
Malam di Aula Sekte Teratai Es, suasana yang biasanya temeram, tapi malam ini terasa benderang dengan balutan banyak kain berwarna merah...
Nampak para ketua sekte, para kultivator sekte putih kecil, Xiao Yan , Wan Dan , dan para tetua sekte pun telah hadir di dalam Aula...
"Malam ini kita akan merayakan proses tunangan antara yang mulia Long An dan Anak angkat ku Shi Ling...." ucap Xiao Yan dengan bangga...
Horreeeee...
para tamu di aula seketika berdiri dan bertepuk tangan....
Setelah proses tunangan singkat, acara dilanjutkan dengan makan bersama diselingi dengan minuman arak terbaik...
Diluar Aula nampak sepasang kekasih yang nampaknya masih malu malu untuk saling berterus terang...
walaupun hati mereka sangat menerima status mereka yang bertunangan namun nampaknya mulut mereka masih agak lengket untuk memulai percakapan...
"ee... e... a.. pa.. kabar...??" ucap Long An mencoba memecah kekakuan...
"Apakah kau tidak melihatku dari tadi, kenapa kau menanyakan kabarku...??? jawab Shi Ling..
Long An tersenyum malu sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal... menertawakan kebodohanya sendiri dalam merangkai kata menghadapi tunangan nya itu...
Memang selama ini dia jarang sekali berkomunikasi dengan lawan jenis... dikarenakan dia lebih memilih untuk melatih diri menempa kultivasinya...
"eeh.. itu... bukan begitu maksudku.. ak hanya tak tahu apa yang harus diucapkan..."" kekeh Long An...
"Dengan ini aku berharap bisa melindungimu, seperti sumpahku kepada mendiang ibumu..." tambah Long An
"Aku senang kau melindungiku, tapi aku tidak mau kau melindungiku hanya karena sumpahmu kepada mendiang ibuku...." ucap Shi Ling
Long An terdiam sesaat lalu tersenyum...
"Aku sudah menyukaimu sejak dulu bertemu di hutan kabut darah, namun aku hanya malu untuk mengatakanya padamu...." jawab Long An
"Aku harap kamu jujur akan ucapanmu tadi.. dan agar kau tau aku juga sebenarnya.... ee ee... menyukaimu juga..." setelah kata itu diucapkan Shi Ling langsung lari meninggalkan long An di luar Aula menuju Xiao Rong di dalam Aula...
Sementara itu di dalam Istana Kaisar,
Lu Bing dan Yu Sing telah menentukan rencana untuk membunuh Kaisar Long, sesuai pesanan dari Long Yin...
Rencananya yaitu dengan menembakan senjata rahasia berupa Panah beracun yang tidak ada obatnya...
Setelah pemilihan orang untuk misi membunuh Kaisar selesai mereka melapor kepada Long Yin..
"Maaf yang Mulia kami datang mengganggu..." ucap Lu Bing
"Oohh tidak apa apa.... apa yang hendak kau katakan malam malam begini...? Tanya Long yin
"Persiapan selesai yang Mulia, Kaisar akan terbunuh saat pertemuan dengan para pejabat kekaisaran..."
"Pelakunya sudah kita siapkan dengan skenarionya, setelah dia berhasil membunuh raja maka kami akan membunuh nya di depan para pejabat..."
__ADS_1
"Agar mereka mengira bukan kita lah yang mendalangi semua ini..." papar Yu Sing panjang lebar...
"Baiklah kalau begitu... kerjakan dengan baik, jangan sampai gagal...." perintah Long Yin
"Siap laksanakan yang mulia.." jawab merke bersua kompak...
Keesokan harinya sebelum pertemuan dimulai, seorang asasin sudah berada pada tempat nya yaitu diatas tiang aula utama istana...
tempat yang cukup tersembunyi karena banyak ornamen di tiang utama yang memungkinkan asassin tersebut bersembunyi...
Tidak lama setelahnya bunyi gong 3 kali menandakan kaisar dan para pejabat memasuki Aula....
Sementara kaisar dan para pejabat membahas urusan kekaisaran tiba tiba....
Buuukkks....
Kaisar jatuh tersungkur dengan mulut mengeluarkan busa... para pejabat didalam Aula kaget bukan kepalang,...
Mereka mencari pelakunyandi sekitaran Aula, lalu mereka melihat sosok bayangan yang melompat dari atas tiang menuju keluar...
"Tangkap dia.... " teriak salah satu pejabat...
Setelah terjadi situasi kejar mengejar tibalah saat asassin tersebut terpojok... dan ketika hendak tertangkap oleh prajurit kekaisaran, tiba tiba...
