
"Dengan ini aku mengucap sumpah untuk setia pada tuan yang sama dengan kalian..." ucap lei long didalam goa tempat ia mendapatkan pedang naga hijau
"Sabar dulu, tuan kami sedang melakukan pelatihan tertutup selama 1 tahun, jadi kau bisa melakukan kontrak darah dengan tuan jika tuan sudah keluar dari pelatihan tertutupnya.... " jawab Shizi..
"Baiklah.... " ucap Lei Long dengan sedikit kecewa
Didalam dimensi jiwa Long An...
Dia tengah melatih pukulan dan tendangan yang jurusnya dia dapat melalui ingatan raksasa hijau saat dia melepaskan segel ketiga...
Pukalan meteornya berkembang cukup menakutkan, sekarang bukan hanya pukulan meteor, tapi berubah menjadi Pukulan Hujan Meteor ..
Dia juga berlatih pukulan Gravitasi... yang artinya dia bisa mengendalikan gravitasi dalam radius tertentu, tergantung kekuatan yang ia miliki...
Tendanganpun tak lupa dia latih, yaitu tendangan Paku Bumi, jurus tendangan yang dilakukan dengan bersalto di udara dan mengarah kekepala lawan dengan menggunakan tumit kaki sebagai pusat serangan...
Long An menyadari kelemahan terbesarnya adalah gerakannya yang kurang cepat, karena tubuh 1000 bintang lebih menekankan kekuatan serangan dan pertahanan.
maka dia mencoba jurus yang diajarka guru tua dulu, yang membutuhkan kecepatan untuk mempelajarinya...
Jurus Pedang Petir Membelah Langit
Jurus pedang yang diawali setelah musuh merasa pusing terkena petir pedang, kemudian musuh dilempar kelangit... lalu Long An mengejar musuh dengan kecepatan petir, dengan melangkah diudara secara zig zag, menghadirkan kebingungan kepada musuh...
yang terakhir adalah menebas musuh dengan puluhan gelombang petir berbentuk bulan sabit...
Enam bulan di dunia nyata, tapi bagi Long An, dia sudah berlatih selama 6 tahun... kultivasi Long An telah menembus tingkat Dewa Tahap menengah....
Dimarkas Cabang manusia iblis dekat kota Nanyang...
Ketua markas cabang disini adalah cai Lim... dia sendiri merasa kesal karena hampir seluruh usahanya digagalkan oleh prajurit kekaisaran...
Setiap manusia iblis bawahannya membawa tangkapan dari warga desa, hanya sedikit yang berhasil sampai di markas,...
"Kalian berdua ikutlah denganku, kita akan membuat perhitungan dengan para tikus tikus kekaisaran itu..." ucap Cai Lim pada dua pengawalnya,
Kultivasi Cai Lim sendiri sudah menembus tingkat Dewa tahap awal... sedangkan dua pengawalnya baru menembus tingkat pendekar tahap menengah dan akhir...
Sementara itu, setelah mendapatkan pedang naga hijau, Lei Long mengikuti Shizi dan Feng Huang kembali ke ibukota...
Selama perjalanan mereka saling bertukar cerita... setiap bertemu dengan manusia, Lei Long langsung bersembunyi, karena Shizi memperbolehkan Lei Long ikut ke ibukota dengan syarat, tidak boleh menampakan wujud siluman pada manusia kecuali terpaksa...
Kota Nanyang...
Siang berganti malam... pasukan kekaisaran yang tengah berjaga merasakan kantuk yang luar biasa...
Ternyata itu adalah efek dari ramuan hitam yang sengaja disebar oleh Cai Lim dan antek anteknya..
Namun pimpinan pasukan kekaisaran dikota Nanyang Tae Cun, merasakan ketidakberesan suasana saat ini... karena suasana saat ini nampak terlalu tenang, dan bahkan cenderung menakutkan...
Tak begitu lama terdengar suara ledakan, yang setelah dilihat, bersumber dari menara pengintai pasukan di gerbang kota...
__ADS_1
Duaaaarrr Duaaaarrrr...
"Seraaaannnggg... " teriak para pemimpin manusia iblis...
trang truang.. ting tang...
Bunyi pedang dan tameng saling beradu... karena dalam keadaan teracuni bubuk hitam, maka pasukan kekaisaran dengan cepat berhasil didesak mundur oleh pasukan manusia iblis...
"Huaaaaarggghhhh..." geram para manusia iblis...
"Jurus rahasia seribu jarum...." teriak Tae cun, sambil memimpin sisa pasukan nya...
Seketika, ratusan manusia iblis tumbang di medan pertempuran... sisa manusia iblis itu mundur karena ketakutan...
"Siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini hah.... siapapun itu pasti akan kuhukum.." ucap Tae cun dengan lantang...
"Haa ha haaa... Kultivator tingkat kaisar, berani sekali kau sombong didepanku... " balas cai lim..
"Malam ini adalah malam yang indah untuk membunuh kalian para anjing ibukota..." tambah cai Lim
"Serang dia...." perintah Cai Lim pada dua pengawalnya...
"Siap laksanakan..." jawab keduanya singkat
Tae cun sudah siap dengan mereka berdua, terbukti setelah kedua pengawal sampai dihadapannya, Tae cun langsung menyerang keduanya...
Tae cun mengibaskan tangannya, dan dari ujung ujung jari Tae Cun keluar beberapa jarum tajam mengarah kekedua pengawal tersebut...
Namun ternyata serangan Tae Cun dapat ditangkis oleh mereka.... malah keduanya sempat membalas serangan Tae cun, dengan sabetan pedang mereka secara vertikal dari atas kebawah...
