
setelah pertengkaran di pagi hari karna keu isengan akash terhadap rezki dan rizki membuat ketiga nya merasa ada yang demo dalam perut nya mere pun bergegas membersihkan diri sebelum menuju meja makan dan melanjutkan aktifitas nya ke kampus, dengan seprti biasa mereka selalu berebut kamar mandi sebelem pergi sarapan dan ngampus, dengan keu cerdikan rizki dia selalu mendapat kan keberuntungan masuk kamar mandi dengan memanfaat kan ke gaduhan adik adik nya
"kurang ajar lo apain muka gue akash" kesal rezki
" gak gue apa apain kok muka lo, hanya sedikit memberkan ketampanan" senyum kemenangn di wajah akas
" tampan dari mana muka gue dah kaya setan taman lawang begini" dengan kesal reazki melemparkan bantal tepat ke wajah akash
" sudah sudah diam berisik tau ayo kita bersihkan sebelom kita terlambat keu kampus" ajak rizki dan beranjak dari tempat tidur
saat menuju kamar mandi rizki di hadang kedua adik nya tepat di depan pintu kamar mandi
" eetttsss tunggu gue dulu yang masuk kan tadi gue duluan yang udah ada di kamar mandi" ucap rezki dengan kata kata PD
" gue dulu kan gue yang nyampe duluan di sini" akas tidak mau kalah dari rezki
" gue dulu" rezki pun tidak mau kalah
"gue kak rez" akas mendorong tubuh rezki
"gue dulu, songong banget lo dorong dorong gue" reski membalas dorongn akash
rizki hanya tersenyum melihat ke konyolan adik nya yang di buat setiap pagi sebelum memasuki kamar mandi, dengan santai rizki pun meninggalkan ke dua adik nya yang sedang saling dorong merebutkan ke kuasaan kamar mandi, setelah masuki kamar mandi rizki langsung menutup pintu
buuuukkkk pintu kamar mandi di tutup
" gue mandi duluan ya silahkan lanjut kan pertengkaran kalian dengan tenang dan damai" tawa rizki dari dalam kamar mandi
" sialan kecolongan lagi kan kita lo si kash pake acara dorong dorong gue" kesal rezki
"loh ko lo nyalahin gue sih ka, lo juga yang mulai" teriak akas
__ADS_1
" kalau lo gak nyoret nyoret muka gue sampe keliatan serem gue dah selesai mandi dari tadi" emosi rezki
" lah lo aja yang parno coba kalau lo gak teriak trus cuci muka gak bakalan kan gue telat mandi juga lagian lo laki dah laya banci taku ma muka sendiri" tawa kesal akash
20 menit berlalu dan rizki pun keluar dari kamar mandi dengan memakai pakaian rapi
masih melihat keu dua adik nya bertengkar kecil,
" kalian mau mamdi lalu pergi kuliah atw masih mau ber tengkar di situ" tanya rizki sambil melempar handuk keu atas kursi
" ya mau mandi lah" jawab ke dua nya serentak
"udah cepat sana mandi nanti kita terlbat kaka mau siapin sarapan dulu" rizki pun pergi meninggal kan rezki dan akash
dengan cepat akash pun memasuki kamar mandi naah loh ke colongan lagi kan rezki nya
selesai sarapan rizki dan ke dua adik nya bergegas memasuki mobil berangkat keu kampus, di tengah perjalanan tiba tiba rezki membicara kan ERVITA melain kan kekasih rizki, dan memper tanya kan tentang hubungan mereka
" hmm baik mungkin" dengan cuen rizki menjawab
" kok mungkin sih kak" timpa akash
"iya mungkin baik mungkin ngga" ketus rizki menjawab
" aneh lo mah jawab nya, eh tapi kok gue gak pernah ya liat lo telponan sma ervita bahkan lo juga jarang keluar nemuin dia curiga gue" rezki mengintrogasi
"lagi males aja gue nya" sahut rizki
"males apa males, berantem lo ya ma bebeb lo" ledek akash
"hmmmm" rizki meng hela nafas kesal
