OD FAN GAL : The Child Raised By The Demon King

OD FAN GAL : The Child Raised By The Demon King
#15. Kebangkitan Mode Ke 4 (chapter 1)


__ADS_3

Apa yang terjadi pada od? dia tidak menghindari serangan dari latitude kartika. Semua terkejut~


Pushh..!~ asap keluar dari setiap lubang dari tubuh od.


"ke~kenapa od..!!??" ~triak natalia.


"od...!!" ~sagita berlari dan mencoba menyentuh tubuh od~ duzzzz...!!!~ "kahhh..." ~sagita terpental ketika menyentuh tubuh milik od.


"KAKAK..!! KAKAK..!! TIDAK.. KAKAK..!! AAAAA..!!!" ~viktoria berteriak menangis hingga jatuh karena lemas.


Entah mengapa tubuh od begitu kaku, dia mematung tak bergerak, tubuhnya di penuhi asap seperti besi panas yang terkena air. Galzio yang sedang berada di kamarnya terkejut, dia merasakan hawa membunuh dari seorang yang mananya tak pernah ia kenali. Hawa membunuh ini sangat kuat, hingga membuat galzio kesulitan berjalan dan menggunakan sihirnya, di seluruh isi bangunan istana galzio bagaikan di neraka, aura mencekam yang terlihat dari seluruh bangunan itu membuat semua penghuninya tak sadarkan diri kecuali galzio dan latitude kartika.


"si~sial a~apa-apaan ini..!?" ~galzio memaksa tubuhnya bergerak hingga beberapa tulangnya patah dan dari kulitnya mengeluarkan darah.


Galzio berjalan setengah mati hingga ke ruang latihan di ruang bawah tanah. Ketika dia membuka pintu itu~ "ya~yaampun" ~galzio melihat isi ruangan itu dipenuhi mana yang luar biasa besar dan bentuknya yang aneh, sehingga dia lemas membungkuk dan tak bisa berkata apa-apa lagi. Tatapan galzio begitu kosong saat itu, di tambah para anggota latitude kartika yang sudah tak sadarkan diri hingga hampir mati kecuali wiliona dan de javu.


"jika ini terus berlanjut.. ini akan semakin membahayakan master dan para penghuni istana!" ~de javu berlindung di balik tiang beton.


Wiliona yang tak bisa berbuat apa-apa memilih membungkam mulutnya dan lebih memilih mati bersama od~ "(..) aku.. akan musnah bersama yang mulia od. Adalah suatu kehormatan untukku.." ~dia mendekati od berfikir dia akan musnah bersama od.


"a~apa yang kau lakukan, menjauhlah dari master.. dia butuh di sadarkan bukan butuh pengorbananmu saat ini.." bugggg!!~ de javu menendang kepala wiliona hingga terbentur beton penyangga.


"i~itu tuan galzio..!! TUAN! TOLONGLAH OD DAN KAMI!" ~triak de javu.

__ADS_1


Pikiran galzio tersadar ketika de javu berteriak "(..) o~ood!! aku akan menyalakan ruang kedap sihir.." ~galzio bangun, namun tenaga dan sihirnya yang terus terkuras karena efek dari od membuat tubuhnya kehilangan keseimbangan dan dia tak bisa bangkit kembali~ "a~apa-apaan ini.. a~a-" ~galzio yang mempunyai mana sangat melimpah sampai-sampai tak bisa melawan keberadaan od yang sedang dalam fase itu. Dia hanya bisa menyadarkan otaknya untuk beberapa menit agar bisa melihat apa yang terjadi selanjutnya kepada od.


"tu~tuan..!?" ~de javu dan wiliona yang hakikatnya bukan makhluk hidup masih bisa bertahan pada saat ini~ "tuan bilang di tempat ini ada semacam sesuatu untuk mengubah ruangan ini menjadi ruang kedap sihir.. aku harus mencarinya..!! ini demi master.. hanya demi master.. demi master" ~de javu memejamkan matanya untuk mendeteksi beberapa bagian di ruangan latihan ini yang menurtnya bisa berpotensi melenyapkan sihir~ "ITU DIA..!!" ~de javu merubah dirinya menjadi pedang dan menyuruh wiliona untuk melemparkannya~ "tolong lemparkan aku..!!" ~tegasnya.


