Pangeran 1000 Bintang

Pangeran 1000 Bintang
29. Paviliun Tiga Menara


__ADS_3

Malam harinya, ketiga kontrak Kaisar Long sampai dikota Sanyang, mengingat tingkat kultivasi mereka, akan sangat mudah menempuh perjalanan dengan cara terbang..


Setelah mendapatkan penginapan, merekapun langsung masuk kekamar masing masing, alih alih tidur, tapi malah mereka beristirahat sambil berkultivasi...


Setelah mendengar penjelasan Long An tentang kebangkitan Tubuh Raja Iblis, mereka pun sangat terkejut, hingga mereka memutuskan ingin segera lebih kuat dalam waktu dekat...


Diantara ketiganya Shizi lah dengan tingkat kultivasi paling tinggi, walaupun perbedaan jarak kultivasi mereka tidak jauh...


Shizi ditingkat Anak Abadi tahap akhir, Feng Huang tahap menengah, Lei Long tahap awal...


Pagi harinya, mereka meninggalkan penginapan menuju tempat pelelangan...


Paviliun Tiga Menara....


Tempat pelelangan dikota Sanyang ini disebut sebut adalah tempat pelelangan terbesar di kekaisaran Long, bahkan dengan yang ada di ibukota...


"kakak pertama, apakah persiapan koin kita sudah bisa untuk bertanding dipelelangan kali ini....?" Tanya Lei Long..


"Aku berfikir tidak untuk mengikuti lelang, aku hanya tinggal menunjukan lencana giok pengawal pribadi kaisar dan memintanya..." jawab Shizi..


Sesuai karakternya, Shizi nampak tidak mau berbasa basi, apalagi kalau sudah mengenai tugas dari Tuannya...


"Sungguh tak berperasaan... Mereka juga pasti mendapatkan barang yang akan dilelang disini, dengan cara membeli atau barter..." ucap Lei Long


"Apa kakak pertama mau dicap sebagai perampas harta orang lain, walaupun dengan dalih untuk kepentingan kekaisaran..." tambah Lei Long..


"Ccihh.. lalu apakah kau punya rencana kali ini...?" tanya Shizi...


"Aku punya banyak inti energi siluman yang bisa ditukar dengan koin emas, kalau kakak kedua dan pertama punya, mari kita kumpulkan untuk melihat berapa kekuatan finansial kita...." ucap Lei Long...


Setelah mereka mengumpulkan masing masing dari cincin dimensinya, akhirnya terkumpul hampir 10 ribu inti energi siluman berbagai tingkat...


Lei Long membawa inti energi tersebut pada meja resepsionis.... sementara Shizi dan Feng Huang menunggu di meja tamu


"Permisi, selamat pagi nona, apakah nona bisa membantuku...?" Tanya Lei Long dimeja resepsionis...


Sempat terpana akan kehadiran Lei Long yang memang banyak menarik minat kaum hawa, wanita dimeja resepsionis akhirnya menjawab dengan sedikit gagap... "eh.. anu.. apa yang bisa saya bantu tuan...?"


"Bisakah aku bertemu dengan pemilik paviliun ini..." tanya Lei Long kembali..


"Maaf sebelumnya, ada keperluan apa tuan mencari pemilik paviliun ini...??" pelayan wanita itu malah balik tanya pada Lei Long..


"ee..e aku ingin menukarkan 10 ribu inti energi siluman ini...." jawab Lei Long sambil menunjuk ke arah cincin dimensinya...


"Aapa...? 10 ribu inti energi...,??" nampak pelayan tersebut tidak percaya...


"Tunggu sebentar akan kupanggilkan Nona besar kemari...." Lanjut pelayan tersebut..

__ADS_1


Tak lama kemudian datanglah seorang wanita muda dengan rentang umur 20 - 25 tahun, yang sangat anggun dengan pakaian serba putih keperakan, dan menggunakan cadar, serta kipas lipat yang selalu dia pegang...


"Selamat datang Tuan, selamat datang di paviliun kami, perkenalkan nama saya Yin Hu, apa yang bisa saya bantu hari ini...?" salam Yin Hu


"Siluman....!!!,..." gumam Lei Long dalam hati...


Lei Long langsung mengetahui kalau pemilik paviliun adalah seekor siluman dengan wujud manusia...


Namun Lei Long berusaha bersikap wajar... dia takut tidak mengetahui latar belakang dan kultivasi wanita tersebut...


"Eee.. ee... maaf nona, perkenalkan juga namaku Lei Long, aku ingin menukar 10 ribu inti energi siluman ini..." Ucap Lei Long sambio menyerahkan cincin dimensinya pada Yin Hu


"Ingun kau tukarkan dengan apa inti energi ini Tuan Lei....?" tanya Yin Hu


"Mustika Kura kura besi...." jawab Lei Long mantap


"eeemmmm, aku khawatir inti energi ini masih kurang untuk ditukarkan dengan mustika tersebut tuan...." balas Yin Hu coba menawar...


"Kalau dengan ini masih kurang kah....?" ucap Shizi tiba tiba dari arah belakang Lei Long, sambil menunjukan lencana giok pengawal pribadi kaisar...


Rupanya Shizi sudah tak sabar menunggu Lei Long...


Melihat Lencana giok itu, Yin Hu sempat terkejut, dan mengajak mereka bertiga masuk keruangan VIP didalam paviliun..


