Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam

Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam
Bab 37. Musuh lama


__ADS_3

Apa kau bilang adik mu yang mana tanya dr Williams dengan sinis


Luhan tersenyum sinis " apa kau pura-pura, atau memang sudah menjadikan bodih dr Williams dengan santai menujuh ruang vip.


Sementara di ruang vip ,


Puliana sudah selesai mandi, duduk sambil minum bersama lisette



Di depan nya seorang cowok berwajah tampan sibuk menelpon.



" aku tak apa, bentar lagi akan keluar dari rumah sakit kata zhan


Pintu ruangan vip terbuka,


seorang cowok berwajah tampan berdiri di depan pintu


Di belakang 4 bodyguart, dan di samping dr Williams


Zhan menyudahi telepon nya menatap ke arah pintu


Ikut aku kata zhan dengan sinis pergi dari luar ruang vip


Luhan berbalik dan menatap zhan dengan tatapan dingin. "Lama tidak bertemu, sapa luhan membuka pembicaraan. Dengan dingin zhan mengabaikan sapaan luhan


Mengapa kau kemari tanya zhan dengan sinis


"Bagaimana kabarmu?", Luhan tersenyum.


"Jadi dia estafenia yang menelpon untuk menyuruh kesini ?. Apakah kamu pikir kamu boleh berada di tempat seperti ini?",ucap zhan dengan ketus


"Kenapa tidak? Kau ada di sini karna aku mendengar kau terluka parah ", jawab luhan "Aku tidak peduli apa yang kau katakan, sekarang karena aku sudah melihatmu...".


Zhan memotong dengan cepat, "Inilah sebabnya kenapa anak-anak sering membuat masalah. Bagaimana bisa kau memutuskan untuk datang hanya karena kau ingin menemui seseorang. Kau bahkan tidak menyadari apa arti dari kedatanganmu ini".


"Sudah 3 tahun. Kita bermusuhan apa tidak kita akhiri permusuhan kita ", ucap luhan


Aku datang melihat mu karena kau adik ku?


"Itu saja?. Itu saja aku yakin kau sangat senang bahagia melihat aku terluka ? Bahkan kau ingin aku mati kan . Kau sudah melewati batas yang semestinya. Pergilah". Usir zhan


Luhan kehilangan kata-kata, terluka dengan ucapan tajam zhan tersebut. Baik dulu ataupun sekarang perlakuan zhan tidak pernah berubah. Selalu dingin dan menganggapnya tidak pernah ada.


Tetapi dia dengan santai, aku kesini hanya ingin berkenalan dengan adik ipar ku ..


Zhan berdehem, jangan pernah kau mengganggu nya pergi lah dari sini


Baik lah kata luhan dengan santai di ikuti bodyguart nya


Dr Williams yang ada di situ hanya diam saja


Apa kau kau baik-baik saja?", tanya paulina khawatir. 


"Aku tidak baik-baik saja", jawab zhan jujur tidak ingin berusaha terlihat kuat di depan gadis yang jadi istri nya


" apa kau butuh bahu ku untuk menangis tanya paulina dengan khawatir


"Kenapa kau menguping?", tanya zhan dengan kesal.


"Jika kamu dalam bahaya ... aku akan menghitung 1,2,3 ....meraih tangan mu .... dan lari bersama kamu". Balas paulina dengan senyum


"Lalu kenapa kau tidak melakukannya?. Aku berada dalam bahaya tadi. Kenapa kau tidak menyelamatkanku?", tanya zhan serius dengan mata berkaca-kaca. Lalu pergi dengan langkah gontai, meninggalkan paulina yang terpaku.


Dan dia pun menyusul Zhan " mengapa kau meninggalkan ku, tanya paulina dengan kesal.


" lihat sayang, ayah mu tidak menyayangimu dan ibu kata paulina dengan mengelus perutnya


Membuat zhan menghentikan langkah nya " dan" apa kau sedangkan mengaduh pada anak mu ,tanya zhan dengan senyum dan merangkul paulina ke dalam pelukan nya.