Wiliona yang sangat cerdas, kuat dan berkompeten sebagai pemimpin seketika berubah menjadi sosok kosong seperti boneka tanpa jiwa. Dia hanya bisa melempar de javu setengah dari jarak yang de javu sudah tentukan, itu karena wiliona sudah pasrah kepada apa yang terjadi saat ini.


Creeenkkk..!!~ suara de javu saat jadi pedang dan jatuh ketika lemparan wiliona tak sesuai~ "dasar bodoh..!" ~triak de javu. De javu merubah dirinya menjadi familiar naga ukuran sedang, dia terbang ke arah pintu kecil yang terbuat dari baja sihir dan meniup api dari sebuah lilin berbentuk tikus~ "fuh.."


Bufussssssss..!!~ suara dari tertutupnya fase od.


~


Od tersadar~ "Apa-apaan ini..!? aku tidak tau apa yang terjadi namun ini bukan kebangkitan mode penguasa ke 4, i~ini..? mana!? manaku? manaku berubah mejadi sangat hitam pekat.. aku belum pernah melihat mana yang seperti ini..!" ~od meilirik ke kanan dan kirinya~ "a~ayah..!! viktoria..!! dan ka~kalian semua..!! apa yang telah terjadi..!?"


"ya~yang mulia..!?" ~wiliona terkejut hingga membuatnya mengucurkan air mata.


Od yang tak menyadari sesuatu yang telah terjadi~ "a~apakah ini semua salahku?" ~od menjawab dengan lemas.


"TIDAK..!! INI SEMUA SALAHKU YANG MULIA!! INI SEMUA SALAH.. SALAHKU!!" ~wiliona berteriak kepada od dan berlari ke arahnya~ "jadi.. jadi hukumlah aku yang mulia..!! hukum saja aku..!! aku tak tau jika anda.. jika anda akan menjadi seperti tadi.. hukum aku..!!" ~wiliona memberikan pisau kepada od dan meminta od melukai dirinya.


"aku tidak tau apa yang terjadi.. namun ini sepertinya akibat aku yang sudah melepaskan semua cincinku.. sekarang.. bantulah aku untuk membawa yang lain ke atas.. SEKARANG! CEPAT DE JAVU.. WILIONA.." ~od terburu-buru membawa galzio dan anggota latitude kartika yang lain ke atas.


Saat od ke atas dia melihat semua maid, penjaga dan yang lainnya juga tak sadarkan diri. Od menggunakan healing supernya untuk menyembuhkan semua orang yang ada di kastil termasuk galzio.

__ADS_1


"aku.. aku ini.. mon.. ster.." ~dalam hati od.


~


Satu persatu orang telah bagun, od meminta maaf kepada semua orang yang ada.


"tidak yang mulia.. akulah.. akulah yang seharusnya minta maaf dan aku harus dihukum olehmu.. hukum aku dengan sangat kejam.. aku sudah siap.. tubuh dan jiwaku hanya untuk yang mulia saja.." ~wiliona terus menyalahkan dirinya sendiri.


"tidak wiliona.. jika kau tak berada disini mungkin kejadiannya akan lebih buruk.. jadi jangan salahkan dirimu.. maafkan aku.." ~od memeluk wiliona.


"huaaaaa...!! aaaaaa...!!" ~wiliona yang tersentuh menjerit menangis dipelukan od.


"o~od.. kau adalah calon yang sesungguhnya atau supreme being di dunia ini od.. aku.. aku telah mengakuimu sebagai manusia terkuat saat ini.." ~galzio yang masih terbaring lemas.


"apa maksudmu ayah..!? aku tidak tau apa yang telah terjadi..! ini semua terjadi begitu saja setelah aku menghancurkan ketiga cincinku dan bertarung melawan latitude kartika.. ini semua diluar dugaanku.. ini.. ini sangat aneh.. bahkan untukku sendiri ayah.. ini-"


Galzio memejamkan matanya dan berkata~ "kau akan segera mengetahuinya od.. kau akan mengetahuinya.." ~ucap galzio.


Apa yang sebenarnya terjadi kepada od saat dia berada dalam fase itu? apa yang akan terjadi setelah ini?



__ADS_1


Next - Kebangkitan Mode Ke 4 (chapter 2)


__ADS_2