
Persiapan Selesai...
Setelah beberapa minggu, persiapanpun selesai dilakukan, undangan untuk keluarga bangsawan dan perwakilan kerajaa telah tersebar...
Waktu pernikahan yang telah ditentukan adalah 5 hari dari sekarang....
Masih 5 hari sebelum acara pernikahan namun ibukota sudah ramai dengan kedatang tamu dari seluruh pelosok negeri...
Long An menemui Xiao Rong....
" Rong er, apakah kamu baik saja... kenapa wajahmu cemberut...." tanya Long An...
"Hamba hanya bosan saja yang mulia, sudah beberapa minggu hamba tidak pernah keluar dari istana..." jawab Xiao Rong...
"Kalau begitu mari kita keluar jalan jalan, kudengar ibukota sudah ramai, karena banyak tamu yang sudah datang untuk menghadiri pernikahan kita...." ajak Long An
"apa tidak perlu minta ijin pada ayahku...?" tanya Xiao Rong...
"Jangan, kalau kita minta ijin pada ayahmu, pasti dia akan menyuruh beberapa pengawal untuk kita, merepotkan saja...." jawab Long An
"Kalau begitu ayo kita pergi, sebelum aku mati kebosanan..." ucap Xiao Rong
Long An hanya tersenyum... dan mengajak Xiao Rong ke depan ruangan, memegang pinggang Xiao Rong, dan membawanya terbang...
Disebuah Restoran yang cukup besar, nampak 5 orang sedang minum minuman arak, dan tertawa terbahak bahak..
"Pelayaaan... kemarilah sebentar layani kami berlima dulu...." teriak salah satu laki laki pada pelayan wanita yang ada di situ...
"Iya tuan, apa yang tuan perlukan..." tanya pelayan wanita tersebut...
"Kami hanya butuh kau melayani kami, menemani kami... akan kami berikan tip yang besar... ha ha aha...." tambah laki laki di sebelah nya
Lalu nampak laki laki itu menarik tangan pelayan wanita itu, bermaksud agar pelayan itu duduk dengan nya...
Namun tanpa sengaja tangan pelayan wanita itu melayang ke arah laki laki itu, seakan akan sedang menampar wajah laki laki tersebut...
Plaaaaak....!!
"Wanita kurang ajar.... berani kau ya melawan kami.... haaa haaa haaa ...." teriak salah satunya kalap...
Saat dia hendak membalas pelayan itu, tangannya sudah dalam posisi hendak meninju, pelayan itu nampak ketakutan....
Sesaat setelah tinju laki laki itu meluncur, tiba tiba tangan laki laki itu terpental, dan putus terlepas dari badannya...
Aaaaarrrggghhh...
Darah segar mengalir dibadan laki laki tersebut... dan tak lama kemudian dia jatuh pingsan, karena kehabisan darah...
__ADS_1
"Siapa kau, keluar, pengecut hanya berani sembunyi...." teriak pemimpin rombongan itu
Nampak seorang wanita bangun dari duduk nya, berjalan ke arah laki laki pemimpin rombongan itu....
wanita ini cantik, tinggi langsing, berpakaian serba merah, hidung proporsional, bibir yang sangat menggoda, rambut hitam panjang tergerai seolah tertiup angin ketia ia berjalan....
"Siapa kau wanita cantik, apa kau yang melakukan ini kepada temanku...???" nampak pemimpin rombongan itu berusaha sopan bertanya pada wanita itu....
"ya.. aku yang melakukannya...." jawab wanita itu singkat...
"kurang ajar... tapi akan aku maafkan, asal kan kamu temani kami sampai besok pagi... haa haa haa...." ajak laki laki itu
Plaaaakkk... wanita itu menampar mulut laki laki itu tiba tiba... sambil tersenyum simpul...
"Wanita b4ng5*t... apa kau tidak tahu siapa kami hah.... kami adalah perwakilan kota Nanyang untuk menghadiri undangan kaisar Long,....."
Terjadilah pertarungan 4 vs 1 yang nampak tidak adil, 1 wanita melawan 4 laki laki... tapi ternyata....
Sesaat setelah 4 orang maju hendak menyerang wanita itu... tiba tiba Aura wanita itu keluar dengan kuatnya, mereka berempat terdiam ditempat, seperti dipaku dilantai testoran...
"Si....si...siii..a..pa... kah.. ka..u se..be..nar..nya .?? tanya pemimpin rombongan itu...
tapi seberkas cahaya masuk dari jendela mengarah ke wanita itu,...
syuuuttt duar...
Wanita itu melompat menghindar, namun ledakan itu menyebabkan 4 orang laki laki tadi terpental....
"ehmmm, maafkan sikap anak buah saya nona... perkenalkan, saya adalah walikota kota Nanyang... Liu Li nama saya...." Liu Li mencoba memperkenalkan diri...
