
Setelah berhasil melakukan kontrak darah dengan Feng Huang, Long Yin dan pengikutnya pulang kembali ke Istana kekaisaran....
Namun ditengah perjalanan mereka bertemu pasukan kecil berisi 5 orang kultivator tingkat perak hitam dan emas, mereka membawa panji Utusan atau panji pembawa pesan dari Sekte Teratai Es....
"Apa yang dilakukan para anggota sekte teratai es disini....??" gumam Yu Sing dalam hati
"Berhenti kalian....." ucap Yu Sing...
Merasakan banyak Aura yang kuat dan tidak mungkin untuk mereka melawan mereka mencoba bersikap tenang...
"Maaf para senior, ada perlu apa menghentikan kami, dan siapakah para senior ini...??" tanya pemimpin utusan itu
"Kami dari kekaisaran Long, dan beliau adalah yang mulia pangeran kedua Long Yin, yang akan menjadi kaisar Long...." jawab Yu Sing
para utusan pembawa pesan terkejut dan ketakutan... mereka mengingat rumor kekejaman Long Yin dan pengikutnya...
"aa..a..a.nu maaf.. kebetulan sekali kami bertemu para senior,... kami diutus oleh ketua sekte untuk mengirim Surat/ pesan untuk yang mulia Kaisar Long...." kata pemimpin utusan
"ha ha ha.... kalian ingin bergabung dengan kekaisaran juga yah...." tebak Yu Sing..
"Yu sing, ambil pesan tersebut..." perintah Long Yin
"Siap yang mulia..." jawab Yu Sing
"Kalian dengar kan..? perintah dari pangeran kedua... maka serahkanlah pesan itu...!!" gertak Yu Sing...
" ma.. ma.. af.. kami mendapat pesan dari ketua kami,,.. bahwa pesan ini hanya untuk kaisar,.. bukan untuk yang lain..." jawab pemimpin utusan dengan sedikit gemetar...
"Kalian mau melawan kami yah....Hah..??" bentak Yu Sing...
Yu Sing mengarahkan tangannya kedepan menggunakan ilmu telekinetik nya untuk mengambil gulungan pesan dibalik jubah utusan itu...
"kalian pulanglah... laporkan apa yang kalian lihat disini...." perintah Yu Sing...
"Ta ta ...pi... perintah ketua su su.. sudah jelas kepada kami senior...." ucap pemimpin utusan terbata bata...
"Yu Sing jangan banyak bertele tele, bunuh mereka semua..." perintah Long Yin
"Tapi yang mulia, menurut peraturan jika pembawa pesan itu tidak boleh dibunuh kecuali mereka yang memulai lebih dulu..." jelas Yu Sing
"Akulah Peraturan disini... dan akulah Kaisar selanjutnya... BUNUH Mereka...!!!!" bentak Long Yin...
Lu Bing hanya tersenyum melihat Yu Sing merasa dilema atas peringth Long Yin...
"Ba..ba.. ba..ik yang mulia..." jawab Yu Sing
"Sial... kenapa malah aku jadi budak bocah kampret ini... tapi aku akan bertahan demi tujuan ku..." gumam Yu Sing dalam hati...
Para utusan yang mendengar perkataan Long Yin merasa ketakutan dan secara tidak sadar kaki mereka melangkah beberapa langkah ke belakang....
Maka Yu Sing mengibaskan tangannya dan mengeluarkan asap berwarna hitam, yang berisi racun...
__ADS_1
Aaaaaaa.....aaaaa siaaallllll....." teriak para utusan menjelang meregang nyawa, dengan tubuh yang meleleh terkena racun....
Dengan kemampuan para utusan yang hanya di peringkat perak hitam dan emas... tentu mereka tidak bisa menahan racun dari Yu Sing....
Setelah selesai membunuh para utusan, Yu Sing menyerahkan Gulungan pesan itu kepada Long Yin...
Gulungan itu dibuka dan langsung dibaca Long Yin....
"B4ngs*t.... ternyata dia masih hidup...." kata Long Yin
"Siapakah yang masih hidup pangeran...??" tanya Lu Bing...
"Kakak ku Long An...." jawab Long Yin singkat
Jllleebbb.....
Semua terkejut mendengar kabar tersebut...
Wajah Lu Bing berubah asam , mengingat perjuangan dan pengorbanannya dalam mendukung Long Yin meraih tahta tertinggi di kekaisaran Long....
"Yang Mulia mari kita sembunyikan kabar ini..."
"Jika kaisar mendengar kabar ini maka ia akan berubah pikiran..."
"Yang terburuk adalah pangeran kedua gagal menjadi putra mahkota...." jelas Lu Bing
"Lalu, apa yang harus kita lakukan Guru..." tanya Long Yin...
