
Di malam yang dingin, istana tertutup kabut, dalam keheningan yang gelap burung hantu menoleh ke arah penjaga. (Namun bukan penjaga itu yang akan ku ceritakan saat ini).
~
"Aku ingin tidur bersama od.."
"Umm?" ~od melihat kedatangan sagita.
"Hihihi.." ~sagita berlari menuju kasur od.
"Sagita, para pelayan sudah menyiapkan kamarmu, jadi tidurlah di kamarmu.. jika kau kesepian mereka akan menemanimu nanti.."
"Tidak..! Aku tidak mau.. aku ingin bersama od"
"Sagita.."
"Tidak...!! Aku ingin tidur bersama od.. bersama OOOOOOD..!!" ~triaknya
"..."
"Hump.." ~sagita cemberut dan memalingkan wajahnya dari od.
"Hah.. baiklah.. baiklah.. terserah kau saja.. kau boleh tidur di kasurku" ~dengan terpaksa.
"Wlee..." ~sagita meledek od.
"Tapi od, tadi di kamar mandi aku mencium bau sesuatu yang aneh.. dan itu seperti.. umm.. apa ya" ~sagita memikirkannya (itu cairan kehiduap milik od yang keluar).
"A~ahh.. itu mungkin perasaanmu saja.." ~od menggaruk kepalanya
"Umm.. sepertinya begitu.. ayo kita tidur od" ~sagita hendak melepas baju.
"Apa yang kau lakukan? Kenapa kau hendak melepasnya?"
"E? Aku pikir keluarga kerajaan dan bangsawan itu melepas bajunya saat mereka tidur.." ~melesungkan pipinya ke arah od.
"Kau belajar dari siapa sih..? Jangan kau lepas bajumu saat tidur pokonya.."
"Baiklah.. hihi.."
"Fuh.." ~od mematikan lilin
~
"Eumm.. u~uhh.. hmm.." ~od
Sagita tertidur memeluk od, bajunya yang tipis transparan membuat dadanya terlihat. Kaki sagita menekuk membuat lututnya menyentuh pensilnya od menjadi tegang~
Sagita dalam tidurnya~ "Od.. itu apuahhh.. nyuam nyuam.."
"..." ~od yang menahan godaan tak bisa bergerak dan bicara.
wakk wakk wakk..~ kicauan burung iblis menandakan hari sudah pagi.
"Huaaa.. humm.." ~sagita terbangun dan merenggangkan otot-ototnya.
"Umh.. sehuuamat phuagi od.. umh.. kau bangun lebih awal dariku.." ~memeluk od.
Od yang belum tidur semalaman dalam hatinya berkata~ "sial sial sial sial sial.."
"Od..?? Od..??" ~tanya sagita kepada od.
"Ah.. umm.. selamat pagi sagita.. a~ada apa?
"Aku mencium bau aneh yang ku cium seperti bau yang kemari malam saat kita mandi bersama.." ~endus-edus..
"Uaa..!!" ~od berlari ke kamar mandi.
"Umm? Kenapa ya od..?" ~ekspresi sagita yang bingung.
~
Jam 8 pagi~
"Selamat pagi od.. hmm.. ada apa od? Sepertinya kau kurang tidur?" Tanya galzio.
Od tak merespon jawaban ayah angkatnya dan segera duduk di meja makan.
"Emm.. od, aku pikir sagita bisa masuk sekolah denganmu.." ~galzio memberikan selembaran kertas yang tertulis~
- TERUNTUK KELUARGA KERAJAAN DAN BANGSAWAN -
- Peraturan sekolah yang memperbolehkan membawa maid dan pengawal ke sekolah.
__ADS_1
Para murid diperbolehkan mulai bersekolah pada usia 15 tahun, namun khusus untuk anak dari keluarga kerajaan dan bangsawan di izinkan untuk membawa maid pribadi atau pengawal untuk menjaga para anak dari keluarga kerajaan atau bangsawan :
- Untuk maid pribadi di izinkan dari usia 10 tahun hingga 25 tahun dan dapat mengikuti pelajaran.
- Untuk pengawal di izinkan dari usia 15 tahun hingga 25 tahun dan dapat mengikuti pelajaran.
sekian surat dari sekolah.
~
"Sagita berumur 10 tahun, dia bisa mengikuti pelajaran sekolah. Itu berguna untukmu nanti.. dan.. eumm.. kurasa dia akan menjadi maid yang baik" ~ucap galzio
"Ini ide bagus, aku akan membawanya pergi ke sekolah ayah.." ~dengan muka yang lesu menempel pada meja makan.
"Satu lagi od.." ~galzio berdiri dan memperkenalkan seseorang~ "masuklah natalia.."
Tuk.. tuk.. tuk..~ suara langkah kaki seorang gadis. Gadis itu memakai baju ketat serba hitam, menggunakan penutup mulut dan membawa sebuah 2 pisau di pinggangnya.
"Selamat siang tuan od, saya seorang saccubus dan nama saya natalia. Saya siap melayanimu.." ~ membungkuk memberi hormat kepada od.
