
Nafsu binatang buas od memuncak..
"baiklah, rasakan ini.." ~od menjilat rautan milik sharen, lidah od masuk kedalamnya.
"iyaaaaa..! li~lidah ini masuk.. ah..!! lebih dalam guru.. lebih dalam.." ~sharen terus menarik rambut od saking terangsangnya.
"ah.. ah.. tanganmu tuan od.. tanganmu masuk terlalu dalam.. i~ini memalukan..!! lepaskan tuan..!!" ~seluruh tubuh zing gemetaran, meski mulutnya menolak tapi tidak dengan tubuhnya.
Od melepaskan mulutnya dari rautan sharen~ "tubuhmu berkata lain zing.." ~od menarik tubuh zing, dia berdiri dan menunjukkan pensilnya yang besar dan panjang.
"hiya..!! tuan mesum..!!" ~zing menutup matanya.
Od mengangkat tubuh zing dan menggendong zing secara berhadapan~ "a~apa yang tuan od lakukan..!? i~ini.."
"diam dan nikmatilah.. ini akan sedikit sakit untuk awalnya.." ~od memasukan pensilnya kedalam rautan zing.
"KYAAAAA.. TU~TUAN..!! TUAN..!! INI SAKIT..!!" ~zing meremas tangan od, tanda dia merasa kesakitan.
"sudah kubilang ini akan sedikit sakit zing.. namun nanti kau akan terbiasa.." ~ucap od.
"KYA..!! tuan.. ahh.. tu~tuan.. ini.. ahh.."
Sharen membelakangi od dalam posisi jongkok dia menjilati kedua bola od~ "gu~guru.. punya guru sangat besar pensilnya.."
Od menggerakan pinggul zing ke atas dan kebawah lebih cepat, zing yang awalnya kesakitan mulai ketagihan dengan pensil od~ "tuan.. ini menyebalkan, tapi.. tapi ini mulai terasa nikmat..!" ~ucapnya
"guru, aku juga mau..!" ~bentak sharen, dia menempelkan buah dadanya ke punggung od.
"baiklah, sekarang giliranmu.." ~od menurunkan zing dan mendorong sharen hingga dingding, dalam posisi berdiri od mengangkat kaki kanan sharen dan segera dia memasukan pensilnya kedalam rautan sharen.
"KTAAA.. I~INI SABGAT BESAR DAN PANJANG..!!" ~triak sharen~ "Ini seakan-akan masuk semua kedalam perutku, pe~pensil ini sangat keras lalu mengacak-acak isi perutku.. sangat dalam hingga aku kesakitan.. terus.. ahh.. teruskan guru.. lebih cepat.. hingga aku tak bisa menahannya.."
Od mempercepat gerakannya sembari mencium bibir sharen dengan nafsunya, zing yang mulai ketagihan memainkan lubang rautannya.
"aku~aku akan keluar guru.. i~ini.." ~tangan sharen meremas bahu od~ "i~ini.. KYAA.. AKU KELUAR..!! AKU KELUAR..!! AHH.. NIKMAT SEKALI.." ~sharen keluar sangat bayak~ "ahh.. guru, aku menjadi murid yang nakal hanya untukmu saja.." ~sharen yang sudah kehabisan tenaga kembali berendam dan berkata~ "ini sangat menyenangkan guru.. fufufu.."
Od yang belum puas menarik zing dan memposisikannya sama seperti sharen barusan, dengan nafsunya dia memasukan pensilnya dengan kasar~ "KYAAA.. TU~TUAN.. PELAN-PELAN..!!" ~tiak zing~ "a~aku juga mau keluar tuan.. ini.." ~smuka zing memerah dengan bayak keringat dan tercampur air dari kolam tubuhnya semakin menggairahkan~ "TUAN..!! TUAN..!! INI.. INI.. KYAAA..!!" ~cairan zing keluar tak kalah bayak dari sharen.
Od yang juga akan segera keluar, melepas pensilnya dari rautan zing dan hendak menyemprotkannya kedalam mulu 2 gadis itu.
__ADS_1
"cepat jongkok..!! ini sangat efektif untuk menambah kekuatan kalian.. telanlah..!" ~od menyemprotkan cairan kehidupannya kedalam mulut kedua gadis itu.
