
Dipinggiran hutan kabut darah, tempat dulu Long An berlatih pada saat masih kecil... ada sebuah desa, namanya desa Shin ***, desa itu terletak di perbatasan kekaisaran Long dan kekaisaran Tang...
Batas kedua kekaisaran terletak jauh didalam hutan, yang konon didalamnya terdapat beberapa raja siluman yg berkuasa....
"Kenapa hari ini nampak tenang, sunyi,dan senyap sekali yah, sangat tidak bisanya...." ucap seorang warga
"iya benar, bukan nya bikin nyaman, suasana ini malah membuatku takut..." balas teman deisebelahnya
"Sudahlah mungkin ini, hanya perasaanmu saja..." jawab warga tadi...
Tooooloooonngggg.... toloooongg...
tiba tiba terdengar suara minta tolong dari salah satu rumah warga...
"Siapa kamu,.... mau apa kamu....." tanya warga ketakutan,... melihat 10 orang berpakaian serba hitam, dengan mata menyala merah...
10 orang berpakaian hitam tersebut hanya diam saja, tanpa menghiraukan warga yang melawan dengan cara melempari mereka dengan batu,
Seolah mereka sudah mati rasa, tubuh mereka masih tetap mengalirkan darah segar karena batu yang dilempar warga banyak yang menenai mereka.... tapi mereka mengacuhkan semua luka ditubuh mereka...
Dan mereka tetap maju tanpa takut apapun, mereka menculik para Wanita didesa itu....
setelah mendapat apa yang mereka inginkan, mereka berjalan meninggalkan desa, dan masuk menuju kedalam hutan...
Tentu saja para warga berhenti mengejar tepat di pinggir hutan, karena takut akan bertemu para siluman penghuni hutan kabut darah...
Beberapa hari kemudian orang orang berpakaian hitam datang lagi di desa Shin ***, mereka menculik para wanita lagi... kali ini juga 10 wanita telah hilang....
"ini tak bisa di biarkan, kami terlalu takut pada mereka... aku akan coba melawan mereka.." ucap seorang warga..
Saat ia mencoba menyerangnya dengan pedang, tiba tiba malah dia yang terbanting kebelakang menabrak rumah warga, dengan sebuah belati tertancap di dahinya.....
sedang warga yang lain kebingungan, tanpa menyentuh dan tersentuh tapi dia bisa terbanting kebelakang, bahkan berakhir dengan kematian...
Sejak itu tidak ada yang berani melawan, ketika mereka datang dan menculik para wanita, mereka hanya bisa diam menahan amarah...
"Aku harus melaporkanya pada pihak kekaisaran, pihak kekaisaran harus tau nestapa warganya..." ucap kepala desa...
Saat malam tiba, kepala desa dan beberapa orang berangkat menuju ibu kota, dengan menaiki kuda mereka bisa sampai sekitar 10 hari tanpa halangan....
Didalam Istana, beberapa hari setelah acara pernikahan...
"An er, mereka sudah mulai bergerak... mereka bergerak dengan cara menculik para wanita di desa desa...." ucap Wan Dan pada Long An..
"aku takut kalau mereka sampai berhasil dengan apa yang mereka rencanakan, bahkan dirikupun akan sulit melawan nya...." tambah Wan Dan
"Terus, apa yang harus kita lakukan Guru tua...?
aku tak mau para penduduk mengalami bencana seperti ini..." jawab Long An
"Hawa keberadaan mereka yang terkuat ada di pinggir hutan kabut darah.... " jelas Wan Dan
"Kau bisa memberi perintah pada Shizi atau Feng Huang menyelidikinya kesana.... sementara itu kau berlatihlah didalam dimensi jiwamu" tambah Wan Dan...
__ADS_1
Dimensi jiwa Long An berbeda dengan orang lain, karena tubuh 1000 bintang memang sangat unik... waktu didalam dimensi jiwa Long An hampir sama dengan cincin dimensi...
Kalau didalam cincin dimensi waktu benar benar terhenti, jadi apapun yang tersimpan di cincin dimensi tidak akan rusak ataupun berkurang...
Lain halnya dengan dimensi jiwa milik Long An, waktu didalamnya berputar dengan amat sangat lambat.. 10 tahun di dalam dimensi jiwa, sama dengan 1 tahun didunia nyata....
"Baiklah Guru, tapi sebelum aku memulai latihan aku akan menemui perdana menteri untuk memandatkan wewenang mengatur pemerintahan selama aku pergi berlatih dalam dimensi jiwaku..." ucap Long An..
"Shizi, Feng Huang ,... kemarilah dulu...." Panggil Long An melalui telepati...
Syyyuuuttt...
Tak lama kemudian Shizi dan Feng Huang mucul di hadapan Lonh An..
"Berikan perintah tuan, hamba siap melaksanakan tugas dari Tuan Kaisar...." ucap Shizi dengan berlutut...
"Kalian berdua pergilah kearah selatan, kesebuah desa dipinggir Hutan Kabut Darah... lakukan apa yang harus kalian lakukan...." perintah Long An
"Siap Laksanakan tuan... " jawab mereka berdua kompak....
Sementara itu didalam istana nampak perdana menteri Wang tengah berbincang dengan jenderal besar Hu Bei...
"Tuan Wang, aku dengar dari beberapa prajuritku, bahwa telah terjadi bencana penculikan dibeberapa daerah, yang hanya menyasar pada kaum wanita saja.... apa Tuan Wang pernah mendengarnya....??? " tanya Jenderal Hu Bei...
