OD FAN GAL : The Child Raised By The Demon King

OD FAN GAL : The Child Raised By The Demon King
#1. Awal Dari Penderitaan


__ADS_3

(FOR READERS) : BAB "awal cerita" dan "akhir cerita" adalah BAB pembuka.



Pada tahun 167 gar di althaban od dilahirkan dengan normal, raja austin dan ratu cloria menyabut kelahiranya ke dunia. Di umurnya yang ke 7 dia menjadi seseorang yang pendiam namun cerdas dalam menggunakan sihir, dia selalu menjadi pusat perhatian di kalangan bangsawan dan rakyat biasa di althaban. Namun sifatnya yang pendiam, anak-anak bangsawan yang sebaya dengannya enggan berinteraksi jika bertemu od karena menurut mereka od adalah sosok yang penyendiri dan tak bayak bicara, namun od menyadari itu. Di zilcro (bumi) sihir bersumber dari kedua mata, jika mata itu cacat dan buta walau hanya satu, orang itu takkan bisa menggunakan sihirnya dan hanya orang-orang dari keturunan bangsawan kelas atas dan keluarga kerajaan yang dapat memiliki mata sihir itu, hanya kemungkinan kecil rakyat biasa yang bisa memiliki keturunan mata sihir. Od selalu berfikir dirinya adalah monster karena mana yang dia punya 10x lipat dari ayahnya sendiri yang seorang raja dan manusia terkuat di althaban di usianya yang baru menginjak tahun ke 7. Saat itu dalam istana, raja austin mengadakan perayaan ulang tahun putri viktoria san austin kakak ke 2 od, acara yang sangat meriah mengingat ayahnya adalah seorang raja. Od duduk sendiri di pojok kanan belakang aula, dia tak memiliki teman yang bisa dia ajak bicara atau hanya untuk mengenal lebih dekat tentangnya. Viktoria fan austin dan kakak pertama pangeran azalin fan austin dikerumuni oleh anak-anak sebayanya, menyapa dan memberi hadiah kepada viktoria serta mengucapkan selamat ulang tahun kepada putri itu. Setelah selesai acara ulang tahun azalin dan viktoria mengajak od bermain di menara pertama istana, namun apa yang terjadi setelah mereka bermain permainan pahlawan. Azalin mengambil pisau dan tak sengaja menusuk mata od.



"AAAAAAAA...!!" ~od meritih kesakitan dan tak ada satupun orang dewasa di menara pertama karena penjaga menara sedang menghadap kepada raja untuk melapor. Azalin berusaha menenangkan od dan mencabut pisau itu, viktoria tak bisa berbuat bayak.



"tak apa kakak azalin, mungkin dengan begini aku takkan takut untuk bersosialisasi dengan teman-teman sebayaku" ~od dengan raut yang masih mengkerut karena sakit.



"tidak od, apa yang paling mengerikan jika kau seorang pangeran dari raja austin kehilangan sebelah mata shirnya? Raja akan membuangmu od dan aku pelakunya akan dihukum mati" ~azalin melempar pisau itu ke arah belakang od.



Sontak viktoria dan od kaget mendengar itu~


Viktoria berteriak dan menagis~ "od.. kak azalin.. huwaaaa..."



"(..) tidak apa-apa kak azalin.. mungkin jika kita membicarakan ini baik-baik dengan ayah, ayah akan mengerti" ~od tersenyum ke arah azalin sabil masih memegang mata kanannya



"itu tidak mungkin od, ayo kita kabur dari istana" ~azalin menarik tangan od dan viktoria namun od menghentikan azalin dan menenangkan viktoria yang masih menangis.



"jika itu adanya kak azalin kau tidak harus bertanggung jawab. Aku akan pergi dari rumah jika ayah mengusirku dan aku akan mengatakan jika aku tak sengaja menusuk mataku saat bermain" ~od memeluk azalin



Azalin sedikit mendorong od dan mengatakan~ "idiot,jangan bicara ngawur.. aku takkan bisa membiarkan adiku menjadi gelandangan sendirian"



"a~aku setuju dengan kak azalin huwaaa.."



Suara langkah kaki seorang penjaga menara yang menaiki anak tangga terdengar oleh mereka bertiga, ketika penjaga itu melihat apa yang terjadi dia segera meminta pertolongan kepada rekannya yang lain. Od dilarikan ke rumah sakit kerajaan, setelah dirawat mata od di balut perban dan di panggil oleh raja di ruang tahta di saksikan oleh ratu cloria, azalin, viktoria, penasihat kerajaan serta jajaran bangsawan.



Raja austin berkata~ "aku sangat menyesal apa yang telah terjadi padamu nak.. apa yang sebenarnya terjadi? Apakah benar azalin telah menusuk mata kananmu?" ~raja memegang kerah baju azalin dan mengangkatnya dengan satu tangan.



