
Setelah pasukan Kekaisaran tiba di ibukota, para pemimpin pasukan menuju Istana, mereka disambut oleh Perdana menteri, Wan Dan dan Kaisar Long sendiri....
Mereka bertemu didalam Aula istana...
"Panjaaang uumur kaisaaarrr.." seru mereka ketika melihat Kaisar duduk diatas tantanya...
"Bangkitlah..." Ucap Long An
"Selamat yang mulia, selamat atas kemenangan pertama pasukan kita, dalam perang melawan manusia iblis...." Lapor Perdana menteri wang..
Lalu Xiao Yan sebagai pemimpin keseluruhan pasukan memberi laporan nya... Seluruh detil pertempuran, dari mulai perencanaan, pros pertempuran, samapai akhir pertempuran...
Xiao Yan juga memuji keakuratan data intel dari mata mata Jenderal Hu... Ketrampilan para pengawal kerajaan juga tak luput dari pujian Xiao Yan...
Long An nampak mengangguk puas...
Selanjutnya giliran Jenderal Hu melaporkan analisis pertempuran pertama mereka...
"Yang Mulia, walaupun kita memenangkan pertempuran gelombang pertama ini, namun hamba rasa perang ini masih sangat panjang..." ucap Jenderal Hu..
"Dan pertempuran kemarin, hamba rasa hanya sekedar ajang pencarian informasi kekuatan kita oleh musuh, kalau prediksi hamba benar, maka gelombang berikut pasukan musuh tak lama lagi akan datang..." tambah Jenderal Hu..
Long An nampak antusias mendengar ucapan Jenderal Hu, yang dikenal sebagai ahli strategi perang Kekaisaran...
"Memang tak salah dengan sebutan Ahli strategi kekaisaran.... " ucap Long An bangga...
"Kalian beristirahatlah dulu, lalu bagikan pil penambah Qi ini untuk pasukan, agar bisa cepat memulihkan diri..." tambah Long An sambil menunjuk kotak pil yang ada di tangan pelayan..
"Lalu untuk kalian, aku sudah siapkan Pil Penambah Qi tingkat menengah ini..." lanjut Long An...
Lantas para pemimpin menerima masing masing satu botol Pil penambah Qi tersebut...
Kemudian mereka kembali ke tempat masing masing, kecuali para pengawal pribadi Kaisar, masih tetap berada di Aula....
"Tuan Kaisar, hamba lihat kultivasi tuan meningkat lagi, banyak selamat tuan..." ucap Shizi..
"Haa haa haa... matamu sungguh jeli Shizi, memang sekarang aku berada ditingkat anak abadi tingkat akhir, namun tak lama lagi aku akan menembus tingkat Abadi..." jawab Long An..
"eehh anu Yang Mulia Kaisar, hamba ada satu permintaan apa mungkin bisa Yang Mulia penuhi..." tiba tiba Yin Hu menyela perbincangan Long An dan Shizi..
__ADS_1
Yang lain nampak terkejut, karena dari tadi Yin Hu nampak santai, tak menunjukan niat untuk berbicara, namun ternyata dia menyimpan hal untuk dibicarakan dengan kaisar...
"Hal apakah yang mungkin bisa kubantu..." Tanya Long An..
"Hamba ingin mengabdi untuk keluarga kekaisaran, Apakah bisa hamba melakukan kontrak darah dengan Yang Mulia juga...." jawab Yin Hu..
Kali ini, bukan saja mereka yang terkejut, namun terlihat Wan Dan pun nampak ikut terkaget, mendengar ucapan Yin Hu..
"Jangan, kau tidak bisa menjadi kontrak An er, ia sudah memiliki tiga kontrak, Tuan kontrak harus berbagi energi Qi tanpa dia sadari, Apa kalian tak sadar, kalau kontrak tanpa kultivasi pun masih bisa berkembang jika Tuannya masih rajin berkultivasi..." ucap Wan Dan...
"Untungnya An er, memiliki Lautan Qi yang tidak biasa, Lautan Qi An er dua kali lipat lebih besar dari kultivator dengan tingkat yang sama... jadi dia masih mampu membagi Qi dengan tiga Kontraknya... tapi aku tak mau kalau An er haru membaginya ke satu orang lagi.... " lanjut Wan Dan..
Long An melihat gurat kesedihan di wajah Yin Hu.. dia tahu maksud Yin Hu adalah selain mengabdi pada keluarga kekaisaran, juga tentunya Yin Hu tak ingin jauh dari Lei Long...
"Eemmm bagini saja, memang aku sudah punya tiga kontrak, tapiii.... istriku sampai sekarang belum mempunyai kontrak yang sesuai.. kalau aku lihat nampaknya kau akan cocok jika menjadi kontrak istriku..." ucap Long An..
Setelah mendengar ucapan Kaisar, wajah Yin Hu nampak terlihat cerah berbinar, berarti dia masih ada kesempatan untuk mengabdi, serta tidak akan jauh dari kekasihnya...
