Office Girl Kesayangan CEO

Office Girl Kesayangan CEO
Kedatangan Wilona ke mention


__ADS_3

Wilona yang tak puas bertemu Angga di kantor nya pun berniat ke rumah mantan mertua nya untuk mendapatkan dukungan kembali dengan mantan suami sekaligus ayah bagi anak nya.


Ya anak Wilona akan memanfaatkan anak yang sekarang berada di antara mereka yang sekian tahun tak Wilona lihat.


Wilona sampai di depan rumah mertua nya yang megah, yang jauh dari rumah nya yang dulu.


"Benar sekarang kamu sudah jauh berbeda dengan yang dulu" ucap Wilona menatap bangunan megah di depannya.


Wilona sampai di gerbang dan di sambut oleh satpam yang berjaga.


"Pak bukakan pintu nya saya mau masuk!!" Teriak Wilona dengan kencang dari dalam mobil yang membuat satpam tersebut menjadi kaget.


"Maaf nona siapa ya? Dan mau apa kemari?" ucap satpam tersebut dengan sopan.


"Heh kamu gak denger saya ini mau masuk kedalam!!"


"Iya tapi perlu dengan siapa? Saya tak bisa membiarkan sembarang orang untuk masuk nona"


"Saya ini bukan orang sembarangan!!! Saya ini istri nya Angga!!!" Dengan angkuh nya Wilona masih saja berteriak yang membuat jengkel si satpam tersebut.


"Kalau gak percaya kamu kasih tau saja sama mamah oh ya pasti kamu gak ngerti juga!!" Wilona mendengus kesal terhadap si satpam yang tak kunjung membukakan pintu pagar untuk nya.


"Sudah kamu hubungi dulu mamah Puspa" satpam itu pun mengambil interkom yang terdapat di dalam post satpamnya untuk menghubungkan dia dengan orang yang berada di dalam rumah.


Dia pun memberitahukan kepada maid yang ada di dalam kalau ada orang yang mengaku istri tuan muda nya itu.


Maid yang ada di dalam pun memberitahukan hal tersebut kepada nyonya besar nya.


"Nyonya maaf di luar ada wanita yang mengaku sebagai istri tuan Angga" ucap salah satu maid yang tadi mengangkat interkom dari post satpam.


Mamah Puspa yang mendengarnya pun mengernyitkan dahinya ketika maid tersebut mengatakan istri Angga.


"Apa kamu tak salah dengar?"

__ADS_1


"Tidak nyonya"


"Apa anak itu menikah tanpa memberitahukan kepada ku?" gumam mamah Puspa.


"Ya sudah kamu persilahkan saja dia masuk, aku mau tau siapa istri anakku itu" perintah mamah Puspa kepada maid.


maid tadi pun menghubungi post satpam agar mengijinkan wanita itu masuk kedalam rumah.


Didepan pintu mamah Puspa berdiri menyambut wanita yang dibilang istri Angga itu, mamah Puspa penasaran apa benar dugaannya bahwa anaknya menikah tanpa minta restu dirinya kalau benar akan dia bejek-bejek anak nya itu ketika pulang.


Sebuah mobil warna hitam kini telah sampai di depan pintu masuk dan Puspa sedang berdiri di sana dengan rasa yang camburaduk.


Pintu mobil pun di buka membuat Puspa makin was-was di buat nya tetapi betapa kaget nya Puspa ketika melihat wanita yang sudah turun dan memperlihatkan wajah nya dengan senyum yang mengembang di wajah cantik itu tetapi tidak dengan Puspa dia menampilkan wajah yang masam.


Puspa ingat betul ketika mantan mantu nya itu menggugat cerai anak nya dan tanpa rasa kasih dia meninggalkan cucu nya yang baru beberapa bulan hadir di dunia ini.


"Mau apa kamu kemari?!!" ucap Puspa tegas dan to the poin pada wanita di depannya itu.


"Wah sekarang Angga bisa membeli rumah semewah ini ya mah" ucap Wilona sambil mengagumi setiap inci rumah tersebut.


Puspa yang sejak perceraian Wilona dan Angga mulai tak menyukai perempuan ini pun menatap tajam di setiap gerak-gerik nya.


