
Di dalam Sekte Teratai Es...
Suasana berkabung cukup jelas terlihat... walaupun mereka memenangkan pertempuran, tapi mereka kehilangan sosok yang sangat penting...
Yaitu Shi Ling, calon istri pangeran Long An... Setelah upacara pemakaman selesai, Long An maju keatas panggung...
"Setelah upacara pemakaman ini, aku harapkan kita bisa melanjutkan hidup kita dengan normal..."
"Aku akan berada diruangan ku selama 1 bulan untuk bermeditasi, jika ada perlu kepadaku kalian bisa berbicara dengan Shizi... dia akan selalu berada di depan ruanganku...." pesan Long An
Semua yang hadir menganggukan kepala tanda mengerti...
Segera setelah nya Long An memasuki ruangan untuk bermeditasi memulihkan tenaga nya...
dan sebelum dia bermeditasi, Long An mengeluarkan Feng Huang dari dalam dimensi jiwa nya...
"Terimalah Pil penambah Qi ini... dan berkultivasilah, agar kau bisa mendapat wujud manusia seperti Shizi...." ucap Long An
"Terima Kasih tuan... ini adalah pil penambah Qi tingkat akhir yang sangat langka, aku akan memanfaatkanya dengan sangat baik..." jawab Feng Huang
Setelah nya mereka bersama sama bermeditasi di dalam ruangan itu...
Nampak diluar, ketua Xiao Yan dan 2 ketua sekte tengah berbincang... Lalu nampak Shizi datang bergabung dengan mereka...
"Tuan berpesan kepadaku... untuk Ketua Tang Bo dan Ketua Wan Ang, silakan anda kembali ke Sekte masing masing....."
"Pulihkan tenaga anda masing masing, dan 1 bulan dari sekarang datanglah kembali kesini, untuk kemudian bersama sama menuju Ibu kota..." jelas Shizi..
"eemmm ada maksud apa Pangeran mengundang kami untuk pergi ke ibukota ...??" Tang Wan Ang...
"Apa kalian tidak tau... 1 bulan dari sekarang Tuanku akan dinobatkan menjadi kaisar kekaisaran Long... " jawab Shizi...
"Apa betul itu... haa haa haaa.... akan kupastikan aku hadir sebelum pangeran menyelesaikan meditasinya.... " ucap Tang Bo
"Begitu pun aku, aku hanya akan kembali selama 1 minggu dan akan kembali lagi kesini..." Tambah Wan Ang yang tidak bisa menutupi kegembiraanya...
"Baiklah kami pergi dlu...." ucap Tang Bo dan Wan Ang...
Tidak seperti Tang Bo dan Wan Ang yang terlihat sangat gembira... ketua Xiao Yan nampak masih bersedih atas kematian anak angkatnya...
"Ketua Xiao, kenapa anda masih terlihat bersedih..." Tanya Shizi...
"Aku memang bersedih atas kematian Shi Ling...
Tapi yang paling membuatku bersedih adalah sikap Xiao rong...."
"Saat dia mendengar kabar meninggalnya Shi Ling, dia bahkan tidak pernah keluar kamar..."
"Dia masih mengurung diri sampai sekarang karena kesedihan kehilangan saudari angkatnya..." ucap Xiao yan sembari menghela nafas...
"Aku minta maaf ketua Xiao... aku tidak mengetahui kematian Shi Ling akan membuat efek yang luar biasa hebatnya..." kata Shizi sambil menggelengkan kepalanya...
"Tidak apa apa, selama Xiao Rong masih mau makan walaupun hanya sedikit, untuk menjaga kesehatanya, aku hanya akan memantaunya saja... "
"Baiklah aku akan melihat keadaan putriku dulu... aku pamit...." ucap Xiao Yan sembari pergi meninggalkan Shizi....
"Silakan,... aku juga akan kembali berjaga di depan ruangan tuanku..." balas Shizi seraya pergi juga...
Sementara itu di dalam Sekte Kapak Hitam....