"Ohhh ternyata seorang walikota, pantas anak buahmu sangat arogan... nama ku Feng Huang... aku bukan siapa siapa...." jawab Feng Huang
"Tolong didik lagi anak buahmu agar bisa menghargai wanita... atau jangan jangan kau juga tidak bisa menghargai wanita....??" tambah Feng Huang...
Nampak Liu Li memerah menahan marah, lalu mengeluarkan aura mematikan dari tubuhnya...
Anak buahnya saja tidak bisa menahan aura otu, tapi Feng Huang hanya bersikap biasa sambil senyum senyum....
Sementara itu Long An dan Xiao Rong tengah berjalan bergandeng tangan di sekitar ibukota, menikmati keramaian ibukota....
Namun Long An dapat merasakan Aura menakutkan yangnia sendiri tidak mengenalnya..
Dengan segera ia memeluk pinggang Xiao Rong dan terbang menuju asal Aura tersebut...
Didalam restoran, Feng Huang masih menahan Aura dari Liu Li, Liu Li merasa kebingungan kenapa Feng Huang tidak merasakan efek apapun terhadap Aura nya...
Syyuuuuttt duar...
__ADS_1
Liu Li mengeluarkan cahaya merah dari jari telunjuknya yang mengarah kewajah Feng Huang...
Feng Huang memiringkan kepala menghindari serangan itu...
Total 4 kali serangan dari Liu Li... semuanya dapat dengan mudah dihindari oleh Feng Huang...
Saat serangn terhenti, karena Liu Li merasa sia sia saja... tiba tiba muncul melayang dari jemdela yang sama saat Liu Li datang, Long An dan Xiao Rong tiba dan berada disamping Feng Huang....
Feng Huang yang melihat Long An, segera berlutut dan menangkupkan tinju ketangan nya
"Selamat datang tuan, maafkan hamba, hamba hanya membela diri..." ucap Feng Huang yang tau kedatangan tuannya itu dikarenakan Aura yang dikeluarkan oleh Liu Li...
Long An hanya memandang Feng Huang, lalu mengalihkan pandangannya menuju Liu Li...
"Maaf tuan, atas apa yang Feng Huang Lakukan... bisakah kita melupakanya saja..." ucap Long An
"Apa kau bilang, melupakannya saja... kau lihatlah sendiri anak buahku itu...." jawab Liu Li sambil menunjuk anak buahnya yang pingsan dengan keadaan tangan terputus...
"Kalian harus bertanggung jawab atas semua ini..." tambah Liu Li
"Kau...." Feng Huang sangat geram, melihat tuannya diperlakukan seperti itu, saat Feng Huang siap untuk menyerang Liu Li, Long An menahannya untuk tidak menyerang...
"Baiklah, aku akan bertanggung jawab atas apa yang dilakukan Feng Huang.... apa dan berapa yang harus aku bayar untuk menggantinya...?? tanya Long An
"1000 koin emas untuk tangannya, 1000 koin emas lagi untuk keluarganya.... " jawab Liu Li singkat
Segera Long An mengeluarkan 2000 koin emas dari cincin dimensinya... semua yang melihat merasa terkejut, Long An dengan mudah mengeluarkan koin koin tersebut...
Tak kalah terkejut, Liu Li sampai terpaku melihat kejadian didepannya...
"Maaf tuan muda, kalau boleh tahu siapa nama tuan muda yang terhormat ini....??" tanya Liu Li lagi...
"Oh iya sampai lupa, aku belum memeperkenalkan diriku, namaku Long An, dan ini tunangan ku Xiao Rong...." Jawab Long An Santai
Mendengar nama Long An semua yang berada didalam restoran terkejut sampai jantung merka hampir terhenti...
Siapa yang tidak tahu nama Long An, Kaisar Long yang baru baru dinobatkan... dengan segera semua yang ada didalam restoran berlutut dan dengan serempak berkata...
"Panjaaang Umuuuur Kaisaaarrr...."
Dalam keadaan masih berlutut, hanya Liu Li yang masih berpikir kesialan apa yang dibawa anak buahnya ini....
"Maaf kan hamba yang terlalu buta Yang Mulia Kaisar, hamba sungguh tidak mengetahui keberadaan Yang mulia...." ucap Liu Li ketakutan
"Berilah hukuman atas kelancangan hamba yang mulia...." Tambah Liu Li...
"Bangunlah orang tua tak berguna, tuan ku sudah pergi dari tadi..." ucap Feng Huang
__ADS_1
Setelah Liu Li Bangkit berdiri, Feng Huang terbang mengikuti tuannya yang sudah pergi dari tadi....
"Tuung....." belum sempat selesai Liu Li berkata, Feng Huang telah terbang menghilang dari hadapanya....