Office Girl Kesayangan CEO

Office Girl Kesayangan CEO
panggilan mamah untuk kayla


__ADS_3

Wanita yang cukup modis dan memakai kaca mata hitam baru saja turun dari pesawat yang dia tumpangi sambil mendorong koper nya yang dia bawa.


"Hallo ya aku sudah sampai" ucap nya ketika mengangkat telpon.


Dia pun menunggu jemputan yang akan membawa nya ke hotel tempat dia menginap untuk sementara waktu.


Dia akan beristirahat di sana kemudian dia akan ke tempat di mana putri kecil nya tinggal, dia berencana akan menemui nya dan kembali pada mantan suami nya.


****


Bella dan Angga sekarang berada di kantor nya tak ada yang tau kalau Bella adalah anak Angga, semua karyawan hanya tau kalau Angga seorang duda.


Kayla pun sudah mulai masuk untuk bekerja hari ini adalah hari pertamanya.


"Kak Winda.... Aku akan langsung ke pantry" ucap Kayla ketika mereka sampai di loby dan memutuskan untuk berpisah.


Ya harus berpisah dong ya.... Kan pekerjaan mereka berbeda... he...he...he...


Kayla masuk ke Pantry dan langsung di sambut oleh karyawan yang seperti nya senior di sini.


"Heh kamu anak baru ya?" ucap nya ketika baru melihat Kayla masuk ke dalam pantry tersebut.


"Iya mbak..." ucap Kayla sopan.


"Enak bener kamu baru masuk jam segini...."


"Kalau untuk kita itu masuk paling lambat jam 7 sebelum para karyawan lain masuk!!"


"Maaf mbak saya tidak tahu karena baru masuk hari ini, besok saya akan lebih awal lagi" janji Kayla pada seniornya.


"Enak banget kamu!!! Sekarang s bagai hukuman kamu harus membersihkan di lantai 7. dan semua harus bersih tak ada kecuali!!"


"Baik mbak" Kayla pun pergi untuk mengganti baju dan mempersiapkan alat-alat nya yang dia perlukan nanti ketika membersihkan lantai 7.


Kayla pun berlalu menuju lantai yang tadi seniornya katakan tanpa bertanya kepada yang lain dia langsung membawa dengan troli khusus untuk membawa alat-alat pembersih itu.


Kayla menghela nafas ternyata di lantai 7 ini mempunyai banyak sekali ruangan dan kalau dia seorang entah sampai kapan akan beres nya.


Ketika Kayla sedang bingung dari mana harus memulai ada seseorang yang menepuk bahu Kayla.


"Hai.... Kamu office girl baru ya?" ucap orang yang entah dari mana datangnya.

__ADS_1


"I-iya mas" ucap Kayla tergagap.


"Kamu emang di tugaskan disini?"


"I-iya mas tadi mbak yang seperti nya senior di sini memberitahukan saya supaya saya membersihkan lantai ini. ini lantai 7 kan?" tanya Kayla kemudian.


"Iya sih.... tapi..... biasanya kalau anak baru itu awal-awal lantai di loby supaya dapat di pantau oleh kepala bagian pantry" ucap nya.


"Oya kita belum kenalan ya? saya Eko" ucap nya.


"Saya Kayla senang bertemu dan menjadi partner kerja mas" ucap Kayla ramah dan di sambut senyum pula oleh Eko.


"Ya sudah kalau begitu mari kita bagi tugas kamu dekat sana aku dekat sini biar lebih cepat selesai karena ini sudah waktu nya yang lain masuk" Kayla pun hanya menganggukkan kepala nya dan berlalu dari hadapan Eko.


Ketika Kayla sedang serius membersihkan ruangan yang di tunjuk oleh Eko tadi terdengar suara seorang anak kecil yang memanggil namanya.


"Kak Kayla.....!!" Kayla yang mendengarnya pun refleks menoleh ke sumber suara itu.


Bella yang langsung berlari ke arah Kayla pun memeluk wanita itu dengan sangat erat.


"Ha-hai sayang..... Sama siapa kamu kemari?" tanya Kayla sambil melihat sekeliling ruangan tersebut tak ada orang lain selain diri nya dan Bella.


"Aku-" ucap Bella terpotong ketika ada karyawan di bagian tempat Kayla membersihkan datang satu per satu.


"Maaf mbak...." Kayla menundukkan wajah nya ketika mendengar ucapan wanita itu.


