
hari pun berganti, pagi yang sangat cerah di saat semua nya sedang sibuk menyiap kan aktifitas nya di pagi hari, rizki dan rezki malah sibuk mencuci mobil nya masing masing rizki yang sudah mulai membasahi mobil nya tanpa sadar dia lupa untuk membawa shampo mobil (KIT) rizki memanggil seseorang untuk mengambil kan shampo mobil nya, famella pun menemui nya sambil membawa apa yang di pinta rizki, tanpa di sengaja dia melihat rezki yang sedang sibuk mencuci mobil tiba tiba ide gila untuk menjahili rezki pun terlintas di kepala nya, berniat untuk menjahili rezki eh yang kena malah rizki uuppsssss di kira selang nya lagi di pake rezki, tau nya selang nya di pegang rizki dan membasahi seluruh wajah rizki, tanpa banyak bicara famella pun memasang wajah yang polos se akan akan tak terjadi apa apa dan langsung tergesa gesa memasuki rumah dengan wajah merah sepeti orang yang ketauan maling mangga ya ha ha ha
"ternyata dia jail juga ya" senyum tipis terlihat di wajah rizki saat mengering kan wajah, hari semakin berganti tidak terasa sudah lima bulan rizki mengenal famella dan rasa tidak sabar ingin segera mengungkap kan perasaan nya kepada famella
" mba mella ada tamu tuh di depan" asiva berteriak mencari famella dengan nada bicara kesal asiva mengerutu" buat apa sih dia datang kesini paling cuma mau minta maaf sama mba mella, awas aja kalau mba mella mau maafin cwo brengsek itu gak segan segan aku nyuci muka nya mba mella pake rinso dan vanis"
"siapa va tamu buat aku kuris J&T ya" ucap famella karna dia memang sedang menunggu abang kurir membawakan paket pesanan nya
" bukan abang kurir J&T tapi kurir penghianat yang datang" dengan kesal asiva menjawab pertanyaan famella
dengan senyum tipis famella pun langsung pergi menuju gerbang depan menemui seseorang yang sedang duduk di atas sepeda motor nya, siapa lagi kalau bukan mantan pacar nya yang menghianati nya hanya untuk mendapat kan ke puasan semata, dengan raut wajah masam karna masih menyinpan rasa kecewa famella menyapa seorang laki laki yang berada di luar gerbang,,
__ADS_1
"mau apa kamu datang kesini" tanya mella dengan memalingkan wajah nya dengan menahan air mata, bagai mana tida dia adalah laki laki yang sangat di cintai nya selama satu setengah tahun ini
"aku, aku datang kesini untuk meminta maaf sama kamu mell jujur aku masih mencintai kamu" danis menunjukan raut wajah penyesalan atas apa yang di lakukan nya dengan menyakiti mella dia berfikir bisa melupa kan semua kejenuhan nya, karna danis fikir bahwa mella lebih mementingkan pekerjaan nya dari pada mengutama kan dirinya itu lah membuat danis berpaling
" mudah sekali kamu minta maaf danis setelah apa yang kamu lakukan sama aku" jelas famella akan sedikit menolak hati nya masih terasa sakit untuk mengingat apa yang di lakukan laki laki yang dia cintai
danis hanya bisa terdiap mendengar semua perkataan famella dengan nada bicara lirih famella mengungkap kan isi hati nya betapa sakit nya di khianati dan melihat secara langsung adegan ranjang seorang laki laki yang sangat dia cintai dengan wanita lain
rizki ya dia sengaja memanggil famella dengan panggilan sayang rizki mengetahui apa yang akan di bicarakan oleh kedua nya dari si bawel asiva ha ha ha lemes ya asiva
" sayang sedang apa kamu di sini" panggil rizki sambil melingkar kan jari jari nya dengan jari jari famella
__ADS_1
famella merasa kaget dengan replex dia menggenggam tangang rizki **** dengan tangan gemetar pertama kali nya mella merasakan gengganan tangan tuan muda nya danis hanya terdiam dan memandangi tangan famella yang bergenggaman tanpa bertanya dia langsung berpamitan pergi meninggalkan kedua nya, famella dan rizki pun masuk ke dalam rumah
" tuan muda saya minta maaf sudah lancang menggenggam tangan tuan" merasa tidak enak denagan tuan muda nya famella meminta maaf dan pergi saat akan meninggal kan tuan muda nya tiba tiba rizki menghenti kan langakah nya
" tunggu mell, laki laki tadi siapa kenapa dia menemui kamu" hati rizki merasa kesal dan cemburu melihat famella dan danis berduaan
" oh bukan siapa siapa ko tuan " famella tidak ingin mengenal kan mantan pacar nya karna dia merasa tidak layak mengenal kan laki laki yang susah meng hianati nya
famella pun pergi meninggal kan rizki yang masing mematung di ruang depan merasa ada yang aneh dengan famella terlihat mata nya yang berkaca kaca menahan kekecewaan rizki kembali memasuki ruang keluarga duduk di sofa sambil memain kan HP nya
famella kamu itu cantik manis tapi kenapa kamu selalu berpakaian tomboy apa kamu gak pernah berpakaian selayak nya wanita anggun meski kamu berpenampilan tomboy pun kamu terlihat sangat canti bagai mana kalau kamu berpenampilan peminim, rasa nya aku ingin sekali melihat penampilan kamu yang peminim, gumam gumam hati rizki sambil memandangi foto famella yang ia ambil di HP milik fani saat fani dan famella foto bersama
__ADS_1