Pangeran 1000 Bintang

Pangeran 1000 Bintang
30. Lei Long dan Yin Hu


__ADS_3

Didalam Paviliun Tiga Menara...


Shizi dan Feng Huang sempat menghentikan kultivasinya, dikarenakan keributan yang berasal dari kamar Lei Long...


Namun mereka berdua tidak mencium Aura pertarungan, melainkan Aura percintaan yang begitu kuat, karena itulah mereka melanjutkan kultivasi mereka malam itu...


Keesokan harinya, didalam paviliun tiga menara..


Kamar ketiga pengawal pribadi kaisar Long ini terletak bersebelahan, dengan kamar Lei Long berada ditengah...


Cahaya matahari telah bersinar lembut, burung pun tengah berkicau menyambutnya, terdengar suara pintu kamar terbuka...


Nampak dua insan dengan wajah memerah keluar dari kamar... iya..!!..mereka adalah Lei Long dan Yin Hu....


Setelah Yin Hu bergegas meninggalkan kamar Lei Long, Lei Long mengalihkan pandangan ke sebuah gazebo didepan kamar mereka..


Nampak Shizi dan Feng Huang sedang melihat kearah Lei Long... dengan mata melotot dan mulut menganga, mereka seakan tidak percaya apa yang mereka lihat...


Lei Long pun menanggapi mereka dengan senyum polos seperti tak berdosa...


Mereka melihat pemilik paviliun tempat mereka menginap yang cantiknya hampir tiada banding, keluar dari kamar Lei Long...


Lei Long berjalan mendekat kearah gazebo, dimana kedua seniornya telah lebih dulu duduk disitu tengah menikmati teh dipagi hari...


"Apa yang terjadi Lei Long, apa aku tak salah lihat, kenapa nona Yin Hu keluar dari kamarmu sepagi ini....?" Tanya Shizi tak percaya...


"Eeehhh anu... itu... tadi nona Yin, menanyakan perihal sarapan, sarapan apa yang mau kita santap pagi ini...." jawab Lei Long mencoba berbohong...


"Kau anggap kami anak kecil hah... lalu kenapa tadi malam terdengar suara ribut ribut dari kamarmu, sampai aku sempat terhenti berkultivasi...." ucap Shizi..


"Aaahh.. iya benar itu ... akau juga bahkan tidak bisa berkonsentrasi..." tambah Feng Huang...


"Aaiiissshh..., sudah sudah,.. kenapa kita harus membahas hal ini... yang paling penting kita harus berangkat segera pulang ke ibukota..." jawab Lei Long mengalihkan pembicaraan...


"heemmmm,... ya sudahlah.. ayo kita bergegas agar bisa cepat pulang ke ibukota..." Ucap Shizi menyerah...


"Yesss... berhasil.. mereka nampaknya tak mempermasalahkan kejadian tadi... hi hi hi..." gumam Lei Long dalam hati...


Di Aula Paviliun Tiga Menara...


Mereka bertiga bersiap untuk berpamitan, untuk kembali ke ibukota, mereka menunggu nona Yin, untuk membawakan mustika pesanan Yang Mulia Kaisar Long...


Tak lama kemudian Yin Hu datang dengan membawa beberapa kotak dan bungkusan baju...


"Ini mustika yang aku janjikan kemarin...." ucap Yin Hu sambil menyerahkan sebuah kotak berukir gambar kura kura


"Lalu ini pedang suci api, untuk Nona Feng Huang...." Lanjut Yin Hu..

__ADS_1


"Apaa... maksudnya ini... aku tak mengerti dengan perkataan nona Yin..." Tanya Feng Huang..


"Jangan terlalu terkejut begitu nona feng, aku tahu kalau pedang itu sangat berarti untuk mu, apalagi pedang itu sangat cocok dengan elemen api milik mu...." Jawab Yin Hu..


"Oohh baiklah.. tapi kenapa kau tahu semua tentang diriku,,...? lalu apa yang ada didalam bungkusan itu..." tanya Feng Huang sambil menunjuknl bungkusan yang dibawa Yin Hu..


"ooohh maaf, kakak Lei menceritakan semua tadi malam, dan ini adalah bungkusan pakaianku, aku sekarang akan mengikuti kemanapun kakak Lei pergi..." jawab Yin Hu sambil tersipu malu...


"Lei Looooonggg...." Geram Shizi dan Feng Huang yang merasa tertipu....


"He he he... kakak berdua jangan marah... yang terpenting tugas dari Tuan Kaisar sudah selesai... mari kita bergegas kembali ke ibukota... takutnya Tuan Kaisar telah menunggu lama...." Ucap Lei Long coba mengelak...


"Dan inti energi siluman itu, telah aku berikan pada Paviliun ini kakak, selanjut nya akan mereka lelang..." lanjut Lei Long...


Dan merekapun berangkat pagi itu dari Paviliun Tiga Menara...


Namun, saat mereka tengah singgah sebentar untuk beristirahat, tiba tiba mereka kedatangan 10 tamu tak diundang...


"haa... haa... haaa... Serahkah harta yang kalian punya, atau kalau tidak, maka kalian akan mati disini..." ucap perampok


"Maaf tuan perampok, kau minta saja, pasti akan kuberi, tapi mohon tidak usah mengancam... aku paling tidak suka diancam... apalagi oleh orang orang seperti kalian...." jawab Yin Hu


"Haa haa haa... lalu apa yang akan kamu___" tak sampai habis dia berkata leher mereka sudah berpisah dari tubuh nya...