"kita harus merebut tahka kaisar sebelum kaisar tau Long An masih hidup.. " jawab Lu Bing
"Eemmmm.... bagaimana menurutmu Yu Sing... Apa kau setuju dengan pendapat Guru Lu Bing...? tanya Long Yin
"ini adalah jalan pintas untuk rencanaku... he he he..." kata yu sing dalam hati...
"Oohh tentu yang Mulia, Kaisar masih menyayangi Long An, jika dia tau Long An Maih hidup maka penobatan putra mahkota kepada anda akan ditunda bahkan bisa dibatalkan..." Yu Sing mencoba memprovokasi Long Yin
"Baik lah, walaupun dia itu ayahku akan tetapi jika ia menyerahlan tahtanya kepada kakak ku.. maka hanya itu cara satu satunya..."
"Kalian berdua susunlah rencana ini, akan lebih baik jika dilakukan secara rahasia..." perintah Long Yin
"Siap laksanakan...." jawab Lu Bing dan Yu Sing kompak...
Sekte Teratai Es
Setelah utusan para ketua sekte dan para kultivator aliran putih kembali dengan tambahan banyak kultivator... maka rencana selanjutnya bisa dilaksanakan ...
Sementar itu ditaman dekat dengan kamar Long An, tengah berbincang tiga orang di meja batu...
"An 'er, pasukan sudah terkumpul, kalian bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya... "
"bawalah pasukan menuju istana kaisar long, dan jangan berharap banyak setelah disana..." kata Wan Dan
__ADS_1
"Benar sekali itu Yang Mulia, karena kita tidak tahu apa yang akan menyambut kita disana...." tambah Xiao yan
"Dan akupun telah menyiapkan diriku untuk menerima kemungkina terburuk dari perjalanan ini... " jawab Long An
"Hamba akan memberi perintah kepada Xiao rong dan Shi Ling untuk mempersiapkan segala kebutuhan pasukan kita yang mulia..." jelas Xiao Yan
"Baik, tapi aku harap mereka berdua cukup sampi disini saja, jangan sampai mereka terlibat lebih jauh lagi...."
"Aku tak tahu lagi selanjutnya jika mereka berdua terluka atau bahkan tewas dalam rencana ini..."
"aku masih punya sumpah untuk melindungi Shi Ling seumir hidupku...." tambah Long An...
"Kenapa kau tidak nikahi saja shi Ling, dengan menikahinya juga kau sudah melaksanakan setengah sumpah mu untuk melindunginya seumur hidupmu...." ucap Wan Dan terkekeh...
"Haaa... Ha...ha.... leluhur rupanya tahu apa yang terbaik untuk pangeran tampan kita ini..." Xiao Yan menambahkan....
"Aa..A..a...ku .... aku belum tahu perasaan ku sebenarnya terhadap Shi Ling..." jawab Long An
"Kau tak usah bimbang bocah... Kau hanya perlu bertunangan denganya dlu... setelah yakin barulah kau nikahi dia.... he he he ...." jelas Wan Dan
"Baik lah... mohon Ketua Xiao Yan mengaturkan nya untuk ku...." kata Xiao Yan dengan penuh harap
"Hamba akan mengaturkannya malam ini juga denga Shi Ling, Yang Mulia hanya perlu mendengar kabar baik besok paginya... haaa haha ha..." ucap Xiao Yan bahagia...
Malam harinya di kediaman Xiao yan telah hadir Xiao Rong dan shi Ling...
"Ada gerangan apa ayah memanggil kita berdua kesini...." tanya Xiao Rong
"Kabar gembira....." singkat Xiao Yan
"Kabar gembira apa gerangan ayah....??" tanya Xiao Rong penasaran
"Yang Mulia Long An akan melamar Shi Ling untuk bertunangan...." jawab Xiao Yan
"Appaaaa..... Apa benar yang ayah katakan itu.... kalau benar, memang sebuah kabar gembira sekali untuk Shi Ling.... " sorak Xiao Rong cerah
Shi Ling hanya menunduk dengan wajah kemerahan...
"Apakah aku pantas untuk seorang pangeran...." ucap Shi Ling lirih....
"Bukan kau yang menentukan pantas atau tidak nya, pangeran akan resmi melamarmu besok malam di Aula Sekte, ..." ucap Xiao yan
"Jangan mempersulit dirimu sendiri Saudari Ling, lapangkan hatimu untuk menerima Long An dengan suka cita..." kata Xiao Rong...
Kali ini Shi Ling menengadahkan pandangan ke atas menerawang jauh dalam pikiran... dia hanya tidak menyangka saja bahwa ada seorang pangeran yang tergerak hati oleh dirinya yang seorang yatim piatu....
hiks.. hiks... tanpa sadar dia melehkan air mata bahagia.....
author note...::::::::
mohon dukungan kalian, Like, Komen, Vote, Kritik dan Saran Jangan Lupa, dengan itu semua membuat saya jadi lebih semangat untuk melanjutkan kisah ini.... 😇😇😇😇🙏🙏🙏🙏
__ADS_1