"Iya, aku pernah mendengarnya juga, saat ada kesempatan akan kulaporkan pada yang mulia kaisar..." Jawab Perdana menteri Wang
tiba tiba datang seorang penjaga istana menemui mereka berdua...
"maaf perdana menteri, anda ditunggu yang mulia kaisar didalam Aula istana....sekarang juga..." lapor penjaga tersebut...
"Baik tuan wang, aku akan menemanimu menghadap Kaisar...." jawab Hu Bei
Didalam Aula telah menunggu kaisar Long An di tahta Kaisar nya....
"Panjang Umur Kaisar...." Wang Yun dan Hu Bei memuji kaisar seraya berlutut..
"Bangunlah perdana menteri dan jenderal Hu, mari mendekat, ada urusan yang akan kuberitahu pada kalian..." ucap Long An
"Sebentar lagi, Aku akan melakukan pelatihan tertutup selama 1 tahun, maka kuserahkan urusan pemerintahan kepada kalian berdua..." tambah Long An
"Siap laksanakan yang mulia, eemmm tapi sebenarnya ada hal yang mau kami laporkan..." ucap Wang Yun
"Apa itu....?" tanya Long An..
"Kalau hal itu biar jenderal Hu yang akan menjelaskanya... silakan jenderal Hu..." ucap Wang Yun
"Begini yang mulia, hamba mendengar dari prajurit prajurit hamba, bahwa akhir akhir ini diberbagai daerah telah terjadi bencana penculikan, yang hanya menyasar kaum hawa..."
"Hamba mohon perintahkan hamba untuk menyelesaikan masalah ini...." pinta Jenderal Hu
"Aku juga telah mendengarnya juga, untuk daerah yang paling rawan adalah sebuah desa dipinggiran Hutan Kabut Darah... "
"Dan untuk itu aku telah mengirim Shizi dan Feng Huang untuk menyelidikinya..."
__ADS_1
"Tapi untuk daerah daerah yang lain, nanti jenderal Hu dan Perdana menteri Wang, bisa mengatur pasukan untuk menyelidikinya, agar bisa mengambil tindakan yang diperlukan..." ucap Long An
"Aku tak menyangka, Kaisar telah mendapatkan informasi itu lebih dulu, dan telah mengambil langkah penanggulangan masalah tersebut dengan cepat...." ucap Jenderal Hu dalam hati
"Di usia yang masih muda, dia mampu dengan cepat mengambil keputusan, ditambah lagi dengan kekuatannya yang besar, bukan tidak mungkin dia akan menjadi pemimpin di seluruh daratan ini...." tambah Jenderal Hu dalam hatinya..
Setelah mendapatkan titah jelas oleh kaisar, mereka segera bergerak...
Di sebuah pohon yang menjulang tinggi, dipinghir hutan kabut darah, nampak dua sosok manusia berjubah hitam, bermata tajam sedang mengawasi ke arah hutan..
Mereka adalah Shizi dan Feng Huang...
Aaaarrrrggghhhhh
Tampak segerombolan manusia berpakaian hitam dan bermata merah menyala, sedang membawa tangkapan berupa banyak wanita dar dalam desa, sembari mengeluarkan suara seperti binatang buas...
"Kakak pertama, lihat itu, nampaknya manusia manusia itu telah dirasuki iblis semua, mereka tidak akan bisa kita ajak bicara...." Ucap Feng Huang..
"Iya, tapi kita tidak bisa hanya berdiam diri disini, melihat kejadian ini....." jawab Shizi
Setelah selesai dengan kata katanya, Shizi melompat turun dari pohon, dan mendarat didepan gerombolan itu...
Feng Huang masih tetap diatas pohon mengawasi situasi Shizi dan keadaan sekitar..
"Serahkan para wanita itu, atau aku akan menghancurkan kalian...." ucap Shizi
"HuaaAaaaarrrgghhhh" hanya suara itu yang dikeluarkan gerombolan itu..
"Baiklah kalau kalian memaksa....." tambah Shizi..
Syut syuuut syuuuttt...
Seketika Shizi berhasil merebut wanita tawanan itu dari tangan mereka... setelah mengamankan para tawanan, Shizi kembali menghadapi gerombolan tersebut yang nampak bingung dan marah melihat tawanannya lenyap dari tangan mereka...
Gerombolah itu marah dan hendak menyerang Shizi... Namun sesaat sebelum mereka menyerang Shizi menyilangkan tangan di depan wajahnya dan mengayunkan kebawah...
Jurus Cakar Singa....
Muncul 3 garis cahaya menyerong kekanan dan 3 garis menyerong kekiri, membentuk tanda silang dan mengarah tepat kearah gerombolan itu...
Seketika gerombolan manusia iblis, tercabik cabik tanpa ada yang selamat satupun...
Setelah menyelesaikan jurusnya dan melihat musuh sudah tak bernyawa, Shizi berniat untuk kembali mendatangi tawanan yang telah dia selamatkan...
Namun baru saja dia berbalik badan, muncul suara benda tajam terbang membelah angin...
Wuuuuussstttt
Shizi nampak terkejut dan kesusahan untuk menghindar.....
Author note...::::;:
Seperti biasa mohon dukunganya teman² sekalian, like, komen , vote juga jangan lupa...
__ADS_1
mungkin selanjutnya updatenya hanya bisa 1 bab 1 hari, karena kesibukan penulis, tapi kalau ada waktu lebih pasti akan update lebih dari 1 bab... terima kasih telah sangat menghargai karya penulis yang pertama....