Office Girl Kesayangan CEO

Office Girl Kesayangan CEO
Pertemuan pertama Kayla dan Angga


__ADS_3

Angga Wijaya adalah CEO perusahaan yang tengah menaiki tangga kesuksesan dan merambah ke luar negri.


Angga di kenal sangat tegas dia tak pernah memiliki kata ampun ketika mengetahui ada karyawan nya berbuat salah maka akan langsung memecat atau kalau sangat fatal menurut Angga, dia akan langsung di jebloskan ke penjara tak ada kata damai dalam kamus nya.


Setelah di tinggal pergi oleh wanita yang sangat di cintai nya dan memberikan seorang putri yang sangat cantik untuk mengejar cita-cita nya, dari sana lah Angga menutup hati dan lebih menyibukkan setiap hari nya untuk bekerja.


Angga melupakan bidadari kecil yang memerlukan kasih sayang dan cinta dari nya, Angga terlalu larut dalam kesedihan.


Telpon yang berada di atas meja kerja Angga berdering dan menampilkan nama bidadari nya.


Drrrt... Drrrrrt


"Hallo sayang" ucap Angga di awal dia mengangkat telpon.


"Papah kapan pulang? Apa papah gak pulang lagi? Apa papah gak kangen sama Bella?" cerocos anak kecil di sebrang sana tanpa jeda.


Angga yang mendengar anak nya bertanya seperti itu pun mengurut dahi nya dan tersenyum kecut mendengar pertanyaan Bella.


"Papah kenapa diam? Apa papah gak kangen sama Bella? Kalau papah gak pulang lagi Bella gak mau makan!!" Bella mulai merajuk dengan sang papah tanpa tau Angga berusaha untuk melupakan istri nya yang meninggalkan mereka karena ekonomi mereka dulu tak sebaik sekarang.


"Sabar ya sayang papah kerja juga kan untuk Bella, nanti papah akan belikan mainan kesukaan Bella atau Bella ingin apa? Biar nanti papah belikan" bujuk Angga kemudian agar sang anak luluh dan membiarkan nya bekerja dengan baik.


"Aku gak mau apa-apa!! Sudah ah aku marah sama papah" akhirnya Bella pun menutup telponnya dan masih merajuk pada sang papah.


Melihat telpon yang di genggam Angga sudah berubah layar nya menjadi hitam, Angga kembali fokus dan melupakan sejenak anak nya yang sedang merajuk itu.


Biarlah terlebih dahulu toh Angga bekerja juga d mi masa depan sang anak dan tak ingin kejadian dia dengan istri nya dahulu terulang kepada Bella yang saat ini prioritas nya.

__ADS_1


****


Di tempat berbeda Kayla memandangi tabungannya yang sudah mulai berkurang banyak dan kini hanya tinggal beberapa digit saja.


Kayla sudah berusaha melamar hampir ke banyak kantor di ibu kota ini tetapi belum juga mendapatkan panggilan.


"Aku harus cari kerjaan di mana lagi? ini udah hampir tiga bulan aku tinggal di sini tapi tak ada pemasukan sama sekali" Kayla menggerutu sendiri di dalam kamar kost nya.


Kayla memandangi perhiasan yang dulu dia bawa dari rumah nya tetapi Kayla tak ingin satu pun kenangan yang berkaitan dengan orang tua nya dia jual.


"Gak aku harus cari kerja lagi apapun itu!! Semangat Kayla!!" Kayla menyemangati diri nya sendiri setelah berguling-guling di atas tempat tidur sedari tadi.


Kayla pun melakukan ritual pagi nya seperti biasa setelah selesai semua nya tak lupa Kayla membeli sarapan untuk nya pagi ini dia harus mulai sangat berhemat mulai saat ini sampai dia mendapatkan pekerjaan entah kapan dia akan mendapatkan pekerjaan itu.