"Mamah kenapa gak bilang kalau Angga sekarang bisa sesukses ini, Aku kan gaknperlu cape-cape kerja kalau kaya gini" ucap Wilona tanpa ada yang di tutupi dari wanita paruh baya itu.


"Mah mana anak aku? Sudah lama sekali semenjak aku tinggal kan tak pernah aku lihat" sambung nya lagi karena tak melihat anak kecil di rumah itu.


"Anak?!!! Anak siapa yang kamu maksud?!" Tanya mamah Puspa sambil melipat tangannya di dada.


"Anak aku dengan Angga dong mah memang ada anak lain selain anak aku dan Angga?"


"Tak salah dengar kah saya? kamu mengaku punya anak dengan Angga? Dan satu lagi jangan kamu ucapkan kata mamah dari mulut busuk mu itu!!" mamah Puspa yang terlihat geram pun akan sikap sok akrab yang di tunjukan oleh Wilona.


"Sekarang apa mau kamu sebenarnya? Setelah bertahun-tahun kamu menghilang dari kehidupan Angga kenapa sekarang kamu menampakkan kembali wajahmu!!"

__ADS_1


"Mamah sayang aku kan masih istri Angga dan ibu dari anak kami, bagaimana mamah lupa" Wilona berkata manja pada mamah Puspa.


Mamah Puspa mendengus dan memutarkan matanya mendengar apa yang di ucapkan oleh Wilona.


"Aku tak lupa tetapi kamu juga harus ingat kalau anak yang kamu akui sekarang adalah anak Angga seorang dan kamu telah membuang nya hingga dia tak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu!!" mamah Puspa menaikan nada nya karena marah kepada Wilona.


Sedangkan orang yang sedang di marahi duduk manis di ruang tamu s telah lelah berkeliling rumah.


"Mamah kan tau alasan aku meninggalkan Angga dan anak kami" Wilona tak mau kalah dalam berdebat dengan Puspa dia terus saja menjawab apa ya g di tuduhkan untuk diri nya walaupun itu fakta tetapi bukan Wilona kalau harus menerima kesalahannya.


"Sudah lah lebih baik kamu pergi dari rumah ku ini, tak ada tempat bagi penghianat macam kamu" mamah Puspa mengusir dengan tegas kehadiran Wilona.


"Jangan sampai aku mengusir mu dengan tak layak!!"


"Aku kesini hanya untuk melihat anakku mah"


"Tak ada anak di antara kalian jadi lebih baik sekarang kamu pergi!!" usir mamah Puspa tanpa ditutupi lagi.


"Maid.... tolong panggilkan satpam kemari!!" Teriak mamah Puspa dan maid yang berada di sana pun segera menekan interkom dan tersambung langsung ke post satpam didepan.


Tak lama setelah itu satpam pun datang memenuhi panggilan sang nyonya rumah


"Mamah tak usah berlebihan begitu, aku tau Angga masih cinta sama aku itu sebabnya hingga sekarang Angga tak pernah terlihat dengan wanita lain selain dengan aku"


"Kamu salah!! Dia tak terlihat dengan wanita lain bukan karena dia masih mencintai atau berharap kamu kembali!!! Dia hanya ingin anak yang dia sayangi tak kekurangan apapun maka dari itu dia hanya fokus dengan bisnis dan bisnis hingga tak ada waktu untuk dia beristirahat barang sejenak pun!! Terang mamah Puspa yang membuat Wilona tersenyum samar.


"Satpam tolong bawa wanita ini keluar!! Dan jangan biarkan dia masuk ke dalam rumah ini lagi!!" mamah Puspa pun langsung menyuruh satpam untuk mengusir Wilona.


"Maaf nona mari ikut saya"


"Saya bisa keluar sendiri!!! lepaskan tangan kamu dari tanganku!!" Bentak Wilona tak terima di usir dari kediaman mantan mertuanya.


"Mamah harus ingat bahwa ada bagian dari diri ku di rumah ini dan suatu saat akan aku ambil hak ku!!" ucap Wilona dengan lantang dan berlalu dari rumah mamah Puspa.

__ADS_1


__ADS_2