"Hamba bersedia yang mulia... hamba akan menunggu permaisuri keluar dari kultivasinya..." jawab Yin Hu gembira..
Kemudian mereka pun kembali ke ruangan masing masing untuk memulihkan diri mereka..
Di gazebo dekat ruangan kaisar...
"eehh.. anu... bagaimana mungkin Guru Tua... aku tak tahu bagaimana caranya untuk memasukan Rong er ke dimensi jiwaku.." tanya Long An..
"Nanti setelah Rong er keluar, akan ku ajarkan kau melukis segel jiwa, agar Rong er bisa memasuki dimensi jiwamu..." jawab Wan Dan
"Baik lah guru..." ucap Long An singkat..
Di markas Manusia Iblis...
"Haaa haaa haaa... sungguh memalukan.. bisa kalah dari tingkat anak abadi... sedang dirimu ada di tingkat abadi..." Ucap Li Sheng tertawa mengejek...
Walaupun Yun Pei masih berada di tingkat Abadi Tahap awal, namun perbedaan antara anak abadi dan abadi sesungguhnya amat besar...
"Aku harus melawan dua praktisi tingkat anak abadi yang memiliki banyak teknik bertarung diatas rata rata, lalu salah satunya memiliki pedang suci api... bagaimana aku bisa mudah mengalahkan mereka hah...." Jawab Yun pei kesal..
"Pedang Suci Api... hmmm ternyata sekarang sudah berada ditangan mereka, aku jadi tak susah susah mencarinya....." gumam Lu Bing dalam hati...
__ADS_1
"Selanjutnya kita akan mengumpulkan pasukan kembali dan melancarkan gelombang kedua... kali ini kau Yun Pei, akan ditemani Yu Sing..." Ucap Li Sheng serius..
"Dan untuk berikutnya, kita harus serius, dan untuk Lu Bing, walaupun kau sudah kuat, kau harus tetap memiliki senjata untuk jaminan kekuatan mu...." lanjut Li Sheng..
"Baiklah, tolong bantu aku untuk mencari senjat yang kuat untuk ku..." jawab Lu Bing...
Sementara itu didalam Aula Beladiri istana..
Ledakan angin dan cahaya memenuhi Aula beladiri... Xiao Rong merasakan kultivasinya sudah naik menembus tingkat Kaisar... dengan bantuan sumberdaya dari Long An, ia bisa cepat menembua tingkat selanjutnya...
Ia membuka matanya, kemudian bangkit dan keluar dari Aula beladiri.. ia lantas hendak menemui suaminya Long An...
Xiao Rong melihat Long An tengah berbincang denga Wan Dan...
"heh.. ini yang ditunggu dari tadi..." Ucap Wan Dan..
"Ehmm apa maksud guru tua... aku tidak mengerti apa yang guru ucapkan..." tanya Xiao Rong..
"Jadi begini Rong Er, ada beberapa hal yang akan kubicarakan dengan mu... " ucap Long An..
"Yang pertama, maukah kau melakukan kontrak darah dengan Yin Hu, Dia adalah Raja Siluman Rubah, yang sudah memiliki wujud manusia, dan juga dia adalah tunangan Lei Long..." tambah Long An
"Yang kedua, karena kau sudah menembus tingkat Kaisar, dengan itu kau sudah bisa berlatih didalam dimensi jiwaku, dan nanti aku akan melukis segel jiwaku padamu, sesuai dengan yang sudah diajarkan Guru Tua..." Lanjut Long An..
Xiao Rong tak menyangka, setelah dia keluar Aula beladiri, dia akan menerima dua hadiah besar, yang bahkan tidak dia impikan...
"Betulkah itu.... aku sangat senang sekali mendengarnya.. kapan bisa kita lakukan keduanya,... apa bisa sekarang....?" tanya Xiao Rong nampak bersemangat..
"hee hee hee... sabar dulu, kau saja baru keluar dari Aula beladiri, apa kau akan langsung berlatih kembali dalam dimensi jiwa An Er..." jawab Wan Dan
"Apa kau sudah lupa tentang tugas seorang istri pada suaminya..., dan tentang Yin Hu, dia juga baru kembali dari medan perang, dia sedang dalam proses pemulihan..." tambah Wan Dan
Mendengar apa yang diucapkan Wan Dan, Xiao Rong dan Long An mendadak tersipu malu...
Malam Hari Dikamar kaisar..
"Sudah sekian lama kita tidak memiliki waktu seperti ini, kita masing masing sibuk dengan kultivasi.. apa kau tidak berencana mempunyai penerus dariku...?" Tanya Xiao Rong..
"eemm.. aku khawatir kalau nanti anakku akan lahir dalam keadaan perang... aku lebih memilih untuk menunda dulu keputusan untuk mempunyai keturunan..." Jawab Long An
__ADS_1
"Tapi, kalau latihan membuat anak, apakah akan kau tunda juga..." Goda Xiao rong genit...
"Hmmm bagaimana yaaaa...?" balas Long An..