"itu tidak benar rajaku, aku tak sengaja menusuk mataku sendiri dengan pisau"



"apa yang kau katakan od, aku yang telah menusuk matamu. Jadi rajaku, kumohon untuk menghukum diriku"



"aku tidak tau siapa yang benar, bagaimana kesaksianmu viktoria?" ~raja melirik ke arah viktoria dengan tajam.



"se~sebenarnya kakak azalin yang telah menusuk mata kanan od"



"baiklah. maka dengan ini aku raja althaban menyatakan pangeran azalin bersalah dan harus dihukum mati. sedangkan od akan di asingkan dari istana.."



Serentak para bangsawan yang hadir kebingungan oleh keputusan sang raja, dan ratu cloria sangat sedih dibuatnya.



Od berdiri dan mendekati sang raja~ "tunggu rajaku, azalin dan viktoria berbohong. Azalin tidak menusuk mataku, karena mereka terlalu baik hati padaku jika aku di usir dari istana dan hanya azalin dan viktoria yang selamat. Mereka tak mau melihatku menderita sendirian, azalin adalah seorang kakak yang baik hati pada adik-adiknya, maka dari itu dia rela mati demi adik-adiknya. Dan jika aku di asingkan dari istana lalu azalin dihukum mati, lalu siapa yang akan duduk di kursi tahta nanti?"



Semua orang terdiam~


__ADS_1


Raja austin lebih memilih mengusir seorang yang cacat seperti od daripada dia yang tak memiliki calon raja baru, itu akan merusak reputasi dan nama keluarga kerajaan. Raja austin tau apa yang od maksud, apa yang sebenarnya terjadi adalah kebenaran saat pengakuan azalin berbicara, namun raja menyadari od membela azalin agar kerajaan akan memilki penerus nantinya.



"baiklah,sudah kuputuskan kesaksian azalin dan viktoria salah. Dan od akan di usir dari istana karena dia menusuk matanya sendiri agar dia bisa pergi dari istana dan di asingkan.. sungguh tindakan yang bodoh od, kau adalah hewan yang busuk!"



Ratu cloria yang mendengar keputusan austin dan kata kotonya yang belum tentu od berkata jujur langsung berdiri dari kursinya.



"apakah ini keputusanmu rajaku? Ini belum tentu benar" ~ujarnya



"tidak,tapi ini keputusanku.. apakah kau ingin menentang keputusan raja?"



Ratu cloria menangis kencang dan belari menuju od lalu memeluknya. Raja austin segera menyuruh penjaga menarik od keluar dari istana secara paksa.



"cepat bawa dia pergi dari hadapanku sekrang juga,aku tak mau memiliki anak yang cacat seperti anak itu"



Penjaga menarik od keluar, ratu tak rela anaknya di bawa pergi di asingkan oleh kerajaan, viktoria dan azalin tak bisa berbuat bayak termenung atas keputusan raja.



~



2 bulan setelah kejadian itu od menjadi anak gelandangan dan tak punya rumah, dia sering di tendang atau dipukul setiap kali tidur didepan toko-toko penduduk, dia sering mengemis meminta makanan kepada orang lain yang mencemo'ohnya karena menjadi pangeran yang gagal. Di satu waktu ada bangsawan yang ingin od di usir dari negara althaban,bangsawan itu memfitnah od mencuri cincin milik istrinya. Od dihakimi oleh penduduk desa dan di usir oleh pasukan kerajaan keluar kerajaan, raja yang tau akan hal itu malah menyarankannya untuk di bunuh. penduduk yang masih mempunyai rasa kemanusiaan yang tinggi lalu mencoba membantu od untuk kabur dan od berhasil keluar dari althaban. 3 hari dia berjalan menyusuri luasnya padang gurun tanpa makan dan minum, tubuhnya sangat kurus,kotor dan penuh luka akibat siksaan dari perampok di padang gurun. Galzio yang pada saat itu sedang mencari pedangnya dengan menggunakan sayap besarnya dia terbang dan melihat seorang anak kecil yang hampir mati karena kelaparan, dia turun dan menemui anak itu, dia sadar jika od memilki kapasitas mana yang sangat melimpah dari kebayakn orang,bahkan iblispun tak bayak yang bisa melampaui kapasitas mana milik od.



Wush.. wush.. wush..~



"apa kau lapar?"