__ADS_1
hubungan rizki dengan ervita sudah mulai tidak membaik setelah ada nya orng ketiga yang di hadirkan ervita di tengah tengah cinta mereka, ervita membagi cinta rizki dan berpaling kepada laki laki lain memiliki alasan tersendiri, di karna kan rizki yang selalu cuek dan lebih menyibukan diri dengan pekerjaan dan urusan kuliah nya membuat ervita merasa kekurangan kasih sayang dilanda kesepian yang mendalam, rizki ada lah sosok laki laki yang berhati hangat, perhatian dan pengertian terhadap wanita, hanya saja dia tidak terlalu fokus terhadap hubungan nya rizki selalu mengutama kannpekerjaan dan pendidikan nya dia tidak mengingin kan pendidikan nya berakhir sia sia hanya karna cinta dan wanita, rizki selalu memberikan penjelasan terhadap ervita atas apa yang dia lakukan semata mata untuk masa depan nya, rizki ridak ingin masa depan nya hancur dan gagal karna dia seu orng laki laki yang suatu saat memiliki tanggung jawab yang sangat besar ter hadap keluarga nya, rizki pun sangat mencintai ervita perlakuan nya terhadap ervita membuat banyak wanita merasa iri
" hai sayang selamat pagi" ervita memeluk rizki dari belakan
" pagi" cuek nya rizki
" kamu kemana aja sih gak pernah temuin aku" ervita merangkul tangan rizki
" aku gak kemana mana hanya sedikit sibuk dengan tugas kuliah" jawab rizki cuek
" seu sibuk itukah kamu sampai lupa sama aku" rengek ervita
rizki hanya diam melihat tingkah ervita yang memang selalu manja bila dekat dengan nya, di balik diam nya rizki ada hati yang merasa kesal dan marah atas apa yang di lihat rizki tempo hari, dan rasa nya ingin sekali rizki memukul dan melabrak ervita yang sedang bercumbu mesra dengan laki laki lain di dalam kamar kosan nya, tapi tidak seperti itu rizki bukan tipe laki laki kasar yang berani memukul wanita
" sayang kenapa dari tadi kamu diam aja" ervita membalikan tubuh rizki
"tida apa apa" ketus rizki
" kamu gak bohong kan sayng" dengan nada penasaran ervita mengrut kan alisnya
" ervita" rizki meng meng hentikan langkah nya
" iya sayang" dengan senyum manis ervita menjawab pertanyaan rizki
" coba lihat ini" rizki mengulurkan ponsel nya dan mempeelihatkan sebuah video ke pada ervita
" video apa ini sayang" vita pun mengambil ponsel riki dam melihat isi dari video itu
dengan sepontan ervita merasa kaget dan hampir saja nafas nya terhenti setelah apa yang dia lihat ternyata isi dari video itu adalah diri nya yang sedang bercumbu dengan laki laki lain, saat riki melihat adegan kekasih nya dengan pria lain sebelum pergi dia sempat mem video kekasih nya meski dengan perasaan yang campur aduk antara kesal marah dan kecewa tapi dia menahan semua perasaan yang berkecambuk menjadi satu, dengan wajah pucat ervita mencoba bernafas lega tapi sayang rizki sudah terlanjur kecewa lalu pegi meninggal kan ervita
" rizki tunggu aku minta maaf atas ini" ervita mencoba meyakin kan rizki
__ADS_1
rizki tidak sama sekali menggubris perkataan ervita dia pun mempercepat langkah nya dan menghilang dari pandangan mata ervita, semenjak kejadian itu rizki menutup hati nya untuk wanita lain karna dia tidak ingin krjadian yang sama dia alami untuk ke dua kali nya, rizki pun menutupi semua dan menyimpan perasaan kecewa nya dari kedua adik nya, semenjakn itu sikap rizki terhadap perempuan pun betubah manji sosok laki laki yang cuek dan bersikap dingin terhadap perempuan