"Sudah kubilang, aku paling tidak suka diancam cecunguk macam kalian...." Ucap Yin Hu, sambio menjilati Kipas nya yang berlumuran darah..


"Sial, kenapa aku harus terjebak oleh perasaan wanita ini... hiiihh mengerikan...." gumam Lei Long dalam hati...


"Kakak pertama mari kita lanjutkan perjalanan kita..." ucap Yin Hu...


"Eehh.. i.. ya... iya be..be tul... ayo kita lanjutkan perjalanan..." jawab Shizi terbata bata...


Didalam Sekte Teratai Es..


Nampak Xiao Yan memandangi surat dari Kaisar Long, yang tak lain adalah menantunya...


Dia menerima titah Kaisar lewat surat itu, untuk mengumpulkan Aliansi Sekte Putih, untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi manusia iblis dan tubuh raja iblis...


Dengan segera Xiao Yan, memberi perintah kepada murid muridnya untuk menyebarkan pesan tersebut...


Sementara itu didalam istana, Xiao Rong telah keluar dari Ruang Kultivasinya.... dengan Pil Peningkat Qi, dia bisa dengan cepat menembus Tingkat Emas Hitam tahap awal...


Xiao Rong masih menunggu Long An keluar dari Ruang Kultivasi, untuk meminta Pil Peningkat Qi.. agar bisa dengan cepat menembus tingkat Pendekar dan bahkan tingkat Kaisar...


Tingkat dimana ia bisa berlatih didalam dimensi jiwa Long An, sehingga ia tidak akan merasa khawatir akan ditinggal oleh Long An....


"Tuan, hamba sedang dalam perjalanan kembali ke ibukota, kami berhasil mendapatkan mustika kura kura besi .. nanti sore kami sudah sampai di istana..." pesan Shizi melalui telepati..

__ADS_1


Long An yang mendapat kabar itu, langsung bangkit dari kultivasinya dan keluar ruang kultivasi...


Setelah dia berjalan keluar, nampak Xiao Rong telah menunggunya dari tadi...


"Rong er, sudah lamakah kau menungguku di sini..." Tanya Long An


"Belum lama juga sih, tapi kenapa kamu sudah keluar juga??" Tanya balik dari Rong er


"Aku mendapat pesan dari Shizi, bahwa mereka telah mendapatkan mustika kira kura besi, jadi aku berniat untuk menunggunua disini..." jawab Long An...


setelah terdiam sesaat, akhirnya Xiao Rong memberanikan diri untuk meminta Pil peningkat Qi...


"An er,... boleh kah aku minta sesuatu darimu..." tanya Xiao Rong..


"Kalau yang kau minta nyawa pun, pasti akan kuberikan padamu... lalu apakah yang akan kau minta dariku sayang..." ucap Long An setengah bucin


"Hanya pil peningkat Qi, dan sumberdaya lainya, untuk keperluan kultivasiku..." jawab Xiao Rong


Tanpa berkata dengan sekali kibasan tangan, telah muncul berbagai jenis pil dalam botol, dan berbagai jenis inti energi Siluman, semua tergeletak diatas meja...


"Itu semua milik ku, apa yang aku miliki, tentu akan kau miliki juga..." ucap Long An


Xiao Rong hanya mengangguk....


Tak lama kemudian muncul dari langit, mendarat di halaman istana tempat Long An dan Xiao Rong Tengah berbincang, empat sosok yang tak lain adalah Shizi dan rombongannya...


"Panjang Umuuuuurr Kaiiiisaaaarrr.." ucap mereka serempak sambil berlutut...


"Bangkit lah..., Laporkan apa saja yang kalian dapat dalam perjalanan kalian kali ini..." Perintah Long An


Shizi mulai melaporkan dengan, mustika Kura kura besi, dan lalu di lanjutkan dengan Pedang Suci Api yang diberikan Nona Yin pada Feng Huang...


Long An rupanya sangat terkejut setelah mendengar pedang suci api... setelah mengambilnya dari Feng Huang, nampak pikiran Long An menerawang jauh..


Dia kembali teringat ketua sekte api suci, Shi Mei yang begitu baik padanya, setelah ia teringatbShi Mei, lantas dia kembali teringat pada Shi Ling, yang rela mengorbankan nyawanya agar Long An selamat...


"Aaaiiissshhh... itu semua adalah masa lalu..." gumam Long An dalam hati...


Kemudian pedang itu ia kembalikan pada Feng Huang...


"Jaga baik baik pedang itu, kau tahu sendiri pedang itu punya sejarah denganku, apalagi dengan atribut api phoenix, pedang itu sangat cocok kau pegang...." ucap Long An pada Feng Huang


"Baik Tuan kaisar..." Jawab Feng Huang


"Lalu, kemudian aku lihat ada penampakan wajah baru disini, apakah sekiranya kau bisa memperkenalkan diri.....??" Tanya Long An..


"Oohh maaf Yang Mulia... nama hamba adalah Yin Hu, hamba adalah pemilii Paviliun Tiga Menara, dan hamba adalah Tunangan Lei Long...." jawab Yin Hu..

__ADS_1


"Aaaa...paaaaaa.....????" Ucap mereka serempak.....


__ADS_2