Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam

Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam
30. Mata mata bagian ke 2


__ADS_3

Apa? Apa aku tak salah dengar, mengapa kau begitu, semangat ketika melihat photo gadis yang nama nya Anna Joey tanya Zhan dengan selediki,


Aku rasa dia dan aku berjodoh, Baru tadi setelah aku pulang dari negara M di saat aku di serang, dia ada di situ, apa itu suatu kebetulan atau rencana yang sudah di buat? dia pun melamar di perusahaan mu , aku akan bermain main dengan gadis itu, dan mengikat nya kata Leon dengan senyum licik


Zhan dan thomas mendengar ucapan leon, leon memang pintar dalam meng analisis suatu keadaan , pantas saja dia selalu memenang dalam urusan apa pun,


Oke kau harus hati-hati dalam bertindak jangan sampai merugikan perusahaan, dan jangan . Melakukan pembunuhan dan penyiksaan di perusahaan ku tukas Zhan,


Ayah panggil seorang anak perempuan dia sangat Cantik dan. Menggemas kan di samping nya berdiri seorang cewek mengenakan


sweeter biru rambut nya di urai, ada tas Putih



Zhan , Thomas, juga Leon memandang ,


Iya Sayang, kamu mau kemana dengan dandan seperti ini,


Aku akan pergi sama ibu, jalan. Jalan. Ke taman



Kata Lisette dengan lucu


Hai paman loen panggil nya sambil mendekati leon,. Leon pun mencubit,


Kau sangat menggemas kan, untung sikap mu sepertinya paulina, ibu mu yang ramah dan suka senyum, tidak seperti ayah mu, yang mempunyai sikap yang buruk kata Leon


Zhan pun cemberut, sedangkan paulina tertawa,


Udah puas kau membicarakan aku, aku akan menemani Lisette dan paulina sekalian menjemput carlitos, kau tak pulang ke villa mu tanya zhan


Apa kau mengusir ku tanya Leon dengan dinding tanya Leon.


Menerut mu Zhan malah balik nanya..


Bisa kah kalian berdua berhenti berdebat , zhan apa kita akan pergi ke taman atau tidak tanya. Paulina


Zhan dan Leon pun menghentikan debatan nya,


Sebaik nya kamu nginap lah di sini kata Paulina dengn senyum.. Pada leon


Zhan hanya diam saja kalau paulina minta seperti ya tak mau dia setuju.


Baik lah paulina, kebetulan aku sangat lelah, kata Leon dengan senyum.


Di taman hiburan.


20 bodyguard berjaga di taman ... Zhan dan Paulina juga Lisette dan carlitos,


Paulina pun duduk, di kursi taman itu memperhatikan Zhan yang lagi main bersama Lisette dan carlitos.


Dia pun bangkit mau ke tailot


Seorang cewek memprihatinkan paulina , menatap paulina dengan padang benci,

__ADS_1


Jika aku tak dapat miliki Zhan kau tak akan bisa miliki nya dia, dasar murahan.. Maki cewek itu,


Kau tunggu saja pembalasan ku kata cwek itu


Zhan mencari paulina , dia tidak tahu di balik gedung ada orang memegang senjata.



Mengarah kan ke arah Zhan yang lagi main bersama Lisette dan carlitos tetapi salah sasaran peluru itu mengenai carlitos tepat jantung nya. Semua yang dengar tembakan pada lari,


Carlitos teriak Zhan dengan keras mengeluar kan pistol, mengarah ke atas gedung itu 20 bodyguard mengeluar kan pistol.


Pembunuh yang menembak itu pun lari


Dan dia pun menelepon Thomas, yang lagi di kantor langsung menuju ke taman


Thomas dan Leon datang bersamaan


Tutup semua pintu gerbang taman hiburan teriak Thomas


Leo terdiam melihat keponakan nya terbaring di peluk paulina yang menangis,


Paulina pun memeluk Lisette dan carlitos tak bernyawa lagi tewas, , paulina pun menangis dan Zhan daniel Wijaya terisak memukul tangan nya di tanah


Dan bangkit, menatap 20 bodyguard yang menjaga nya, dan dia mengeluar kan pistol


Untuk apa aku membayar kalian, jika kalian tidak bisa menjaga putra ku,? 20 bodyguard nya pun terdiam..


Kalian semua tak berguna sebaik nya kalian mati, kata zhan dengan marah Dan mengeluar kan pistol



100 bodyguard hanya diam dengan tampang


Sangar,


Setelah membunuh 20 bodyguard dia pun terduduk sambil memegang pistol, paulina pun memeluk nya, sambil menangis


Kediaman Zhan daniel Wijaya


Penuh ramai penuh orang, 100 pengawal berjaga, memeriksa setiap orang.