"akan kuanggap jawabanmu sebagai 'iya' ikutlah bersamaku"



Galzio adalah seorang iblis legenda yang sangat kuat, dia memiliki sayap besar mirip gagak. Dia benci dengan manusia terutama jika mereka adalah bangsawan atau keluarga kerajaan, namun setelah melihat od dan mananya yang sangat melimpah dia menjadikan od sebagai anaknya sendiri agar od bisa menghancurkan negara althaban. Galzio benci manusia karena manusia telah membunuh semua anak dan istrinya, manusia menganggap bangsa iblis itu jahat, namun beberapa iblis seperti galzio bahkan tak pernah jahat sama sekali. Akibatnya galzio ingin membalaskan dendamnya kepada semua keluarga kerajaan dan bangsawan yang memerintahkan pasukannya untuk memburunya, secara kebetulan dia menemukan od, anak yang sekarat dengan masa depan yang sangat menjanjikan untuknya. Galzio menanamkan bola mata sihir baru kepada od, mata sihir itu berasal dari anak galzio yang sudah dibunuh dan galzio masih menyimpannya, Setelah oprasi itu berhasil dia membangunkan od.



"nak, buka matamu sekarang.."



Od membuka matanya secara perlahan~ "..."



sinar yang begitu menyilaukan dari cahaya itu~



"perlahan saja nak" ~ujar galzio



"aku bisa melihat lagi dengan kedua bola mataku!? Ini suguh ajaib" ~od sangat bingung pada saat itu melihat matanya yang kanan dapat melihat kembali dan kedua matanya berubah menjadi berwarna merah menyala.



"siapa namamu nak?" ~galzio memberikan minum kepada od.



"od.. od fan austin"


__ADS_1


"apa kau anak dari raja austin?"



"um.. namun aku di usir dari istana karena aku cacat"



"sempurna..!! aku galzio seorang iblis.. aku mempunyai dendam terhadap ayahmu dan para bangsawan di althaban, mereka telah membunuh istri dan anakku tanpa alasan yang jelas. Mereka menganggap semua iblis itu jahat dan harus di musnahkan"



"kau seorang iblis?"



"ya, tapi aku bukan iblis yang suka berbuat jahat nak"



"aku tau itu dari niatmu membantuku galzio dan aku tau nama iblis galzio yang pernah ayah ceritakan kepadaku. Namun ayah memanglah seseorang yang busuk"



"hahaha.. kau tepat, ayo sekarang kau harus makan dulu od"



Od makan dengan lahap di istana iblis milik galzio jauh di utara pulau iblis, dia makan ditemani galzio.



"nak, berapa umurmu?



Od mengambil minum dan meminumnya, setelah itu ia menjawab~ "seharusnya aku sudah berumur 8 tahun 2 hari yang lalu, aku merayakannya sendiri dengan memakan pasir sewaktu aku berjalan mencoba melewati padang gurun"



halis galzio mengkerut, ekspresinya mengatakan bahwa dia sangat khawatir~ "itu sangat mengerika nak. Aku ingin kau menjadi anakku, bagaimana menurutmu?"



"apa itu artinya aku bisa makan sepuasnya?"



"hahahaha.. kau ternyata rakus juga ya, bukan hanya untuk makan saja od.. namun aku akan melatihmu sampai kau benar-benar sangat kuat untuk melawan kerajaan.. bagaimana?"



"itu ide bagus galzio.. aku akan menyukaimu" ~dengan mulut yang dipenuhi makanan.



"baiklah, mulai dari sekarang panggil aku ayah atau raja galzio legendaris pengausa pulau iblis utara"



"kurasa lebih baik memanggilmu dengan sebutan ayah saja daripada memanggilmu dengan nama dan statusmu tadi"



"hahaha.. itu yang kumau" ~tersenyum ke arah od



"trimakasih..... Ayah..."



Galzio yang mendengar ucapan tulus dari anak manusia yang menyebut dirinya seorang ayahnya sangat terharu dan tersipu mendengar kata-kata itu.



~



Sudah seminggu berlalu dan galzio terus menerus melatih od dalam ilmu berpedang dan bela diri,tanpa diduga od tumbuh dengan sangat pesat melampaui ekspetasinya. Cara yang galzio lakukan memasangkan mata anaknya yang sudah mati ke od adalah keputusan yang tepat, mata sihir iblis bisa mengeluarkan semua energi mana yang tersimpan di dalam od ditambah mata sihir iblis bisa menjadi sumber kekuatan baru od. Mata sihir iblis memilki keunggulan bisa mendeteksi segala jenis mana dan serangan dalam area 1000m, kemampuan ini bisa berkembang seiring berkembangnya si pengguna itu sendiri, yang sedari awal od adalah anak yang memilki kapasitas mana sangat besar bisa mengembangkan mata sihir iblis dengan sangat cepat, sekarang mata iblis od bisa mendeteksi dalam radius 5000m dalam waktu seminggu terakhir.



Kini od sangat populer dikalangan iblis remaja disekitar istana, saat od menginjak umur 15 tahun, od akan di sekolahkan di high school of mistca, sekolah tinggi untuk para iblis di pulau iblis.

__ADS_1



Next - AKHIR CERITA - Pertemuan


__ADS_2