OD FAN GAL : The Child Raised By The Demon King

OD FAN GAL : The Child Raised By The Demon King
#1. Terbentuknya Kekuatan Baru (chapter 3.2)


__ADS_3

Tak seperti biasanya di pulau iblis begitu bayak ras berkumpul, mereka datang dari berbagai penjuru negri. Namun tak satupun manusia yang terlihat disana, manusia adalah ras yang sangat dibenci oleh beberapa ras lain. Iblis, demi-human, dwarf, elf, dark elf hingga beberapa peri terlihat di pulau iblis. Apa yang membuat mereka datangan ke pulau iblis?


'UNKE' adalah turnamen yang biasa diadakan di sekolah-sekolah elit, turnamen ini yang paling bergengsi di kelasnya, bayak keuntungan dari mengikuti turnamen ini seperti peringkat 1000 - 1 berkesempatan untuk menjadi bangsawan atau naik satu tingkat jika dia adalah keluarga bangsawan, 100 - 1 adalah orang-orang yang paling di cari di seluruh dunia untuk dijadikan panglima perang atau menjadi pasukan paling elit di suatu negara, 10 - 1 adalah orang-orang yang bisa mendapatkan apapun juga bayak di pujapuja oleh berbagai ras. Itu adalah beberapa keuntungan dari mengikuti turnamen ini, dan masih bayak lagi kesempatan yang bisa didapatkan melalui turnamen ini.


Kamar yang gelap, hanya sedikit cahaya pagi yang menembus jendela dan menyinari separuh wajah od~ "akhirnya.. tiba juga saatnya.." ~od menatap dirinya ke arah cermin dangan matanya yang bercahaya dan mempunyai pola bergaris. Od mengambil baju sekolahnya, dia berjalan ke luar dan disambut oleh ke 7 anggota latitude kartika.


"selamat pagi yang mulia..!!" ~para anggota latitude kartika berbaris di depan pintu kamar od untuk memberi hormat.


"sudah kubilang jangan memanggilku dengan sebutan yang mulia.. aku belum menjadi seseorang yang pantas menyandang gelar itu.." ~od memakai bajunya.


"tapi itu sangat pantas untuk kami memuliakan anda.." ~ucap wiliona.


"hah.. yasudahlah.. namun jangan panggil aku yang mulia saat disekolah.. itu akan menjadi hal yang buruk.." ~od berjalan ke meja makan di lantai bawah.


"HA!!"


~


Galzio yang baru akan duduk di meja makannya~ "ah.. od.. selamat pagi.. aku mendengar kau akan mengikuti turnamen itu? kukira kau tak menyukai hal semacam itu.." ~galzio mengambil piring dan nasi lalu memberikannya kepada od.


Od menerima piring dari galzilo dan berkata~ "ya, itu benar ayah.. namun aku ingin anting sirius itu. Itu adalah anting yang sangat langka bukan.. aku akan mendapatkannya walau resikonya sangat bayak.. kurasa.." ~od melirik ke para anggota latitude kartika~ "kenapa kalian hanya diam?"


Wiliona kebingungan~ "maafkan aku yang bodoh ini yang mulia, saya tidak tau harus berbuat apa.. jika saya boleh tau, apa yang harus saya lakukan yang mulia? tolong beritahu saya yang bodoh ini.."


"e~emm.. kata-katamu terlalu.. emm.. untuku.." ~od menepuk kepalanya~ "hah.. maksudku, cepatlah kalian duduk dan ikut sarapan, jangan hanya berdiri dibelakangku.."


"ta~tapi.. i~itu.. itu tidak sopan untuk kami di sederajatkan dengan yang mulia dan tuan galzio.."

__ADS_1


"yaampun.."


"tenang saja yang mulia, kami sudah sarapan seblum yang mulia keluar dari kamar.."


"itu sangat berlebihan wiliona.. huff.." ~od menghela nafas.


Galzio tersenyum~ "od.. itulah seorang penguasa tertinggi.. dimanapun kau berada, kau pasti akan selalu di agungkan.. namun aku adalah ayahmu, sebesar apapun aku ingin menyembahmu.. aku tak bisa melakukannya karena aku adalah seorang ayah.. hahahaha.."


~


Di perjalanan menuju ke sekolah od berkata~ "tolong jika itu diluar istana, kalian harus menjadi diri kalian yang biasanya.. jangan anggap aku sebagai penguasa tertinggi.. kalian mengerti?"