ZHAN hanya terduduk didepan peti ada juta karangan bunga, memeluk putri nya Lisette di samping paulina. Yang mata nya sembah pipi penuh air mata, di sebelah nya loen yang mata brkaca kaca,. Estefania dan hyunjin yang lagi libur, pun pulang, ke negara A. Ketika mendengar carlitos tertembak. Kakak dan adik nya banyak musuh, banyak yang benci, kemarin nenek nya sekarang keponkaan nya besok siapa lagi, dia atau Zhan Dan Leon


Thomas dan Andrew hanya diam saja mereka berjaga 2 ikut merasa kesedihan pada tuan mereka.


Tiba tiba seorang cowok berwajah tampan turun membawa bunga, bersamaa 10 bodyguard nya, di samping nya asiten nya.



Semua yang ada di situ memandang cowok tampan itu membawa bunga, memasuki istana itu, 10 bodyguard di ikuti belakangan


Thomas dan Andrew pun memandang,


Mau apa tuan Jeane Androsen kesini, pikir thomas dan ,.

__ADS_1


Maaf tuan ada apa anda kesini tanya Thomas menghentikan langkah Jeane Androsen winata,


Tuan saya kesini dengan damai, tuan Jeane hany ingin mengucapan terut berduka cita meninggalkan nya tuan muda kecil kata arga lin


Saya akan memberitahukan kepada tuan saya, apa dia akan menerima kedatangan tuan anda atau tidak kata thomas.


Dia pun menghampiri Zhan yang terdiam air mata membasahi pipi nya Dan berbisik


Zhan pun bangkit Dan menyerah kan Lisette kepada paulina,


Paulina dan leon memandang


Kau mau kemana tanya paulina dengan suara serak,


Aku mau menemui cowok di masa mu kata zhan dengan dingin, pistol pun. Di bawak nya,.


A apa maksud kamu Zhan, aku Tidak punya masa lalu dengan paulina dengan tak mengerti


Oh iya tepat kekasih di masa kecil bala Zhan dengan suara dingin.


Kekasih di masa kecil,? Tanya paulina


Leon pun menatap paulina dan mengikuti Zhan dengan pistol.


Elina Elina, kau jaga Lisette bawa kekamar kunci pintu. Kata paulina dengan cemas.


Sayang dengar kan ibu, kau tak boleh keluar dari kamar mu, apa pun yang terjadi ya kata pualina mencium Lisette. Estefania dan hyunjin juga melihat itu, Estefania kau masuk ke kamar sama Lisette dan juga kau Paulina , aku akan keluar kata hyunjin


Ayo paulina ajak Estefania.


Tidak Estefania aku sangat mencemas kan Zhan kata Paulina dengan pergi.


Zhan dan loen menuju pintu di luar, dan mendekati Jeane Androsen yang tersenyum


Selamat sore tuan Zhan, saya turut berduka atas minggal nya putra tuan kata Jeane Androsen winata, menyerah kan bunga,. Zhan memilirik bunga itu,.


Dan menatap sinis, apa bunga itu bebas tanpa bom , aku takut nya kau memasang bom. Kebunga itu


Jeane Androsen tertawa, datar , jika aku mau aku bisa meledak kan istana ini dengan satu jentik, tetapi Tidak aku lakukan, karena orang yang aku cari masih tinggal dengan mu tuan, Zhan daniel Wijaya.


ZHAN pun tersenyum sinis, apa kau mampu menghancurkan istana ku , kau kesini ingin melihat istri ku


Aku rasa kau sudah mengumpulkan info tentang aku, jadi buat apa kau menanyakan kedatangan ku. Zhan daniel Wijaya.


Zhan pun menatap,penuh amarah,


Aku harap tuan Jeane anda tinggal kan istana ini jangan buat keributan kami lagi dalam suasana berduka kata thomas, dia dah melihat ekspresi tuan nya menakut kan,


Leon mau mengeluar kan pistol di tahan sama Zhan, mengambil pistol dan menolong kearah Jeane Androson , yang sama menodong pistol kearah Zhan. Semua yang ada di situ mengeluar kan pistol, suasan menegang kan, bakalan tembak menembak, bah kan banyk yang mati, semua yang melayat pada takut,


Dan seorang cewek cantik berdiri ditengah antara pistol Zhan dan Jeane kedua senjata nya menodong kepala nya



Kedua cowok tampan itu terkejut, pistol mereka masih kearah kepala paulina.

__ADS_1


Tembak aku , bunuh aku, aku mohon hormati kematian putra ku carlitos pinta paulina, dengan mata nya sembab air mata masi membasahi pipi,.


Bersambung... Episode selanjut nya, mengandung..


__ADS_2