Singkir tangan mu, aku lagi merajuk pada mu kata paulina dengan cemberut


Zhan tersenyum dan memberikan ciuman di bibir paulina,


Hei hei tuan presdir tidak perlu berciuman seperti ini, , ini rumah sakit, bukan istana mu kata dr Williams dengan kesal

__ADS_1



Zhan menghentikan ciuman nya "apa kau lupa


Rumah sakit ini punya ku, apa kau tidak ada kerjaan selain mengganggu ku


Paulina hanya diam muka memerah karena malu sama dr Williams.


Yaya aku tahu rumah sakit milik mu, apa kau akan. Pulang hari ini tanya Williams


Iya aku akan pulang kata zhan jalan menuju pintu keluar.


Di ikuti 5o bodyguart dan Thomas."


Thomas membuka pintu mobil zhan masuk ke dalam mobil bersamaan pualina dan lisette


Menuju Mansion di belakang mobil mewah berapa mobil mengikuti nya


Sampai di mansion



Thomas membuka pintu mobil


Zhan daniel wijaya turun, di ikuti paulina lisette semua yang datang menyambut memberi hormat


Selamat pagi tuan zhan dan nyonya pualina sapa pelayan


Pagi-pagi juga Ellana balas paulina dengan menuju tangga dia mau ke kamar


Paulina yang menganti baju nya dan tiba-tiba zhan memeluk nya dari belakang sambil berkata


Seorang penyair pernah berkata: Pada umumnya, kau dapat memprediksi dimana permulaannya. Tapi kita tidak dapat memprediksi akhir dari itu. Dalam kasusku, itu adalah kebalikannya.”


“Dalam waktu singkat, aku harus mengalami akhir beberapa kali. Dan aku, yang ragu-ragu untuk memulai dan yang takut akan akhir dari itu, momen saat aku sadar akan perasaanku padamu


“Aku lari darimu seperti pengecut. Dan aku gagal karena aku memulai perasaan tanpa menyadarinya. Aku terlambat menyadarinya. Aku bertanya-tanya kapan dan dengan apa insiden ini dimulai.”


“Aku terlambat menyadarinya sehingga aku tak tahu dimana titik permulaannya. Hanya satu hal yang aku tahu sekarang...


Zhan meminta maaf pada paulina


Maaf kan aku selalu menempat mu dalam. Bahaya , aku janji akan melindungi mu dari apa pun


.paulina melihat kesungguhan dari mata zhan saat menatapnya. Zhan menarik tengkuk paulina. kemudian mencium bibirnya dengan lembut.


Dan pintu di ketuk


Tok tok tok


Huh siapa yang menganggu , akan ku bunuh jika


Tak penting maki zhan dengan melepaskan ciuman dan pelukan pada paulina



Paulina pun tertawa melihat tingkah laku zhan


Zhan membuka pintu kamar,


Thomas membungkuk dangan menarik napas


Ada apa,?? Apa kau sudah bosan hidup tanya zhan dengan kesal


Tuan zhan, ada info, kalau tuan leon dan tuan lagi berkelahi kata Thomas


Apa?? Zhan kaget " ayo kita kesana tapi aku akan ganti baju kau tunggu disinj ucap nya, dan masuk ke kamar


Apa kau akan pergi tanya paulina dengan heran


Iya aku akan me kantor ada urusan kata zhan dengan membuka kancing baju nya


Paulina memeluk dari belakang, "hey apa kau mencoba menggoda ku tanyakan zhan dengan senyum mengenakan jas nya dan memasukkan


Pistol


__ADS_1


Tidak anak kita yang ingin memeluk mu katanya paulina dengan manja


Baik lah sini aku peluk kata zhan dengan erat


Di tempat di gudang


Seorang cowok berwajah tampan lagi memandang kearah pintu di belakang ada 20 bodyguart



Leon dengan napas terengah-engah, " luhan panggil leon , tapi luhan langsung memalingkan wajahnya tak ingin melihat wajah leon


Leon mendekat, "Lihat aku"pinta loen


"Kenapa? Apa sekarang aku harus menjilat padamu, jadi aku harus mendengarkanmu?", ucap luhan


"Dan kuharap kau melakukan itu", leon


Luhan marah, "Apa?". 