"HA!"


"ja~jadi aku boleh memanggilmu od lagi ya jika itu diluar istana?" ~sagita menggenggam tangan od.


"aku tau seharusnya sang penguasa tertinggi itu harus dihormati dan aku seharusnya memanggilmu dengan sebutan 'yang mulia' juga od.. namun aku takut jika aku memanggilmu dengan sebutan 'yang mulia' kau akan merasa jauh dariku.. dan.. ketua wiliona.. um.. memerintahkan kami untuk memanggilmu dengan sebutan 'yang mulia' od.."


"Yah.. aku tak tau pasti soal itu, jadi aku tak mengharapkan sesuatu seperti itu juga sagita.. kau bebas memanggilku dengan sebutan od.." ~od mengelus kepala sagita.


"begitu rendah hatinya anda yang mulia, saya yang tak berguna ini sampai ingin meneteskan air mata.." ~wiliona mengusap matanya yang merah.


"jangan terlalu berlebihan.. ingat itu.." ~od menyentil hidung wiliona.


200 meter lagi hingga sampai ke sekolah, jalanan semakin ramai dengan orang-orang yang akan ikut berpartisipasi dalam turnamen UNKE ini. Kebayakan murid dari berbagai sekolah biasanya di antar oleh orang tuanya.


"kau harus berusaha sekeras mungkin nak.. ibu tau kau pasti bisa.." ~terlihat seorang ibu yang sedang menyemangati anaknya.

__ADS_1


Sedangkan anak yang lainnya~ "kau harus menang bodoh.." ~bukk..!! ~suara kepala seorang murid yang dipukul ayahnya sendiri~ "kau harus menang, jangan membuatku kecewa bodoh.. cepat pergi dan menangkan turnamen ini agar aku tak susah payah mencari uang.."


~


Dalam arena ini sangat meriah di padati penonton dari berbagai ras, arena bisa menampung 1.000.000 orang, namun yang hadir saat ini mencapai hingga ke 3.210.000. Ini mencapai 3x kapasitas arena. Galzio memimpin pembukaan turnamen mewakili raja dan ratu dari negara yang lain dengan berpidato.


5000 peserta yang akan mengikuti turnamen UNKE ini, untuk pertarungan pertama biasanya di awali dengan 'survive', setiap 100 orang akan melawan satu sama lain hingga ada 1 pemenang dalam babak ini. Selanjutnya babak ke 2 dalam turnamen ini adalah 'versus', 50 peserta turnamen harus membentuk tim yang beranggotakan 5 orang dan tidak boleh kurang atau lebih, mereka akan melawan tim lainya hingga salah satunya menjadi pemenang. Dan yang terakhir adalah pertarungan 'one by one', 2 tim terkuat atau 10 peserta terakhir akan di pertemukan secara acak 1 lawan 1 hingga akhirnya ada seseorang yang akan memenangkan turnamen ini.


Dari 50 ronde di babak pertama od menyusun strategi, dia mengikutsertakan beberapa anggota latitude kartika kedalam turnamen ini agar bisa membantu od menemukan orang-orang yang dapat di rekrut kedalam tim baru yang akan od bentuk selain latitude kartika.


"natalia, viktoria, sasha kalian akan ikut bertarung dan mencari orang-orang terpilih untuk ku rekrut kedalam tim yang baru. Wiliona, de javu akan menjadi senjataku di turnamen. Dan sisanya sagita, merylin akan mengamati dari kursi penonton.. kalian mengerti?" ~od membuka kancing bajunya hingga setengah terbuka.


"HA!" ~tegas para latitude kartika.


Od mencium satu persatu anggota latitude kartika~ "kalian harus melampaui ekspetasiku, kalian harus menjadi yang terkuat dalam timku.." ~pipi para gadis itu memerah karenanya~ "oh ya.. kalian harus mencari dua anggota terahir dalam tim kalian"


"tapi kenapa kak..?" ~tanya viktoria.


"akan kuubah struktur tim kalian agar lebih kuat.. jangan tanya lagi, aku akan jelaskan nanti saja.. sekarang bersiaplah.."


"baik kak.."




Next - Terbentuknya Kekuatan Baru (chapter 4)

__ADS_1


__ADS_2