik skating gaun nya, dia beri di belakang dan menarik slating gaun paulina,
Paulina pun terkejut Dan menoleh,
Apa kau menggoda ku tanya Zhan dengan berbisik di telinga paulina tangn nya memeluk Paulina,
Apa kau sudah gila, siapa yang menggoda mu, gaun ini sempit hingga slating nya turun kata Paulina dengan melepas kan pelukan Zhan.
Aku mau pulang, aku bosan di sini aku kangen dengan carlitos dan Lisette kata Paulina.
Baik lah, aku akan minta thomas mengantar mu, kata zhan.
Yang di dalam hanya menatap dan berbisik, apa itu istrinya tuan Zhan, atau selingkuh nya, bukan kah tuan Zhan banyak wanita nya, wanita itu sangat lucu dan cantik, apa lagi tubuh nya, seksi, kulit nya putih, pasti sangat menyenangkan jika bisa bersenang 2 bisik itu.
Jeane Androson winata mendengar itu, hati nya marah, tetapi belum dia mau lakukan itu,
Zhan **yang masuk ke ruang bersama paulina
Pada menghentikan gosip mereka.
Thomas antar kan istri ku pulang, kata zhan dengan dingin,
Semua yang ada di situ terdiam,
Jeane Androson berdiri, mendekati Paulina jarak mereka 1 meter, menatap paulina dengan tajam...
Paulina yang..hanya cuek saja, di tatap cowok ganteng di depan nya..
Zhan melihat itu penuh tanda tanya , apa kah jeans Androson winata mengapa menatap paulina. Seperti itu**
Bersambung**..
__ADS_1