"Maafkan saya tuan tuan dan nona, saya tidak tau kalau kalian adalah Pengawal pribadi kaisar... tapi kenapa pengawal pribadi kaisar__" Yin Hu tak berani meneruskan ucapannya... takut menyinggung mereka bertiga..


Rupanya mereka sudah saling merasakan Aura siluman mereka masing masing semenjak tadi...


"Kami adalah kontrak dari Kaisar Long, dan sekaligus pengawal pribadinya..." Ucap Lei Long..


"Masalah ini mudah saja... saya bisa memberikan mustikanya sekarang juga, tapi izinkan saya menjamu tuan tuan dan nona ini, untuk menginap satu malam di paviliun kami..." ucap Yin Hu...


"kalau kakak pertama setuju maka kami pun akan setuju,..." jawab Lei Long sembari melirik Shizi..


"Baiklah,... tapi besok pagi pagi kita harus cepat kembali ke ibukota, aku takut Kaisar terlalu lama menunggu..." Ucap Shizi...


Padahal baru tiga hari yang lalu merka meninggalkan ibukota, namun shizi sudah tak sabar kembali ke ibukota,..


Itu bukan tanpa alasan, Shizi sangat mengkhawatirkan kaisar, karena kalau manusia tubuh iblis itu datang menyerang ibukota, dan dia tidak berada ditempat... pasti dia tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri...


"Baiklah tuan akan kusiapkan segala sesuatu nya dulu... Silakan tuan melihat berkeliling Aula harta kami, siapa tau ada yang membuat anda berminat..." ucap Yin Hu...


Mereka hanya mengangguk, kemudian Yin Hu meninggalkan mereka setelah mengantarnya kedalam aula harta milik paviliun tiga menara..


Didalam Aula harta itu, terdapat banyak sekali harta karun langka, berbagai jenis Pil, senjata senjata tingkat tinggi...


Namun disekian banyak benda didalam aula, hanya satu yang sangat menarik minat Feng Huang...

__ADS_1


Yaitu sebuah pedang yang berbentuk seperri lidah api,... sangat mirip seperti milik Tuannya dulu...


Setelah Feng Huang, dia yakin itu adalah pedang suci api milik Long Yin dulu, memang setelah Long Yin tewas, pedangnya tidak diketahui lagi keberadaanya...


Dia tak menyangka akan bertemu lagi dengan pedang yang mengalahkannya dulu digurun pasir utara...


Saat Yin Hu kembali, ia mempersilakan tamunya untuk menuju ke lantai dua paviliun... disana terdapat ruang makan dan kamar tamu..


Namun saat mereka sudah berjalan pergi, Feng Huang nampak masih memperhatikan Pedang suci tersebut...


"Ehmm,.. Feng Huang ayo..." perintah Shizi...


"Baik kakak pertama..." ucap Feng Huang lalu mengejar yang lain menuju ke lantai dua..


Setelah selesai makan malam mereka menyempatkan diri berbincang sebelum masuk kamar dan beristirahat...


"Nona Feng, aku lihat tadi, nampaknya kau sangat tertarik dengan pedang tadi yah....?" Tanya Yin Hu...


"Bukanya tertarik sih, hanya saja aku punya sedikit sejarah dengan pedang itu, Tuan ku juga punya sejarah dengan pedang itu juga...." jawab Feng Huang...


Setelah perbincangan basa basinya dirasa cukup lantas mereka meminta izin untuk beristirahat...


Kembali di kamar mereka bukanya istirahat namun malah berkultivasi...


tok tok tok...


Terdengar pintu kamar Lei Long diketuk dari luar.. Lei Long terjaga dari kultivasinya, dan menuju pintu lalu membukanya...


"eemm selamat malam.. bolehkah aku masuk..." ucap Yin Hu


Lei Long sempat terkejut, namun apa boleh buat, mereka masih mempunyai keperluan dengan Yin Hu...


"baiklah, mari masuk...." ajak Lei Long...


Setelah duduk di meja ruang tamu, mereka mulai berbincang


"Tuan Lei, aku tahu anda adalah Raja Siluman Naga Petir, aku telah lama mencari kabar tentang keberadaan tuan..." Ucap Yin Hu


"Ka.. kau.. bagaimana kau tahu,... maksudnya..?. kenapa kau mencariku, ada perlu apa...?" jawab Lei Long agak tergagap


Yin Hu belum menjawab pertanyaan Lei Long.. tapi malah mendekati Lei Long, berdiri dibelakangnya, dan melingkarkan tangan ke leher Lei Long dar belakang


"Aku mencari tuan Lei, untuk berterima kasih, karena telah membalaskan dendam keluarga kami siluman rubah..." Ucap Yin Hu sambil memeluk Lei Long dari belakang..


Darah Lei Long mulai memanas dan tidak dapat menahan diri lagi... ia berbalik badan, hingga wajahnya berhadapan dengan wajah Yin Hu...


keduanya sudah tidak dapat menahan diri, kecupan pertama datang dari Yin Hu.. Lalu mereka berbalas kecupan mesra...

__ADS_1


Saat Lei Long membawa Yin Hu keranjang, tidak lupa Yin Hu mengibaskan kipas nya mematikan semua Lilin didalam ruang kamar tersebut....


__ADS_2