
"bagaimana aku bisa bertemu dengan ratu tertinggi bulan merah..!?" ~od sangat frustasi dengan semua yang terjadi. Dari mulai dia yang di usir dari istana raja austin hingga ibunya yang ternyata adalah ratu tertinggi bulan merah dan ratu cloria yang ia di setubuhi pada malam itu.
~
"od, aku yang dulu..(..) AAAAAAAAAAA...!!!"
Mode ke 4 mulai terbuka~
"a~apa ini? ini.. mode.. ke 4? tanpa light E!? ini mustahil..!! CEPAT MENJAUH..! LARIIII..!!" ~galzio menyuruh yang lain untuk lari.
Galzio tau apa dampak dari kebangkitan mode ke 4 walau ini pertama kalinya dia melihat secara langsung~
BOOMMMMM~ setengah istana hancur
Saat lari dari langkah pertama mereka, semua sudah terlambat. Ledakan itu dangat dasyat, galzio membuat 100 lapisan pelindung untuk semuanya namun lapisan itu hancur menyisakan 2 pelindung terakhir.
"mana mung.. kin..!! dia hanya mengluarkan dark E saja..!!" ~mereka terpental sejauh 300 mil walau galzio memakai 100 lapisan pelindung.
Uhkkkk..!! gahh..!!~ 2lapisan terakhir hancur saat mereka menabrak tebing.
Od melayang semakin tinggi, dia memacarkan dark E ke atas langit menembus awan, terjadi pusaran awan saat energi itu di lepaskan ke langit. Energi itu terus melaju hingga ke kerak bulan dan melubanginya menembus inti bulan memcahkan intinya, hewan kecil di dekat istana semua mati sedangkan hewan-hewan besar mulai gila.
"AAAAAAAA..!!" ~pupil mata od yang merah mulai memiliki pola bergaris dari atas ke bawah.
__ADS_1
Tanah terguncang dan langit terbelah, sebentar lagi od mendapatkan mode ke 4nya. Od mengangkat kedua tangannya dan menepukannya~
Shhhhhh..~ seketika semua berhenti serentak. Od mulai menapakkan kakinya kembali ke tanah, semua elemen mengelilingi dirinya sebesar kerikil. Itu tanda dari kebangkitan elemen dalam kebangkitan mode 'elemental supreme being'.
"OOD..!?" ~latitude kartika berteriak, namun belum ada yang berani mendekatinya termasuk galzio.
"ternyata ini jadinya jika mode elemental supreme being hanya memiliki dark E tanpa mempunyai light E.. aku tidak tau jika ketidakseimbangan itu membuat penggunaanya bisa tetap bertahan walaupun mode matanya cacad.." ~gazlio berdiri, berjalan perlahan ke arah istana dari jarak 300 mil.
~
Wiliona berubah ke wujud asap, dia terbang menuju od~
Pshhh~ wiliona melapisi tubuh od dengan dirinya.
"lihatlah yang mulia, aku sangat cocok denganmu sekarang, aku dengan dark E milikmu.. yang mulia.. lihatlah aku..(..) yang mulia, aku yang sekarang bukanlah aku yang dulu, jiwaku yang sekarang tak sama dengan jiwaku yang dulu.. sekarang.. sekarang kaulah pemilik tunggalku.. jangan kau menyalahkan dirimu atas tindakanmu kepadaku.. aku mohon.. aku sangat menyukai yang mulia ini.." ~wiliona berusaha menenangkan od.
"aku adalah aku, aku yang memutuskan jika aku adalah siapa.. aku ingin tetap menjadi milikmu, ini.. ini yang mulia.. bahkan ini semua hanya untukmu.." ~wiliona merobek pakaiannya dan memperlihatkan tubuhnya yang putih sedikit pucat kepada od tanpa sehelaipun benang, wiliona memeluk od, mecium bibirnya~ "ah.. yang mulia.. umh.." ~wiliona menggoyangkan pinggulnya yang menempel di ************ od, tangannya merangkul leher od.
Od memegang kedua buah dada wiliona sembari mencium bibirnya, od memaikan lidah wiliona~ "jika itu benar.. maka.." ~tangan od menyentuh pantat wiliona dan menekankan pengserutnya ke arah pensil od yang masil di dalam celananya.
"tunggu aku akan bukakan ini untukmu.." ~wiliona membuka celana od.
Od berdiri, memasukan pensilnya kedalam mulut wiliona. Od terus mendorong kepala wiliona dengan sangat cepat.
__ADS_1
"i~ini membesar.." ~ucap wiliona~ "keluarkan yang mulia.., semprot aku dengan cairan kehidupan milikmu.." ~tubuh wiliona berkeringat, air terus mengucur dari mulut dan kedua matanya, begitu juga pengserut wiliona yang terus keluar cairan karena ia memainkannya saat od memasukan pensilnya ke mulut wiliona.
"uuukk...!!" ~cairan kehidupan milik od keluar sangat banyak di dalam mulut wiliona~ "lagi yang mulia.. lagi.. ini.. disini.." ~dia membuka pengserutnya.
Od menusukan pensilnya sangat keras ke pengserut wiliona~ "KYAAAAAA...!!" ~jeritan wiliona yang sangat kesakitan.
Od mecekik leher wiliona dan menidurkannya, muka wiliona memerah karena od mencekiknya. Permainan yang kasar dari od membuat wiliona sangat kesakitan namun semua itu tertutup oleh mikmat yang ia rasakan.
"uekk..!! hak..! hak..! ah..! ah..! ah..! YANG MULIA.. KELUARKAN SEMUANYA DALAM RAHIMKU..!! hahahaha.." ~wiliona tertawa di hadapan od~ "ini.. ini membesar.. ya.. teruskan.. teruskan.. sebentar lagi.. ini.." ~wiliona memeluk od dan menggigit leher od, mencengkram punggung od~ "ah.. ah.. ah.. ayo yang mulia.. kita keluar bersama.."
"AAAAAHHH..!! AH..! AH..! YAAAA..!! AHAHAHAHA..!!" ~keduanya mengeluarkan cairan.
"i~ini permainan yang sangat kasar.. namun ini sangat nikmat yang mulia.." ~kedua kelamin mereka masih menempel, od tertidur di atas tubuh wiliona~ "ya.. jika kau seperti ini, aku akan terus senang yang mulia.." ~bisik wiliona sambari mengelus kepala od yang masih berada di atas tubuhnya~ "aku tak bisa jauh darimu.." ~ucapnya.
"e~ehem.. maaf mengganggu, tapi sebaiknya kita bawa od masuk dulu ke istana.." ~galzio yang sedikit canggung.
"tentu.." ~jawab wiliona.
~
Istana yang hancur mulai di perbaiki kembali, maid dan penjaga yang mati sudah di bungkus dan akan di kuburkan besok. Od yang tertidur di temani semua anggota latitude kartika di sebelahnya agar mereka bisa melakukan pencegahan jika terjadi sesuatu kepada od lagi.
__ADS_1
Next - Terbentuknya Kekuatan Baru (chapter 1)