"penjaga... sampaikan pesanku kepada para ketua sekte hitam besar... untuk memenuhi undangan ku....." perintah Yu Sing kepada penjaga Sektenya
__ADS_1
"Baik Ketua...." jawab penjaga sekte singkat
Segera para penjaga bergerak untuk menyampaiakan undangan dari ketua sekte nya...
penjaga pengantar pesan menjadi 3 kelompok...
pengantar pesan ke Sekte Lembah Tengkorak
Pengantar pesan ke Sekte Rantai Kematian
Pengantar pesan ke sekte hitam kecil lainnya..
Sementara itu didalam sekte kapak hitam, nampak Li Bing yang melarikan diri dari istana telah disambut oleh Yu Sing...
"apakah kamu baik baik saja Lu Bing, kulihat kau selalu memegangi dadamu...." Tanya Yu Sing..
"Dasar kultivasiku hancur, titik meridian tubuhku hancur... aku sudah tidak berguna..." ucap Lu Bing Sedih...
"hmmmm... untuk saat ini aku tak bisa membantumu... tapi setelah kedua ketua sekte hitam besar datang mungkin kami masih bisa membantu mu..." jelas Yu Sing
"Bagaimana bisa, sudah tidak ada yang bisa diharapkan pada diriku yang hancur ini..." lanjut Lu Bing
"Apa kamu pernah mendengar kekuatan Raja Iblis... Kami bisa mengajari ritual untuk mendapatkan kekuatan tersebut..."
"Tapi ada harga yang harus kau bayar untuk mendapat kekuatan tersebut..." ucap Yu Sing
"Apa dan berapa yang harus aku bayar untuk mendapatkan kekuatan itu..." tanya Lu Bing
"Maka akhirnya kau menjadi setengah iblis karena jiwa dan nuranimu sudah kau gadaikan untuk nya..."
"Dan yang terakhir adalah jika nanti kau mati, tubuhmu akan menjadi milik raja iblis, sehingga raja iblis akan bangkit melalui tubuh mu..." Yu Sing menjelaskan keadaan dengan cermat...
"Aku sudah tak peduli lagi dengan tubuhku, aku hanya berharap agar bisa membalas dendam pada Long An...." Jawab Lu Bing dengan yakin...
Di dalam Sekte Teratai Es...
Sudah 1 bulan sejak Long An bermeditasi didalam ruangan bersama Feng Huang...
Untuk pertama kalinya sejak dia berkultivasi, dia membuka matanya... dia melihat sekeliling, dia agak terkejut ternyata ada sosok wanita cantik dengan tubuh yang sempurna, putih, dan memakai pakaian serba merah...
Sedikit beranjak dari tempatnya, Long an mencoba mengamati wanita tersebut... setelahnya dia berdiri hendak keluar ruangan untuk menemui Shizi...
Namun baru saja dia hendak membuka pintu ruangan, terdengar suara wanita memanggil...
"Oh tuan sudah bangun... tuan mau kemana...?"
Tanya wanita itu yang tak lain adalah Feng Huang
"Kau... ?? Feng Huang....?" Tanya Long An...?
"Benar Tuan... selama ini dalam wujud siluman suara ku memang mirip suara laki laki, jadi tidak ada yang mengetahui kalau aku adalah seorang wanita... " jelas Feng Huang...
"Baiklah, sudah 1 bulan sejak kita bermeditasi... aku akan melihat kesiapan mereka untuk penobatan ku menjadi kaisar..." ucap Long An..
"Baik tuan..." Feng Huang segera bangkit dan menyusul tuanya pergi keluar ruangan....
Di dalam Aula Sekte tengah berkumpul para ketua aliansi sekte putih, dan para tetua sekte mereka masing masing...
__ADS_1
Tiba tiba pintu Aula terbuka dan terlihat 3 sosok beraura tajam...
Mereka nampak terkejut, tapi bukan karena kehadiran Long An dan Shizi.. Namun mereka terkejut karena mereka belum tau siapa wanita di samping Long An...