Leon berkata setelah melihat artikel itu. Hal pertama yang ia pikirkan adalah pergi menemui leon Jadi lihat aku, dengarkan aku dan percaya ketulusanku". 


 "Tulus?. Hanya keadaan dan dorongan yang bisa menjadi motif yang benar. Aku tidak bisa mempercayaimu sekarang. Dan aku tidak bisa percaya kau akan menjadi apa dalam sepuluh tahun. Ini baru awal hari ini. Keinginanmu sejak awal memang memiliki saham yang sama besar denganku", tuduh luhan


Leob berkata "aku tak ingin saham itu, karena zhan memberikan apa yang aku inginkan, dia tidak pernah menolak apa pun aku minta, miskipun aku hanya adik tiri nya


kau pikir mudah bagiku untuk kemari mencarimu?. Aku harus bagaimana agar kau percaya padaku?". 


"Pergilah ke dari hidupku , bukan kau sudah memiliki kakak seperti zhan ", ucap Luhan berdiri seakan menantang loen


"Bagaimana....Kau bisa berkata begitu kau juga membenci zhan mencari kelemahan zhan dengan berkerja sama dengan jeane ?",ucap leon terluka dan kecewa


Aku tak perduli bukan kemarin aku menawar kan akhir permusuhan tapi dia malah membuat pernyataan di koran, kau menginginkan saham itu bukan?


" tidak!! Aku bilang aku akan  memberikan semua sahamku. Aku sudah bilang aku tidak akan menghalangimu!. Aku bisa terima jika kau membenciku, jahat padaku, dan merendahkanku. Bagaimana bisa kau menyruhku jangan pernah kembali? Aku adik kandung mu apa kau tak bisa seperti zhan yang menyayangi ku


. Aku akan bertanya untuk yang terakhir kalinya. Apa kau harus melakukan ini?". 


Luhan bersikeras mengulangi pertanyaanya, "Aku akan memberitahumu untuk yang terakhir kalinya. Katakan saja apakah kau akan pergi atau tidak?". 


Loen benar-benar sakit hati dan terluka, "Tidak akan. Aku tidak Pergi. Dan aku tidak akan memberikan sahamku. Kau menginginkan sahamku?. Kalau begitu, coba saja rebut dariku".


Luhan terdiam tanpa mampu berkata-kata. D leon memandang kakaknya dengan padangan terluka dan marah. Dengan ini leon telah mengibarkan bendera peperangan.


Terjadi lah perkelahian, antara bodyguart leon dan bodyguart luhan


Berapa mobil berhenti , dan keluar seorang cowok berwajah tampan, menuju gudang di samping ada Thomas dan bodyguart


Dia jalan di handang sama bodyguart luhan



Di saat lagi beratem ponselnya bunyi "


Siapa yang nelpon ku dalam keadaan bahaya seperti ini? Kata zhan dengan menerima dia menghindar serangan


Hallo zhan , bisa kah kau membeli kan aku coklat , aku sangat ingin makam coklat


Apa? Kau menelepon ku hanya ingin mengatakan ini, kau bisa minta beli sama Ellana atau kevin


Kata zhan sambil memukul anak buah luhan


Tapi aku hanya ingin kau yang beli nya , ini anak mu yang di dalamnya perut ku yang minta paulina dengan cemberut


Tunggu bentar bentak kata zhan pada anak buah Luhan


Kedua anak buah Luhan berhenti memandang zhan dengan bingung


Aku lagi bicara dengan istri ku kata Zhan dengan datar


Mengapa kau membentak ku tanya paulina dengan kesal


Gadis bodoh aku tak bicara dengan mu,


Bisa kah kau mengerti dengan keadaan ku kata zhan dengan pelan


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2