~
Setelah mereka selesai~
Od, sharen dan zing hendak keluar dari mata air panas itu, saat od membukakan jalan di antara semak-semak~ "ayo kita bergegas sebelum yang lain menca-" ~od terkejut menyadari sedari tadi dia melakukan hubungan intim dengan sharen dan zing ternyata anggota latitude kartika sedang mengamati mereka~ "ya ampun, aku terlalu nafsu dengan mereka hingga aku tam menyadari mereka sedang mengawasiku dari kejauhan.." ~wiliona dan yang lainnya sedang berada di atas tebing yang jauh, mereka sedang mengamati od dengan teropong jarak jauh.
Namun wiliona, sagita, natalia dan viktoria sudah mengeluarkan cairannya dari dalam lubang rautannya hanya karena mereka melihat od.
~
Od pura-pura tak tau mereka sedang mengamatinya, dia mengajak sharen dan zing ke benteng dengan berjalan sedikit lebih lama agar wiliona dan yang lain sampai ke benteng lebih dulu. Sesampainya di depan benteng~ "ayo masuk.." ~od membukakan pintu benteng dan memberi jalan kepada sharen dan ling. Anggota yang lain sudah berbaris menunggu kehadiran od, ursa major, ursa minor, canis major dan canis ninor pun ikut berbaris.
"SELAMAT DATANG KEMVALI YANG MULIA..!!" ~ke 5 anggota menyambut kedatangan od.
"ya, emm.. wiliona.."
Wiliona maju kehadapan od dan berlutut didepannya~ "saya menghadap kepada anda yang agung penguasa tertinggi dan calon penguasa dunia.."
"e~emm.. ya.. ehem.. mereka adalah sharen dan ling, mereka akan masuk kedalam tim atau kelompok latitude kartika.."
"saya bersedia menerimanya jika itu perintah langsung dari anda yang mulia.."
"ba~baik.." ~ling masih sedikit bingung.
"baik!" ~tegas sharen.
"dan juga, aku akan merubah nama latitude kartika dengan nama baru namun tetap memiliki arti yang sama.. latitude kartika terlalu panjang di ucapkan.."
Semua anggota latitude kartika menghadap kepada od dibelakang wiliona dan berlutut dihadapannya.
"akan kuubah nama latitude kartika menjadi pleiades.. dan kalian akan memiliki nama samaran baru seperi tim ursa dan canis, nama ini sama pentingnya dengan nama asli kalian.. jika dalam misi ataupun tidak kalian tetap harus menggunakan nama ini.. kalian paham!?"
"HA!"
"baiklah.."
Wiliona \= Alcyone
__ADS_1
Viktoria \= Asterope
Sagita \= Taigete
De javu \= Maia
Natalia \= Celeno
Merylin \= Elettra
Sasha \= Marope
Sharen \= Pleione
Zing \= Atlante
"itulah nama baru kalian, kuharap kalian menyukai nama baru itu.."
Wiliona menjawab~ "dengan penuh rasa hormat kepada yang mulia agung od fan gal, nama yang anda berika kepada kami bagaikan hadiah terbesar untuk kami.. kami sangat berterimakasih atas segenap jiwa kami, dengan nyawa kami.. kami bersumpah untuk selamanya mengabdi kepada yang agung penguasa tertinggi, raja kami dan calon penguasa dunia baru od fan gal. Dengan darah dan nyawa ini kami siap melayani anda.." ~wiliona berdiri~ "HIDUP YANG MULIA OD!!"
"HIDUP!!"
Dalam hati od~ "ini mulai menyenangkan puftt.."
~
Od berjalan dan duduk di singgasananya, dia bergumam dihadapan para ke 5 tim~ "sepertinya akan menyengkan jika aku membuat kerajaanku sendiri.."
Wiliona yang mendengarnya, melirik ke arah od~ "yang mulia.. sudah kuduga.. sudah kuduga anda akan mengatakan itu.." ~wiliona berbalik dan memberikan pengumuman kepada yang lainnya~ "dengar..!!" ~orang-orang langsung menyimak wiliona~ "yang mulia od memerintahkan kita untuk membuat kerajaannya sendiri, dengan kekuatannya dan dukungan dari kita pasti yang mulia od akan mudah.. aku sudah menduga saat yang mulia duduk di singgasananya, yang mulia akan membicarakan hal itu.."
Od~ "e?" ~dalam hatinya~ "ka~kapan aku memerintahkan hal semacan itu!? a~aku hanya sedang bergumam.."
Wiliona yang masih berbicara~ "hal ini akan membuat nama yang mulia od akan semakin dikenal..!! BERSIAPLAH..!!" ~triaknya.
"HA!! HIDUP YANG MULIA OD!!"
"eeeeeeee!?" ~triak od.
__ADS_1
Next - Terbentuknya 5 Pasukan Mematikan (chapter 3)