Pangeran 1000 Bintang

Pangeran 1000 Bintang
38. Pertempuran Kedua 2


__ADS_3

Dibagian atas partempuran, nampak dua orang masih asik dengan pertarungannya sendiri... Shizi dan Li Sheng masih saling bertukar jurus..


Shizi dengan tombak nya, dan Li Sheng dengan tongkat kepala tengkoraknya...


Li Sheng mencoba menyerang Shizi dengan teknik ribuan tengkorak... berupa tengkorak berukuran kepalan tangan orang dewasa yang berjumlah ribuan tengkorak...


Hiaaaaatttttt...


Shizi berusaha menangkis serangan itu dengan teknik perisai tombak.. Shizi memutarkan tombak nya dengan kecepatan super, dan tengkorak yang mendekatpun terpental dan menghilang...


Syuuuuutttt... blaaaarrrr....


Shizi membalas serangan tersebut dengan teknik tombak membelah langit... Li Sheng yang terkejut menerima serangan mendadak, hanya bisa mengarahkan tongkat tengkoraknya kedepan, berusaha menangkisnya...


Serangan Shizi berhasil di tepis namun Li Sheng terpental dan hampir saja dia kehilangan kesadaran karena besarnya tekanan serangan Shizi...


Sementara itu, Xiao Rong dan Yin Hu, tengah melawan 3 orang pimpinan pasukan musuh... 2 ditingkat dewa dan 1 ditingkat anak abadi...


Setelah dari awal mereka bertukar jurus, sampai sekarang masih terlihat seimbang...


Namun Yin Hu dan Xiao Rong belum mengeluarkan seluruh teknih dari cambuk buaya surgawi dan kipas pusaka angin timur milik Yin Hu..


Teknik tornado angin timur..


Saat Yin Hu mengibaskan kipas nya, mendadak muncul sebuah angin yang berputar membentuk sebuah tornado.. yang mampu menerbangkan ketiga musuhnya...


Saat ketiga musuh nya jatuh ketanah, kini giliran Xiao Rong melayangkan serangannya...


Teknik Ekor Buaya Surgawi..


Baru sempat berdiri, musuh sudah mendapat sabetan besar dari Xiao Rong... mereka bertiga terpental jauh entah dimana....


Long An yang telah memperhatikan pertarungan mereka dari tadi, sudah bersiap jika terjadi sesuatu yang buruk pada istrinya itu...


Namun kini ia tidak perlu khawatir lagi, karena sekarang Long An sudah tahu bahawa istrinya itu tidak selemah yang ia bayangkan...


"Rong er sudah kuat, namun dia masih belum bisa menyesuaikan kekuatan cambuk nya dengan kekuatan Qi nya.. dan juga teknik yang dia miliki masih kurang banyak..." ucap Long An dalam hati...


Disaat yang sama Feng Huang berhadapan dengan Yu Sing pertarungan mereka sangat seimbang saat feng huang tidak menggunakan pedang suci api miliknya...


Namun ketika Feng Huang mulai memakai pedang suci apinya, nampak Yu Sing agak kewalahan menghindari dan menangkis tebasan tebasan feng huang..


Teknik Kapak Hitam Darah...


Hiaaaatttt Syuuuuttt....

__ADS_1


Yu Sing mengumpulkan energi pada kapaknya, aura merah hitam terkumpul pada dua bilah kapak hitamnya... sesaat kemudian Yu Sing melempar kapak hitamnya ke arah Feng Huang..


Feng Huang mencoba menahan serangan itu dengan energi yang terbentuk didepan nya membentuk perisai...


Duaaaarrrr....


Ledakan terjadi, saat kapak hitam Yu Sing menabrak perisai enegi Feng Huang... nampak Feng Huang terlempar ke belakang...


Feng Huang sendiri tak menyangka kekuatan kapak itu sangat kuat... dia pun bangkit mencoba memulihkan diri sebisanya...


kembali kepertempuran Shizi dan Li Sheng...


Teknik Tombak Penembus VS Teknik Tongkat Kematian...


Shizi dan Li Sheng mengarahkan ujung senjata ke musuhnya masing masing... Saat ujung tombak bertemu dengan ujung tongkat tengkorak... terjadi massa energi yang sangat kuat terkumpul di antara ujung senjata keduanya..


Nampak sama kuatnya, mereka berusaha menambahkan energi untuk mendorong musuh...


Mengingat tingkat kultivasi mereka sama sama berada di tingkat Dewa...maka bukan kekuatan yang menentukan, melainkan teknik dan pengalaman bertempurlah yang menentukan...


Energi tongkat tengkorak milik Li Sheng sangat besar dengan tujuan akhirnya yaitu memukul musuh dengan kuat..


Berhadapan dengan tombak milik Shizi dengan kekuatan yang tak kalah besar dengan Li Sheng, dengan tujuan akhirnya adalah menembus perisai milik musuh...


Saat tombak menembus pertahanan tongkat, Li Sheng menghidar dengan cepat, namun walaupun dia menghindar dengan cepat, tombak Shizi masih bisa mengenai pundak Li Sheng...