Mereka sempat berfikir bahwa wanita itu adalah pengganti Shi Ling...
tapi akhirnya mereka mengerti bahwa wanita itu adalah feng huang dalam wujud manusia...
"Bagaimana kesiapan kalian, apakah kita sudah bisa berangkat sekarang...?" Tanya Long An..
"eeehh maaf Pangeran... ada sedikit permintaan hamba..." ucap Xiao yan...
"Apa itu...." tanya Long An...
"Bisakah pangeran menghibur sedikit kepada anakku Xiao Rong... karena sejak 1 bulan yang lalu dia belum keluar kamar..."
"Dia sangat terpukul atas kematian saudari angkatnya itu..." tambah Xiao yan....
"Baik akan kucoba dulu.... sementara itu persiapkan diri kalian, kita akan berangkat segera" tegas Long An
"Terima kasih pangeran...." Jawab Xiao Yan
Didepan kamar Xiao Rong, Long An mencoba mengetuk pintu dan memanggil Xiao Rong...
"Xiao Rong... bisakah kamu keluar dulu, ada yang harus aku sampaikan padamu..." ucap Long An...
"Pergilah,... aku tidak ingin menemui siapapun juga...." balas Xiao Rong
"Baiklah aku akan pergi, akan tetapi berarti kau tak akan mengetahui apa pesan terakhir Shi Ling Untuk mu...." bujuk Long An
"Tungguuuuu....." jawab Xiao rong cepat....
Setelah membuka pintu, Long An agak terkejut dengan sosok Xiao rong yang dulu seperti bidadari cantik... namun sekarang kurus berkulit pucat, nampak seperti manusia yang tak punya gairah untuk hidup....
"Xiao Rong... kauuu....,???" kata kata Long An terputus tak sanggup lagi berkata...
"Tak usah kau pikirkan diriku... sekarang katakan apa pesan terakhir saudari Ling er...?? Tanya Xiao rong cepat...
Long An sempat bingung harus berkata apa, karena memang Shi Ling tidak berpesan apa apa padanya ....
"Bodoh... bodoh sekali aku ini... terpaksa aku harus berbohong... maaf kan ku Shi Ling..." Ucap Long An dalam hati..
"eemm jadi begini... sebelum Shi Ling menghembuskan nafas terakhir dia sempat berkata, bahwa setelah kepergianya kamu tidak boleh bersedih... jalani hidup agar lebih bermakna...."
"Dia juga berkata tak perlu menyalahkan siapa siapa, karena kematiannya adalah takdir dari yang maha kuasa...."
"Dan yang terakhir ini aku agak berat mengatakannya padamu...." kata kata Long An terhenti setelah melihat Xiao Rong kembali menitikan air mata...
"Tolong lanjutkan saja, aku akan menerima apapun itu, karena itu adalah permintaan terakhir saudariku...." ucap Xiao Rong...
"Baiklah akan kukatakan, yang terakhir dia katakan adalah... agar kamu... eee ... eeee... menggantikan dia untuk bersanding denganku di pelaminan...." setelah kata katanya itu Long An tertunduk malu karena memanfaatkan kesedihan Xiao Rong untuk kepentingan nya sendiri....
"Tapi... aa..ku... ka..mu ... pe.lami.. nan..., " kata kata Xiao Rong terhenti di tengah dia terduduk di kursi karena syok mendengar pesan terakhir saudari nya itu...
"Apakah kamu menerima semua pesan terakhir saudarimu itu...?" Tanya Long An..
Xiao Rong hanya mengangguk pelan..
"Kalau begitu kamu tidak boleh mengurung diri lagi dalam kamar, jalani hidup seperti biasa, makan seperti biasa, karena aku tidak mau para tamu pernikahanku melihat istriku yang nampak seperti mayat hidup...." tambah Long An sedikit terkekeh...
Xiao rong hanya melihat kearah Long An, dan memandangi keadan dirinya yang seperti mayat hidup... lalu Xiao Rong mengangguk kembali....
__ADS_1