"Kalau kamu mau bekerja titipkan dong anak kamu ke mana kek biar gak mengganggu waktu kerja, kalau gak mau mending kamu berhenti saja masih banyak orang yang butuh pekerjaan ini!!" wanita tersebut masih saja membentak Kayla.


"Tante jangan bentak-bentak nanti aku pecat baru tau kamu Tan!" ucap Bella ketika melihat wajah Kayla yang sedih.


"Heh anak kecil kamu itu seharusnya gak ke tempat beginian. Ini kantor bukan Playground!!"


"Maaf mbak nanti saya akan titipkan adik saya dulu" ucap Kayla melerai perdebatan antara Bella dan si wanita ini.


"Yuk Bel ikut kakak" ajak Kayla dengan lembut sambil menuntun tangan Bella.


"Sebentar kak aku mau tanya dulu sama Tante ini" orang yang di sebut pun berkacak pinggang mendengar ucapan anak kecil di depannya ini.


"Kamu mau tanya apa anak kecil sok banget sih kaya kamu anak pemilik kantor ini aja!!! adik seorang office girl aja sok Sokan!!"


"Nama Tante siapa?" tanya Bella kemudian tak menghiraukan ocehan nya

__ADS_1


"Ow kamu mau tau nama aku ya!!! Nama aku Chintya ingat ya adik dari pelayan.... namaku Chintya!!" ulangnya kembali.


Kayla pun menggendong Bella dia tak mau kalau sampai Bella mendapat masalah di kantor ini karena Kayla pun pertama kali bekerja disini, dia tak mau mendapatkan masalah di hari pertama nya bekerja.


"Sayang kamu kemari dengan siapa? Mana nenek?" tanya Kayla sambil berjalan menjauhi ruangan yang tadi harus dia bersihkan.


"Aku kemari dengan papah, kak"


"Lalu papah kamu kemana sayang? kenapa kamu dibiarkan berkeliaran sediri?" tanya Kayla lagi pada gadis kecil ini.


"Aku bete di ruangan papah, papah sedang fokus sama kerjaan nya dan aku gak mau kalau mengganggu pekerjaan papah. Aku sudah berjanji gak akan membuat repot papah disini, maka nya aku keluar ruangan papah sendiri."


"Lalu papah kamu tak tau kalau kamu pergi dari ruangan ya?" Bella hanya menggelengkan kepala nya dan memeluk leher Kayla dengan erat.


"Apa kamu masih ingat ruangan mana papah kamu berada?"


Lagi- lagi Bella menggelengkan kepala nya, dia tak ingat dimana tadi ruangan papahnya. Dia hanya berjalan-jalan mengelilingi kantor itu dan Bella pikir akan bisa kembali lagi ke ruangan sang papah tapi nyatanya dia tak bisa kembali lagi.


"Baik lah kamu ikut kakak saja dulu bagaimana?" Dengan sabar Kayla mengajak Bella ikut diri nya dari pada harus berkeliaran di kantor dan bisa tersesat.


Bella menuruti apa kata Kayla dia menjadi penurut dan tak lagi membantah seperti pada papah nya.


"Kakak....."


"Iya sayang...."


"Apa Bella bisa menganggap kakak sebagai mamah Bella?"


Ucapan Bella seketika menghentikan langkah Kayla dan mengernyitkan alis nya dia tak menyangka akan permintaan anak kecil ini kepada nya? Bagaimana bisa anak sekecil Bella meminta hal semacam itu.


"Bella kan sudah punya mamah sayang..."


"Bella ingin seperti teman-teman Bella yang lain kak ingin merasakan punya mamah" mata Bella yang seperti memohon kepada Kayla pun membuat Kayla luluh dan menciumi nya bertubi-tubi.


"Bolehkan? Aku manggil kakak dengan sebutan mamah?"


"Tapi bagaimana dengan mamah Bella? pasti dia akan sakit hati karena mendengar nama yang harus nya untu mamah Bella malah Bella ucapkan pada kakak"


"Bella tak punya mamah kak" ucap Bella tertunduk lesu.


"Baiklah kalau begitu kalau Bella mau memanggil kakak mamah tak apa"

__ADS_1


"Beneran kak eh mah?" seketika binar kebahagiaan terpancar di wajah anak kecil yang sedang Kayla Gendong itu.


"Iya sayang boleh"


__ADS_2