Office Girl Kesayangan CEO

Office Girl Kesayangan CEO
Wilona yang shock


__ADS_3

Seketika itu tubuh Wilona merasa kaku tak dapat bergerak anak yang selalu dia hina, di marahi dan di caci ternyata adalah anak nya sendiri.


"Kamu pasti salah Angga!! Mana mungkin dia anak kita?" Wilona berusaha menyangkal tentang kenyataan yang ada.


"Mengapa aku harus salah? Bella memang anakku bukan anak kita, bagaimana mungkin aku salah mengenali anakku sendiri ketika sedari kecil aku yang mengurus nya" ujar Angga ada penekanan di ucapannya yang terakhir.


"Ta-tapi kenapa dia memanggil perempuan itu mamah? Apa kamu sudah menikah kembali?"


Angga mengerutkan dahi nya mendengar ucapan Wilona sebab tak ada urusan dengan dirinya jika Angga menikah kembali atau tidak.


"Itu urusan ku!!" ucap tegas Angga kini pandangannya mengarah pada dua wanita yang sedang mengisi hati nya itu.


"Itu urusan aku juga Angga karena dia anakku jadi aku berhak tau"


"Kau?!! Ibu?!!" Angga tak kalah emosi saat ini.


"Kayla tolong bawa anakku keluar"


Kay yang mendapat perintah itu pun tak menyia-nyiakan waktu nya langsung mengajak Bella pergi dari ruangan Angga.


"Sayang kita pergi main yu" Ajak Kayla dengan lembut pada Bella yang kini sedang berhadapan dengan diri nya.


"Boleh pah?" tanya Bella seperti nya Bella lupa dengan keadaan di ruangan saat ini.


Angga menanggapi nya hanya dengan anggukan kepala tanpa mengeluarkan suara nya.


"Asiiiik papah aku minta jajannya dong" Tanpa menunggu waktu Angga pun mengeluarkan dompet dan memberikannya sebuah kartu yang berwarna hitam.


"Kay gunakan ini untuk belanja apapun yang kalian mau"


"Baik tuan, saya permisi" Kayla pun pergi dengan Bella sambil bernyanyi riang dan itu cukup untuk menarik senyum Angga.


"Kamu bisa lihat sendiri bagaimana ceria nya dia bila dengan Kayla" ucap Angga pada Wilona yang juga sedang menatap kearah yang sama.


"Tapi kenapa dia memanggil wanita itu mamah? Kamu tidak menikahi wanita itu kan? wanita itu tak sepadan dengan kamu Angga!!" Teriak Wilona yang tanpa sadar membuat Angga tambah geram dengan kelakuannya.


"Aku mau menikah atau tidak dengan Kayla itu bukan urusan kamu!! Apa sudah selesai urusan kamu?! Sekarang pertanyaan kamu sudah terjawab bukan!! Jadi silahkan keluar dari ruangan ku sekarang atau aku akan panggilkan petugas untuk menyeret paksa dirimu" ucap Angga dan meninggalkan Wilona yang sedang berdiri.

__ADS_1


"Ka...." Belum selesai Wilona berucap, terdengar ketukan pintu dari arah luar.


Tok.....


Tok ......


Tok.......


"Permisi tuan... Tuan ozel dan pemilik dari company Marina Liu sebentar lagi akan sampai" Tanpa menunggu perintah Angga untuk masuk Tio membuka pintu dan langsung mengungkapkan maksudnya.


"Baiklah aku akan pergi sekarang dan kau Tio urus wanita itu jangan sampai dia kemari lagi!!" ucap tegas Angga.


"Baik tuan... mari nyonya ikut saya"Tio menggiring Wilona kearah luar.


"Jangan menyentuh ku!!" Teriak Wilona ketika tangan Tio tak sengaja menyentuh lengannya.


Di loby Kayla dan Bella berjalan sambil bercanda ria dan tanpa mereka sadari ada empat pasang mata yang tengah memperhatikan mereka.


"Tuan maaf itu nona yang sedang bersama anak kecil" ucap ozel pada tuan Yui liu.


