Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam

Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam
Bab. 19 kematian nyonya balbara


__ADS_3

Paulina tertidur, karena lelah menangis di peluk Zhan, Zhan pun mengakat tubuh **paulina ke kasur membaring kan tubuh gadis itu,


Elina Elina panggil Zhan yang menyelimuti tubuh paulina.


Yaa tuan jawab Elina


Tolong kau gantiin baju nyonya kata Zhan dengan pelan


Baik tuan muda kata Elina


Oh iya aku tidak melihat nenek, kemana dia tanya Zhan.


Nyonya besar lagi pergi bersama Estefan dan hyunjin, tuan carlitos Dan Nona liseste ketaman hiburan tuan kata Elina


Oh, apa mereka membawa pengawal kata zhan dengan Cemas.


Iya tuan kata Elina..


Telepon pun berbunyi , di lihat nya


' Leon adik nya berapa hari ini , Leon tidak pernah ke istana.


Ya ada apa Leon, tumben kau nelpon ku, apa kau kekurangan uang sindir zhan..


Leon tidak menanggapi' suara terdengar cemas,


Zhan kau harus ke taman anak anak sekarang, ada rombongan menyerang kata Leon dengan nada khawatir


A aaaapa.., bukan kah kedua anak nya , nenek dan adik nya lagi ke taman oh sial.. Maki Zhan


Sambil berlari, memerintah anak buah ikut dia,


Kevin.. Kevin kau telepon Thomas , suruh ke taman, dan kau di sini jaga nyonya paulina.


Kata Zhan memasuk mobil.

__ADS_1


Di taman anak


Anak buah Zhan yang sekitar 7 orang melindungi kedua anak tuan nya , Estefania juga nyonya besar


Tembak menembak pun terjadi


Cepat pergi dari sini nyonya Estefania bawa anak tuan Zhan kami akan melindungi kalian kata bodyguard yang melindungi sambil menembak arah lawan


Estefania melindungi kedua keponakan. Dan nenek, dan mengangguk dan berlari


Bibi Estefania aku takut kata liseste bocah usia 3 tahun itu



Mereka pun ter pisah Estefania bersama 2 kedua keponakan yang sembunyi 4 orang berpakian serba hitam membawa pistol


Kemana nenek kata carlitos


Estefania pun, iya kemana nenek, kalian tunggu di sini, sembunyi jangan keluar ya, carlitos ga adik mu Bibi mau cari nenek. 


Nenek panggil Estefania, yang mencari nenek nya dia tidak tau ada orang ingin menembak nya , sebelum peluru menembus peluru , seorang memeluk nya me lindungi nya, hingga peluru itu


Dor.. Dor.. Dor . 3 peluru menembus tubuh nenek balbara


Ne neneeeeeeeeeekkkkkkkkkkkkk teriak Estefania dengan memeluk.. Wanita tua itu.. Darah mengalir didada wanita tua


Ketiga orang itu mau menembak kearah Estefania , Zhan pun mengeluar kan pistol o



Menembak ketiga cowok berpakaian hitam, itu,


Dan berlari mendekati Estefania,


Thomas dan 20 bodyguard datang,

__ADS_1


Leon bersama 100 bodyguard mengempung tempat itu. Membunuh berapa rombongan pembunuh bayaran itu,


Menyeluruhi tempat, dia melihat kedua keponakan nya yang sembunyi ketakutan,


Hey sayang jangan takut ini paman Leon ayo sini sama paman kata Leon dengan, lembut.


Kedua anak itu menangis dan memeluk paman nya. Mereka sangat takut.


Estefania menangis , **sedang kan Zhan mata merah , air mata mengalir di pipi,


Zhan.. Panggil nenek dengan suara melemah..


Menggapai menyentuh pipi Zhan.. Dengan tanga N berdarah hingga membuat pipi Zhan kenak darah, Zhan pun memegang tangan nenek nya,


, zhan ka kau ha harus Me. Menjaga adik _ adik mu, juga kedua anak mu dari apa pun kata nenek balbara dengan mata berair..


ZHAN mengangguk air mata mengalir terus


Zh..zhan ka.. Kau ha.. Harus men.. Mencintai.. Pau.. Lina.. Dia ti..tidak punya siapa pun di dunia ini.. Ka ka kau ha.. Rus ber.ber janji kata nenek itu menghembus kan. Napas nya.. Tangan nya yang memegang pipi Zhan pun terkulai..


Neneeeeeeeeeeeeeeek.. Teriak Zhan dan Estefania menangis..


Thomas Thomas cepat bawa mobil


Thomas dan 20 bodyguard menundukan kepala ikut sedih


Leon yng mengendong Lisette dan. Mengandeng carlitos bersama 100 bodyguard memandang


Ne nenek panggil Leon dangen lemas,


Untung Thomas mengambil Lisette


Leon pun menangis.., Zahan pun memeluk adik nya Leon yang terisak...


Bersambung**

__ADS_1


__ADS_2