Od menegakkan posisi duduknya~ "Umm..? Siapa dia ayah..?"
"Dia adalah pengawalmu, aku merekrutnya karena dia adalah assassin yang berbakat, dia mulai sekarang milikmu.."
"Yaampun ayah, kenapa kau tidak memberitahuku sebelumnya?"
"Itu terjadi begitu saja.. aku melihat bakatnya saat aku sedang terbang menuju pertemuan para raja iblis di jalan. Dia sedang membantai para mafia budak, kurasa dia cocok denganmu.. dia juga akan ikut bersekolah denganmu.. emm.. dan umurnya 17 tahun"
Dan itu membuat sekolah ramai~
"Wahh siapa para wanita itu yang bersama od?" ~para murid di sekolah ramai membicarakan od.
"Kurasa itu wajar untuk seorang anak raja iblis yang memiliki lebih dari dua wanita.. namun aku iri, aku juga ingin dekat dengan od.. huhh.." ~salah satu siswi.
Od menutup mukanya dan berkata dalam hati~ "hah.. ini akan rumit.."
Sagita dengan postur kecilnya terus memeluk tangan od dalam perjalannya masuk ke ruang kelas dan natalia dengan postur dewasanya berjalan di belakang od untuk mengawalnya.
Di kelas sedang ramai~
"O.. d..? Eh? Od..!? Sisisisisiapa mereka berdua?" ~tanya merylin.
"A~ahh.. mereka adalah maid dan pengawal baruku.." ~dengan gugup od mengatakannya.
"Ha~haruskah wanita..!?" ~merylin cemberut.
Tiba-tiba~
Dari arah luar jendela kelas terdengar bayak raungan monster. Seisi kelas ramai ketika melihat ke arah luar~ "astaga.. bayak sekali monster" ~kelas yang tadinya berisik oleh candaan seketika berubah menjadi teriakan para murid.
Od yang melihat lebih dari 1000 monster yang siap menyerang sekolah mengaktifkan sihirnya, mata od bersinar merah.
"Tuan! Mundur, biar aku yang melindungimu.." ~natali mengeluarkan pisaunya dan bersiaga.
Od tiba-tiba lari dari arah belakan natalia dan terjun dari lantai atas sekolah~ "eternal black thunder"
Wushhh..~ BUZZZZZZZ~
Od mengeluarkan sihirnya yang luar biasa, od memberikan serangan guntur hitam kepada para monster. Guntur itu terus menyambar monster seakan tak akan pernah padam, sebagian besar monster hangus mati terbakar, sedangkan monster level tinggi yang tahan elemen listrik berlari ke arah od hendak menyerang.
"Immortal dragon spear.." ~seribu tombak cahaya yang secara tiba-tiba keluar dari dalam tanah.
"world.. shaker..!!" ~tanah terbelah membuat sebuah parit raksasa, menelan semua monster yang mati terkena entrnal black thunder dan immortal dragon spear ke dalam peru bumi. Terjadi gempa yang berefek terguncangnya semua bagunan di dekatnya, tanah yang terbelah menutup kembali menghancurkan mayat-mayat monster yang ada di sana.
"OOOD..!! di arah hutan aku mendeteksi ada seseorang yang mengendalikan para monster..!!" ~triak sagita dari atas atap sekolah.
"light step..!!" ~buzzzzz!!! ~od berlari dengan sangat cepat, membentuk ruang tipis tanpa hambatan udara yang memungkinkan dia berlari lebih cepat. Dia berlari menuju seseorang yang telah mengendalikan para monster itu.
Sambil berlari~ "Sun storm..!!" ~dia mengeluarkan bola api yang sangat padat di tangannya seakan-akan itu adalah matahari yang ukuranya lebih kecil.
"Ti..!! Wa...!! Tidak.....!!!!!!" ~triak si pengendali monster.
Pushh.. dooooob..!! ~ledakan itu meratakan wilayah hutan dengan radius 100 meter, efek gravitasi dari bola api itu menarik benda-benda di sekitarnya ke arah bola api hingga menjadi abu. Telihat orang yang mengendalikan para monster memakai baju serba hitam tertelan kedalam bola api.
Setelah para musuh dikalahkan tanpa ada satupun mayat, mata od yang menyala sekarang kembali normal dan od terjatuh.
"Ah.. a.. aku lemas.." ~ucapnya.
Natalia menggendong sagita di punggungnya dan berlari mencari od.
"OD..!?" ~triak sagita.
"Tuan od..!? Itu tuan od..!!" ~triak natalia.
__ADS_1
Mereka berdua menghampiri od yang lemas terjatuh~ "Od..!! Od..!! Tidak od.." ~sagita yang panik tak sadar membekukan tanah di bawahnya, es mulai menyebar.
"OD..!!" udara yang hangat berubah menjadi dingin, pusaran awan melingkar di atas langit berserta angin yang berhembus begitu kuat. Sagita mengepalkan tangannya dan berkata~ "aku tak mau kehilangan yang aku sayangi lagi"
"nona.. nona sagita.. sadarlah..!!" ~natalia mencoba menenangkan sagita.