Hingga nampaknya Tae Cun yang hanya seorang diri, kehabisan stamina...
Ketika Kedua pengawal mengetahuinya, maka keduanya tidak menyia-nyikan kesempatan itu, dengan segera melesat kehadapan Tae cun dan menebasnya...
Tae cun hanya berusaha menangkisnya... iapun terpental puluhan meter terkena dampak tebasan pedang kedua pengawal...
"Kini saatnya kau bertemu dengan penciptamu... sampai berjumpa lagi di neraka... Ucap salah satu pengawal
Kedua pengawal itu langsung memusatkan energi pada pedangnya, sampai pedang itu menyala terang, lalu menebaskanya kearah Tae Cun...
Wussssttttt Boooommmm
Wajah kedua pengawal Cai Lim terlihat puas dengan ledakan kuat yang terjadi dihadapan mereka, merekapun yakin bahwa Tae Cun telah tewas....
Samar samar asap dan debu berangsur angsur menghilang, namun sosok Tae Cun masih berdiri tegap, hanya terlihat lingkaran energi yang menyelimutinya...
Kedua pengawal merasa terkejut saat tadi mereka yakin telah membuat Tae Cun tewas....
Cai Lim pun tak kalah terkejutnya... dia tak percaya kalau Tae Cun masih memiliki sisa kekuatan yang bisa memblokir serangan kedua pengawalnya tersebut...
"Haaaa haaaa... ha ha ha.... dasar pengecut beraninya main keroyokan...." Ucap Shizi sambil mendarat bersama Feng Huang didekat Tae Cun..
__ADS_1
Ternyata, saat mereka melewati kota Nanyang saat dalam perjalanan pulang ke ibukota, Shizi dan kedua rekannya merasakan aura pertempuran... mereka memutuskan untuk melihatnya sebentar...
Namun saat dia melihat banyak manusia iblis, dia memutuskan untuk ikut membantu untuk memusnahkan manusia iblis tersebut...
"Siapa kau hah...? berani sekali kau mencampuri yang bukan urusanmu..." ucap Cai Lim geram
"Kau bilang bukan urusan kami... Segala sesuatu yang menyangkut kekaisaran Long adalah urusan kami... ha ha haaa..." jawab Shizi sambil tertawa...
"Kami adalah para pengawal pribadi Kaisar Long... ingatlah nama kami, Aku Shizi... dan dia adik keduaku, Feng Huang... " Lanjut Shizi...
Dan tiba tiba muncul juga dihadapan mereka sesekor naga besar sepanjang 50 Meter, membuat Cai Lim dan kedua pengawalnya mundur beberapa langkah....
"Jangan lupakan aku kakak pertama... aku Lei Long, berani kau berurusan dengan kakak pertama maka kau harus berurusan juga denganku..." Ucap Lei Long sambil mengibaskan ekornya...
"Aku tak peduli dengan apa yang kalian katakan... cepat serang mereka..." perintah Cai Lim...
Kedua pengawal Cai Lim mencoba menebas Lei Long, namun sebelum mereka sempat menebasnya, dia menyemburkan lebih dahulu, gumpalan asap berwarna hijau...
Seketika, dua pengawal Cai Lim tewas mengenaskan, karena terkena racun oleh asap Lei Long, yang mana telah menyerap kekuatan pedang naga hijau yang sangat beracun...
Cai Lim sangat terkejut melihat kejadian didepan matanya itu... dia sangat yakin tidak akan mampu menghadapi ketiga musuh yang baru datang itu...
Cai Lim pun berencana untuk melarikan diri...
Namun baru saja dia hendak terbang melarikan diri, tiba tiba petir telah menyambar dirinya...
Cai Lim pun tidak bisa bergerak karena sambaran petir dari Raja Siluman Naga Petir alias Lei Long...
Nampaknya Lei Long berusaha mendapatkan pengakuan dari Shizi...
"Lei Long... Cukup... bersembunyilah lagi" perintah Shizi...
Dengan mata melotot kearah Cai Lim dia mendengus kesal.. "Kalau kakak pertama tak menahanku, pasti kau sudah kumakan..." ucap Lei Long
Setelah Lei Long menghilang, Shizi dan Feng Huang maju mendekati Cai Lim yang masih belum bisa bergerak karena efek petir tadi..
"Sekarang katakan padaku, ada berapa tawanan didalam markasmu sekarang ini..." Tanya shizi pada Cai Lim...
"Kurang lebih 80 orang manusia dan 25 siluman..." jawab Cai Lim ketakutan...
"Kakak, kita harus menyelamatkan mereka... " ucap Feng Huang..
namun diam diam Cai Lim sudah merasakan dirinya telah kembali normal... "kalau aku harus mati disini, setidaknya akan kubawa salah satu dari kalian menemaniku keneraka..." ucap Cai Lim sambil menembakan senjata rahasia berupa jarum beracun...
"Awaaaaasssss kakakk...." teriak Feng Huang dengan gerakan mendorong Shizi yang sempat lengah menghindari senjata rahasia Cai Lim..
Namun Feng Huang sempat membalas dengan melempar bulu api Phoenix nya, tepat mengenai dahi Cai Lim, yang membuat Cai Lim tewas di tempat...
"Kakak, kau tidak apa apa?" tanya Feng Huang
Uhuuukkkss... darah segar mengalir mengalir dari mulut Feng Huang..
__ADS_1
"Aku tidak apa apa, harusnya kau lebih menghawatirkan dirimu sendiri... kau telah terkena jarum beracun,...jangan banyak bergerak..." ucap Shizi...
"uhukk uhuks.. iya kakak pertama..." jawab Feng Huang...