
Di hari akhir libur sekolah, od dan yang lainnya pergi ke laut dekat villa. Mereka berjalan menyusuri hutan yang dipenuhi dengan bunga warna-warni, od terus-menerus melihat ke arah 3 cincin yang ia selalu kenakan. Dalam hati od berkata~ "apa jadinya jiga aku melepaskan ketiga cincin ini saat aku memakai mode supreme being?" ~od yang memiliki perkembangan tanpa batas adalah 1 dari sekian bayak orang yang selalu mengharapkan kekuatan untuk kedamaian dirinya sendiri. Mana od adalah mana dari ras manusia, beberapa manusia mempunyai kapasitas mana yang bisa berkembang mengikuti perkembangan fisik dan faktor pendukung lainnya, namun tak bayak yang menyadari itu. Hanya iblis yang sulit mengembangkan mananya lebih jauh, namun sebagai gantinya mereka memiliki mata sihir yang begitu kuat. Od memiliki keduanya~
"master.. apa yang sedang kau pikirkan?" ~tanya de javu.
"de javu.. kau pasti menyadari cincin ini.."
"ya master.."
Gadis yang lain asyik mengobrol~
"jika aku melepas ke 3 cincin ini apakah kau bisa menahan tekanan manaku?" ~tanya od kepada de javu.
"aku dan master telah menjadi satu, kita saling terhubung melalui benang mana.. jadi seberapa besar mana yang master keluarkan, aku bisa mengikuti arus mana masterku.. mungkin aku akan level up lagi"
"aku belum bisa membuka ke 3 cincin ini, aku baru menyadari apa yang akan terjadi jika aku melepas ke 3 cincin ini lalu menggunakan mode penguasa tertinggiku"
"aku siap untuk mencobanya master"
"ini terlalu bahaya bagi sagita dan yang lain, jika aku melepas ke 3 cincin ini. Mereka pasti tak sadarkan diri lagi.."
"fufufu.. memanglah aku satu-satunya yang pantas untuk master.. namun jika master melepas 1 cincin itu.. mode penguasa master akan naik 1 tingkat.."
"ah.. benar juga ya.."
"ya kan.."
"de javu.. lain kali ayo kita coba berdua.. jangan beritahu yang lain.."
"be~berdua..!? dengan master..!?"
"ya.. de javu.."
"fufufu.." ~de javu
"ada apa od.. sepertinya obrolanmu menarik..?" ~tanya merylin.
"e.. ah.. itu lautnya.." ~od mengalihkan pembicaraan.
~
Di pesisir pantai 4 gadis cantik sedang memakai bikini dengan 1 lelaki, para gadis itu berlarian kesana-kemari dengan dada yang terus-menerus memantul.
"si~sial.. ternyata bukan ide yang bagus aku ikut mereka ke sini.." ~melihat ke arah para gadis yang berlarian.
Setelah selesai~
"ayo waktunya kita pulang.." ~ajak od.
"eee..? aku belum puas od.." ~sagita berlari dan menahan od pulang.
brukk..!!~ suara od dan sagita yang jatuh di atas perut od.
"od jangan pulang dulu.. aku belum puas..!" ~bentak sagita.
"tapi ini sudah hampir sore sagita.." ~od mengelus kepala sagita.
Natalia berlari~ "no~nona.. i~itu posisi yang.. em.. dengan tuan od.."
"apa?" ~tanya sagita.
__ADS_1
"minggir kau mahluk kecil.. aku adalah istri master.." ~jawab de javu.
"mulai lagi.." ~merylin menepuk mukanya.
"apa..!? kau istri od? dan kau bilang aku mahluk kecil..!?" ~sagita langsung memeluk od.
"sa~sagita.." ~od yang tak tahan dengan posisinya.
De javu menarik sagita~ "minggir kau mahluk kecil.. master milikku.." ~de javu memeluk od.
Sagita yang tak terima menarik tangan od~ "waa... od.."
Mereka memeluk od yang masih terbaring di atas pasir pantai~
De javu membuka tali celana od~ "master ayo kita tunjukan kepada mereka aku adalah istrimu.."
"de javu.. to~tolong hentikan itu.." ~od yang menahan.
"wa....!!" ~merylin berteriak dan berlari ke arah de javu dan hendak menghentikannya.
Brukk..!!~ merylin tersandung kaki od yang malah membuatnya menindihi de javu juga od.
Tak sengaja merylin malah membuat de javu dan od berciuman~
"mu.." ~suara od dan de javu.
"tidak.....!!!!!" ~triak sagita, merylin dan natalia.