"kenapa bayak orang yang jahat..!!" ~sambil menagis.
"Tunggu.. od masih hidup nona sagita.. sadarlah..!!" ~natalia memegang pipi sagita dengan kedua tangannya yang membeku seketika.
"Huu..? Od masih hidup..?" ~wajah sedih.
"Ya nona, sekarang ayo kita bawa tuan ke ruang perawatan di sekolah.." ~natalia menggendong od di punggungnya.
Setelah sampai di sekolah, od dibaringkan di tempat tidur perawatan.
~
"Umh.. di..? dimana ini?" ~od memegang kepalanya yang sakit lalu memposisikan tubuhnya untuk duduk.
"Od..? Od..!" ~sagita memeluk od yang siuman~ "aku sangat khawatir od..!! Aku.. aku sangat panik.." ~ucap sagita yang meneteskan air mata.
"Tuan..! Tuan..? Apakah ada yang sakit di tubuhmu tuan?" ~ucap natalia yang sedikit panik.
"Ahh.. sagita.. natalia.. aku tidak apa, hanya sedikit pusing kurasa.. aku tak begitu mengingat apa yang terjadi" ~od yang sepertinya belum sepenuhnya bisa mengendalikan mata sihir iblis, walapun mana od yang sangat melimpah itu bukan syarat utama untuk bisa mengendalikan sepenuhnya mata sihir iblis.
Galzio pernah berkata~ "Mata sihir iblis milik keturunanku sangat unik, seperti memiliki jiwanya sendiri.. kau harus memahami jiwa mata itu sendiri, jika tidak tubuhmu akan di kendalikan mata itu suatu hari nanti.." ~itu yang pernah dikatakan galzio kepada od.
Semua murid dan guru berkerumun disekitar od, melihat keadaan od yang telah mengeluarkan sihir-sihir sempurna.
(Sedikit penjelasan) :
Pengucapan untuk orang yang belum menguasai sihir level tertentu biasanya terdengar aneh. Itu dinamai sihir tidak sempurna.
Contoh 'black thunder'
Sihir tak sempurna : brak tundh
Sihir sempurna : black thunder
Itu bukan karena sulit di ucapkan, namun hukum di dunia ini yang menyulitkan pengucapan mantra sihir.
~
Merylin bertanya~ "od.. bagaimana kau mengucapkan mantra sihir itu dengan benar? Itu mantra-mantra sihir kelas tinggi.."
"Benar od.. bagai mana kau bisa mengucapkan sihir guntur itu.. itu sangat sulit bahkan untuk seorang guru sekalipun.." ~ucap dari seorang guru.
"Umh.. aku tidak begitu mengingatnya.." ~ucap od
"Tolong jangan tanyai tuan yang sedang dalam kondisi ini..!!" ~tegasnya kepada merylin da guru itu.
"Itu benar.. od sementara harus bayak istirahat.." ~kepala sekolah yang baru saja sampai.
Kepala sekolah memegang pundak od~ "od kau boleh pulang untuk sekarang, aku sudah menghubungi tuan galzio. Istirahatkanlah dulu badanmu itu.. dan trimakasih telah menyelamatkan sekolah ini dari para monster-monster itu, walau kau telalu berlebihan sih.. membuat bangunan sekolah agak hancur.. huff.. kau besok akan mendapatkan penghargaan dari sekolah sepertinya od.."
"Umh.. baik.." ~od yang masih setengah bingung.
Natalia yang hendak bicara~ "tuan a-"
rushshshshshshs~ suara langkah kaki yang cepat.
"OOOOOOOOD..!!" ~galzio yang berlari dari istana ke sekolah~ "OD.. APAKAH BENAR KAU TELAH MENGALAHKAN SERIBU MONSTER DAN MENGHANCURKAN HUTAN OLEH MANTRA SEMPURNA?" ~Dengan tatapan intimidasi.
Aura intimidasi galzio membuat semua para iblis di sana tertekan higa sulit bernafas.
Natalia mencoba menenangkan galzio~ "tu~tuan.."
"Ya ayah.. sepertinya itu ulahku.." ~od bagun dan memberikan acungan jempolnya kepada galzio dan tersenyum.
Seketika~ "owh.. anakku kau hebat.. anakku hebat.. od yang hebat.. od yang hebat.." ~galzio menari-nari.
"eh..??" ~para iblis yang ada disana kebingungan melihat tingkah galzio.
Natalia bicara dengan nada pelan~ "A~ahahahaha.. aku bisa melihat bunga-bunga yang jatuh di sekitar tuan galzio"
Galzio merapalkan mantra pemanggilan, dia memanggil kereta kuda tanahnya~ "ayo kita pulang od, natalia, sagita.."
~
Setelah dirumah galzio terus menanyai od tentang sihir itu. Galzio yang sudah bayak melatih od dari sewaktu dia di besarkannya, sangat ambisius untuk melihat od yang merapalkan sihir itu.
__ADS_1
Next - latihan dan pedang (chapter 1)