Ssuuuttt jlebbbb
"Aaarggghhh... Kaaau.. ka...u... si..al ... peng...." assasin itu tak sempat meneruskan kata katanya
para prajurit melihat kebelakang mereka ternyata sudah ada Guru istana Lu Bing yang ditangan Kirinya masih memegang 1 belati yang sama denga yang menancap di jantung asassin tersebut...
Seluruh Istana menjadi gempar... dengan berita terbunuhnya kaisar Long....
Di Dalam Sekte Teratai Es,...
Sehari setelah acara Tunangan Long An Dan Shi Ling, para pemimpin pasukan sedang berdiskusi...
"Sudah Saatnya kita datang ke istana kaisar, untuk menagih hak pangeran kita..." ucap Xiao Yan..
"Ya betul itu, ditambah lagi kita sudah persiapkan banyak pasukan untuk berjaga jaga kalau kita berada dlam situasi yang sulit..." tambah Tang Bo...
"Kita akan berangkat besok pagi dan akan sampai di hutan pinggiran ibukota dalam waktu seminggu perjalanan...." Xiao Yan coba menjelaskan..
"sesampainya disana kita akan mendirikan tenda dan beristirahat sambil menunggu info selanjutnya dari pengirim pesan kita..." tambah Xiao Yan...
mereka semua mengangguk setuju termasuk Long An yang turut hadir disana, dan mengingat semua kebutuhan pasukan sudah disediakan Xiao Rong dan Shi Ling.. Maka tugas setiap pemimpin pasukan jadi lebih ringan...
Keesoka Harinya, di pintu gerbang sekte..
"Pasuuukkkaaaaaannnn Beranggkkkaaaaatttt" teriak Tang Bo menggema...
"Tunggguuuuuuu...." terdengar teriakan dari belakang barisan... ternya Shi Ling lari sambil membawa bungkusan di punggungnya..
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan disini Ling er...?" tanya Xiao Yan..
"Aku ingin ikut, mendampingi tunanganku...." jawab Shi Ling..
Semua mata tertuju pada Long An...
"Sangat berbahaya kalau kau mengikuti kami Shi Ling..." Kata Long An mencoba Menjelaskan
"Aku tidak peduli, aku tidak akan tenang jika harus berdiam diri menunggumu pergi...." ucap Shi Ling lagi..
"Baik lah, tapi dengan syarat, jika terjadi sesuatu yg berbahaya kau harus mundur menjauh dibelakangku..." jelas Long An..
"Oke... aku akan menurutimu..." jawab Shi Ling dengan senyum...
Maka berangkat lah mereka menuju ibukota....
Setelah 5 hari perjalanan, mereka berpapasan dengan pedagang yang mengendarai kereta kuda dan dikawal beberapa kultivator yang cukup tangguh...
"Selamat siang tuan,...." Sapa Xiao Yan ramah..
"Oh iya, selamat siang juga..." balas pedagang itu
"Kalau boleh tau dari mana dan mau kemanakah tuan ini...? tanya Xiao Yan..
"Kami dari ibukota kekaisaran Long dan kami akan pulang menuju kota nanyang..." jawab pedadang itu...
"Kami berencana lebih lama tinggal di ibukota, namun situasi kemanan disana sedang tidak kondusif...." tambah pedagang tadi
"Situasi seperti apa kalau saya boleh tau yang menyebabkan kekacauan di ibukota...?" tanya Xiao Yan mencoba mencari tau...
"Tuan tuan ini dari mana sebenarnya, kenapa kejadian begini besar kalian malah tidak tau..." jawab pedagang
"kejadian besar apa itu...?" tanya Xiao Yan lebih penasaran...
"Kaisar telah terbunuh...." jawab pedagang singkat
Semua pasukan aliansi sekte putih sangat terkejut... terlebih Long An... Hanya menundukan kepala dan menitikan airmata kesedihan yang mendalam... mendengar ayahnya telah meninggal dengan keadaan terbunuh....
"Sekarang kudengar prajurit kekaisaran sedang memburu komplotan pembunuh kaisar... maka berhati hatilah tuan tuan tambah pedagang...
dan setelah nya pedagang tersebut melanjuykan perjalanannya....
"An Er, tetap tenang lah... aku ada disampingmu..." ucap Shi ling menenangkan Long An...
"Aku bersumpah akan membalas kematian ayahku kaisar Long... apapun yang terjadi pembunuh itu akan menerima Hukuman Dari ku...." ucap Long An sembari mengeluarkan Aura kemarahan yang menyesakan nafas.....
Author note
Jangan lupa Like, Komen, Vote...
😇😇😇🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1