Li Sheng terpental sampai jatuh di tanah... darah segar menyembur dari mulutnya... disaat yang sama Yu Sing juga terpental mundur sambil memegangi dadanya yang sakit, akibat tebasan Pedang Suci Api Feng huang..


Situasi ini sangat menguntungkan pihak kekaisaran... Long An menjadi lebih bersemangat...


"Jangan biarkan ada yang lolos .." teriak Long An..


Mendengar Sang Kaisar berteriak semangat, para bawahan Kaisarpun lebih bergelora untuk menghantam musuh yang dalam keadaan terdesak...


Bahkan manusia iblis yang tanpa perasaan saja bergidik ketakutan dan berusaha melarikan diri.. namun Xiao Rong dengan sigap mengayunkan Cambuk Buaya Surgawinya, dan melenyapkan para manusia iblis yang tersisa...


Sisa pasukan yang tersisa dibumi hanguskan oleh Long An dengan Teknik Petir Surgawi milik nya... satu persatu musuh berubah menjadi abu setelah tersambar petir Surgawi itu...


Tersisa Li Sheng dan Yu Sing yang nampak terluka hasil dari pertarungan mereka masing masing tadi....


Mereka tidak mau mengambil resiko dengan nyawanya, dan memilih untuk mundur dan melarikan diri kembali ke markas...


Saat Shizi hendak mengejar mereka, Long An mencegahnya...


"Biarkan mereka, biar mereka merasakan trauma yang berat, aku yakin itu akan menjadi pukulan mental yang membekas kuat dihati mereka berdua..." Ucap Long An...

__ADS_1


Hooorreeeeeee.....


Seketika, pasukan kekaisaran dan para pemimpin pasukan bersorak bahagia atas kemenangan mereka, kemenangan dengan sedikit korban, strategi Long An berhasil...


Masing masing pemimpin pasukan melaporkan kerugian pasukannya masing masing.. dengan total korban sebanyak 600 an orang, masih bisa dikatakan itu adalah jumlah yang sedikit, mengingat jumlah musuh hampir 2 kali lipat jumlah pasukan mereka...


Long An tersenyum puas, dan memerintahkan pasukannya untuk kembali ke ibukota...


Dialun alun ibukota...


Pasukan dan para warga telah berkumpul untuk mendengarkan pidato kemenangan oleh Kaisar mereka...


"Para warga kekaisaran Long dan para prajurit yang aku banggakan, seperti yang telah kalian ketahui, dalam pertempuran terakhir melawan manusia iblis kita meraih kemenangan besar... " ucap Long An


"Namun ini masih belum berakhir, akan ada pertarungan selanjutnya, dan itu adalah pertarungan terakhir, karena bukan mereka yang akan menyerang kita, tapi kita lah yang akan menyerbu markas mereka... " Tambah Long An..


Seketika terdengar gemuruh kegembiraan dan kehebohan dari seluruh penjuru alun alun...


"Namun, dalam pertempuran terakhir nanti, aku tidak bisa menjamin 100 % kemenangan, bahkan jika kita menang pun pasti akan jatuh korban yang lebih banyak dari kedua belah pihak..." lanjut Long An..


Mendadak mereka terdiam mendengar apa yang dikatakan Long An... memang benar adanya, musuh terbesar mereka bukan Li Sheng Atau Yu Sing.. melainkan Lu Bing, sang manusia tubuh Raja Iblis...


Kemudian Long An dan para pemimpin kembali ke ibukota, sementara para pasukan kembali untuk beristirahat...


Setelah kembali ke istana mereka langsung mengadakan rapat evaluasi di dalam Aula Utama Istana...


"Terima kasih kepada kalian semua, karena kalian kita bisa merasakan kemenangan kita dengan korban yang bisa dibilang sedikit,... " Ucap Long An mengawali pertemuan mereka..


"Selanjutnya pasti akan lebih sulit dari ini, karena mereka pasti akan mempersiapkan diri lebih matang dari sebelumnya... " Tambah Long An


"Dan dalam pertempuran selanjutnya nanti, kita tidak akan membawa banyak pasukan... Cukup para pemimpin pasukan saja dan tentunya aku juga akan turun tangan langsung..." lanjut Long An..


"Strategi apa yang akan kita pakai dalam pertempuran selanjutnya yang mulia..." tanya jemderal Hu Bei..


"kebetulan kau menanyakan hal ini jenderal, tolong kerahkan segala kemampuan mata mata kita, untuk memastikan keberadaan markas utama mereka, lalu kita akan menyerang dan menghancurkan markas mereka...." jawab Long An....


"Siap Laksanakan....." jawab Hu Bei singkat..


Author Note....:::::


Maaf ya para pembaca yang budiman,.. penulis akhir akhir ini agak sulit membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan novel.. hehehe...


tapi dengan Like, komen, dan vote dari kalian, penulis selalu menyediakan waktu untuk menyelesaikan minimal 1 bab per hari.. tapi diusahakan bisa lebih loh ya....


Terima kasih masih tetap setia membaca karya ini, dan tetap penulis masih sangat mengharapkan kritsar dari para pembaca sekalian.... Wassalam... 😇😇😇🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2