Kayla pun sudah rapih dan siap untuk pergi mencari pekerjaan. Kayla menghembuskan nafas kasar dan mengepalkan kepalan tangan ke udara untuk memberi semangat pada diri nya tak banyak yang dia lakukan selama ini selain setiap pagi pergi hingga sore baru pulang untuk mencari kerja tetapi keberuntungan belum juga berpihak pada nya.


Kayla menyelusuri trotoar menyimpan satu persatu map lamaran yang dia bawa katika melihat di kaca pertokoan atau depan post satpam yang terpampang membuka lapangan pekerjaan Kayla berharap dia akan mendapatkan panggilan dari salah satu kantor atau pun toko yang dia singgahi saat ini.


Ketika Kayla berjalan tak sengaja Kayla melihat keluarga kecil yang bahagia bersama anak perempuan yang sedang di gendong di pundak ayah nya.


Kayla pun teringat akan sosok yang selalu memanjakannya tak pernah membiarkannya menangis dan kesusahan.


"Ayah Mamah Kay kangen sama kalian.... semoga kalian bahagia di sana" ucap Kayla lirih dan tak terasa air mata nya melewati pipi mulus Kay.


Sudah beberapa meter Kayla berjalan dari tempat tadi suasana mendadak mendung dan sekitaran tempat Kayla berjalan menjadi sunyi mungkin semua orang sudah menuju rumah masing-masing sedangkan Kayla masih saja berjalan.


Tak lama hujan yang cukup deras pun turun yang mengharuskan Kayla berteduh dan menjadikan jalanan di depan Kayla menjadi sunyi hanya beberapa kendaraan saja yang masih nekat untuk menerjang lebat nya hujan deras ini.

__ADS_1


Kayla mematung di pinggir toko yang bisa melindungi nya dari terpaan hujan yang cukup kencang ini, samar-samar Kayla mendengar decitan suara yang membuat nya linu dan benda yang seperti nya bertabrakan dengan sesuatu


Kayla melihat sekitar betapa terkejutnya kayla ketika melihat mobil yang menabrak sebuah pohon di pinggir jalan tanpa memperdulikan hujan Kayla berlari mendekati mobil yang tengah berasap di bagian kap mobil tersebu.


"Tuan.....Tuan...." Kayla mengetuk-ngetuk kaca mobil beberapa kali tapi tak ada sautan dari dalam.


Kayla pun mencoba membuka pintu nya ternyata tak terkunci mungkin si pengemudi tadi sempat akan membuka pintu nya tetapi dia sudah pingsan didalam.


Kayla berusaha membantu orang tersebut tanpa memikirkan diri nya.


"Bantu aku tuan kamu harus selamat.... masih ada orang yang menyayangi kamu kamu harus tetap hidup tuan" di sela-sela penyelamatan yang di lakukan Kayla, dia terus saja mengoceh untuk memberi semangat si korban.


Korban tabrakan tunggal itu pun sempat membuka mata dan melihat sekilas muka Kayla yang sedang berusaha membantu diri nya.


Ternyata orang yang Kayla tolong tak lain adalah Angga Wijaya yang tengah mabuk berat akibat menemui kolega nya yang mengajak nya minum di sebuah club' terkenal di ibu kota.


Beruntung ketika itu dia melihat ada orang yang memakai jaket ojek online dan segera Kayla memberhentikan ojek tersebut untuk meminta tolong membantu dia membawa korban ke rumah sakit.


"Pak... Berhenti pak.... tolong saya pak tolong" Dengan panik Kayla meminta tolong orang tersebut beruntung nya si ojek online itu juga berhenti dan bertanya kepada Kayla.


"Ada apa mbak?"


"Tolong saya, bawa bapak ini ke rumah sakit"


"Tapi mbak saya gak bisa bawa sendiri"


"Saya akan di belakang untuk menopang korban pak cepat pak saya takut terjadi sesuatu terhadap ya" ucap Kayla dengan panik.

__ADS_1


"Baiklah mbak yuk kita angkat bersama-sama"


Akhirnya Kayla membawa korban tersebut ke rumah sakit terdekat untuk memberi pertolongan pertama atau bahkan untuk di rawat.


__ADS_2