Seketika mata tuan Yui liu pun mengarahkan pandangannya dimana Ozel sedang menunjuk.


"Maria....." ucap tuan Yui liu dengan lirih.


Tuan Yui liu terdiam sambil menatap nanar Kayla dan bersamaan dengan itu ada seseorang yang menggunakan seragam sama dengan Kayla menabrak dengan sengaja hingga kayla terjatuh kebelakang.


"Auh.....Ish...." Ringis Kayla ketika belakang badannya menyentuh lantai.


"Makanya kalau jalan pake mata!!!" Bukannya menolong dan meminta maaf dia malah yang memarahi Kayla.


"Heh Tante kamu yang salah kok malah salahi mamah aku sih!!" ucap Bella mencoba membela Kayla tetapi itu membuat tuan Yui liu melotot dengan sempurna.


"Apa?!! Berarti aku sudah memiliki cicit?!"


"Ozel..." Panggil tuan Yui liu yang terdengar lirih tetapi masih bisa ozel mendengarnya.


"Iya tuan"

__ADS_1


"Apa kau juga dengar? Anak kecil itu cicitku" ucap tuan Yui liu dengan semangat nya.


"Maaf tuan.... Nona kecil itu bukan cicit tuan" ucap ozel karena setahu ozel Kayla belum pernah menikah atau pun melahirkan.


"Maksud kamu apa? jelas-jelas anak itu menyebut Kayla mamah, mana mungkin Kayla bukan mamah nya?" tuan Yui liu mengerutkan alisnya.


"Maaf tuan nona kecil itu adalah anak dari pemilik perusahaan ini dia dekat dengan nona muda"


"Apa mereka sudah m nikah? Mengapa anak kecil itu memanggil Kayla mamah?"


"Belum tuan mereka hanya dekat setau saya nona muda memang sangat menyukai anak kecil dan nona kecil itu sekarang juga menyukai nona muda"


Kini tuan Yui liu mulai paham dengan situasinya dan menganggukkan kepala pelan.


Tuan Yui liu mendekat ke arah Kayla yang sedang di marahi oleh teman kerja nya itu.


"Ada apa ini kenapa kalian bertengkar di loby?" suara Barito itu mampu membuat teman Kayla yang sedang marah-marah pun terhenti dan melihat pemilik suara.


"Maaf tuan ini hanya urusan pekerjaan" ucap berani teman Kayla yang sangat tidak menyukai Kayla karena menurut dia Kayla terlalu ingin dilihat oleh atasannya.


"Mamah ayo kita pergi biarkan saja bibi itu nanti aku bilangin papah biar dia di pecat!!" sungut Bella yang sudah mulai geram karena selalu saja di rendah kan ketika berjalan dengan Kayla padahal dia hanya ingin merasakan kasih sayang ibu yang tak pernah dia dapatkan selama ini.


"Baiklah yuk kita pergi" ajak Kayla lagi tanpa ada kata mereka pun meninggalkan teman nya dan orang yang sudah terlihat sepuh itu berlalu begitu saja.


Tuan Yui liu tersenyum ketika Kayla mengabaikannya.


"Kamu sama saja Kay dengan ibu mu. Tak akan mudah memprovokasi dan membuatmu marah jika tak terlalu membuat harga dirimu terluka" senyum tuan Yui liu mengembang seketika.


Tuan Yui liu dan ozel melanjutkan perjalanannya menuju ruang rapat karena memang dia memiliki pekerjaan di sini.


Biasanya yang mengurus pekerjaan ozel tapi kali ini tuan Yui liu sendiri lah yang turun tangan, karena ingin melihat cucu nya di dekat.


Tio menyambut kedatangan tuan Yui liu dengan ramah dan mengantarkannya ke ruang rapat yang telah di sediakan oleh nya tadi


"Silahkan tuan-tuan sebentar lagi tuan Angga akan datang"


Tuan Yui liu dan ozel hanya menganggukkan kepala nya kemudian masuk dan duduk di tempat yang sudah di siapkan.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama Angga datang dengan gagah nya masuk ke dalam ruangan tersebut dan berjabat tangan kepada investornya ini.


__ADS_2