"ahh od.. ini nikmat.." ~menjilat bibir od.
Galzio datang~ "ehem.. maaf para gadis karena telah mengganggu momen bahagia kalian.. namun hari akan segera malam.. kita harus pulang dari villa sekarang"
"wa..!!" ~semua kaget dan secara responsif bangun.
"i~iya ayah.." ~jawab od.
"buahahaha.. od, kau memang pria sejati.. hingga di sinipun kau hendak melakukannya.. buahahaha.."
Di perjalanan pulang~
"od.. bagaimana hari ini?" ~tanya galzio
"bagaimana? apa yang kau maksud ayah?"
"bukankah menyenangkan bersama ke 4 gadis cantik di sisimu setiap saat.. hahaha.."
"ahh.. kau memulainya lagi ayah.."
crittttt..!!!!~ suara kereta yang berhenti secara tiba-tiba.
"ada apa ini..!?" ~galzio yang kaget bersama yang lainnya.
"ma~maaf tuan galzio.. tapi ada seorang gadis di depan sana yang mencoba menghalangi jalan.." ~ucap pak kusir.
"siapa itu..!?" jawab galzio.
"tunggu ayah..! aku mendeteksi mana dan mengenali mana ini..!" ~yang menahan galzio keluar.
"ini..(..) ini.. mana viktoria..!!" ~od yang kaget.
__ADS_1
~
Od keluar dan berlari ke arah vikotria~
Galzio dan yang lain melihat apa yang dilakukan od dan viktoria~
"viktoria apa yang kau lakukan disini.." ~od yang khawatir melihat kondisi viktoria.
"a~akhirnya aku menemukanmu ka, kakak od.. kakak azalin.. kakak azalin di buhun oleh ayah...!! huuu..." ~viktoria menangis dengan baju lusuh, kotor dan penuh luka.
"APA..!? kakak azalin dibunuh ayah!? bajingan..!! lalu apa yang terjadi padamu viktoria?"
"aku kabur dari rumah kak.. aku takut.." ~viktoria memeluk od, tubuhnya gemetar menahan rasa sakit, lemas dan lapar.
"kurang ajar..!! aku semakin benci padanya..!!" ~od yang marah.
"kakak.. aku.. a-" ~tiba-tiba viktoria pingsan dan terjatuh.
"viktoria...!! astaga.. ayah.. kita harus membawanya pulang dengan cepat ayah.." ~triak od.
"a~ah.. itu benar od.. bawa dia cepat ke sini.."
Od memangku viktoria masuk ke dalam kereta kuda~ "lihat.. lihat saja pembalasan ku raja austin sialan..!! aku tidak akan membiarkanmu mati dengan mudah.. kau akan menderita dalam rasa sakit yang berkepanjangan..!!"
"od.. sadarlah od.. kau menakuti sagita..!" ~galzio menenangkan od.
"o~od..?" ~muka sagita yang ketakutan dan hampir menangis.
"ah.. maaf sagita.. aku menakutimu.. maaf.." ~od memeluk sagita.
"u~um.." ~jawab sagita.
~
Setelah sampai rumah od dan yang lain membawa viktoria ke dalam istana iblis galzio, lalu memberikan healing kepadanya dan memberinya perawatan ekstra.
Od dengan kesedihannya~ "maafkan aku viktoria.. aku bukan kakak yang baik untukmu.."
Viktoria yang baru saja sadar mendengarkan ucapan od~ "umh.. tidak kak.. kau adalah kakak yang baik untukku.."
"viktoria..!? kau sudah siuman ya.. syukurlah...!!" ~od memeluk viktoria.
"kakak..."
~
Viktoria mengalami trauma akibat kejadian buruk yang menimpa azalin, dia sedikit takut jika melihat lelaki paruh baya didekatnya seperti galzio.
"kakak, jangan tinggalkan aku sendiri.. aku.. takut.."
"aku tidak akan pernah meninggalkanmu viktoria.. aku berjanji padamu"
"sungguh?"
"ya.. aku yang sekarang sangatlah kuat, jadi jangan khawatir lagi.." ~od meyakinkan viktoria.
Dalam hati od~ "ini artinya aku harus mempercepat latihan mode penguasa tertinggi ke 4 'elemental supreme being' dengan melepas 1 cincinku.. aku sedikit takut untuk melepaskan cincin ini, karena kemungkinan besar aku dapat membahayakan diriku dan orang-orang terdekatku ketika mengaktifkan mode penguasa tertinggi ke 4.."
__ADS_1
Next - Adik dan Gadis asing (chapter 2)