Pangeran DEWA PERANG

Pangeran DEWA PERANG
Bab 4 Niat Terselubung


__ADS_3

Setelah kejadian percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh para penyusup, seisi istana menjadi waspada. Para prajurit berkumpul di sekitar istana, menjaga segala penjuru istana.


Di ruang tahta, Pangeran Louis membawa salah satu penyusupnya dengan kedua tangannya, dia menggendong penyusup itu dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya memegang tangan Putri Mitia.


“Kaisar!” ucap Pangeran.


“Pangeran Louis, sepertinya kamu telah berhasil melindungi Putri Mitia” ucap Kaisar.


“Kaisar! Dari wajahmu, aku tahu kamu pasti sudah tahu insiden penyerangan ini bukan!” kata Pangeran Louis meletakkan penyusup itu.


Di dalam ruang tahta tidak ada penjaga ataupun pelayan, hanya ada Kaisar dan Ratu. Sebelumnya Kaisar sudah menyuruh para penjaga dan pelayan untuk meninggalkan ruang tahta.


“Kamu benar Louis!” kata Kaisar dengan tatapan serius.


Suasana menjadi hening, pangeran Louis kebingungan dengan situasi ini. Dia benar-benar tidak paham apa yang sedang terjadi, tapi yang pasti ayahnya telah merencanakan sesuatu dibalik pernikahannya dengan Putri Mitia, pernikahan ini bukan sekedar hubungan politik saja, dari awal Pangeran sudah mengetahui hal tersebut.


“Apa maksudnya ini Kaisar!?” tanya Ratu.


“Tenanglah, sebelum mendengar penjelasan dari Putri Mitia, coba kamu buka penutup wajah yang ada di penyusup itu” ucap Kaisar.


Pangeran Louis membuka penutup wajah penyusup itu, betapa terkejutnya dirinya karena melihat wajah dibalik topeng tersebut.


“Siapa ini?” ucap Pangeran Louis.


“Entahlah, coba kamu tanya dengan Putri Mitia” ucap Kaisar dengan senyuman jahat.


Putri Mitia berjalan-jalan mundur, dia berkeringat dingin, wajahnya pucat. Dia tidak percaya bahwa penyusup itu adalah orang terdekatnya.


“Siapa dia, Putri Mitia” ucap Pangeran Louis dengan penuh kemarahan.


“Dia adalah Olie, penjaga pribadiku” ucap Putri Mitia dengan wajah pucat.


“Apa maksudnya ini?! Pihak Federasi ingin membunuh Putri Mereka sendiri? Baiklah jika begitu, Putri Mitia adalah istriku sekarang! Tidak peduli siapapun yang menyerangnya, maka aku tidak akan segan segan dengannya, Federasi bersiaplah untuk berperang!” ucap Pangeran Luois.


“Tunggu dulu Louis, kita harus mendengarkan penjelasan situasi dari Putri Mitia, aku yakin dia punya informasi yang kita perlukan” ucap Kaisar santai.


...***...

__ADS_1


Putri Mitia bercerita dengan pangeran Louis, Ratu dan Kaisar di sebuah ruangan khusus yang kedap suara. Ruangan ini dijaga dengan ketat oleh para penjaga, bahkan seekor lalat tidak dapat masuk ke ruangan ini.


Setelah mendengarkan keseluruhan cerita dari Putri Mitia, akhirnya Pangeran Louis mengerti. Kaisar bersikap seolah semuanya dalam kendalinya, wajar saja dia telah memprediksi hal ini akan terjadi.


“Bagaimana menurutmu Pangeran Louis?” ucap Kaisar sambil melihat peta kerajaan.


“Inti cerita dari Putri Mitia adalah, Federasi ingin berperang dengan Kekaisaran bukan? Tentu aku akan menjawab tantangan perang itu!” ucap Pangeran Louis.


“Benar, mereka ingin berperang. Tapi, perang ini akan menjadi awal dari perubahan dunia ini, para negara-negara di benua barat akan mulai bergerak, apa tanggapanmu Pangeran?” kata Kaisar.


“Jika mereka ingin berperang, maka aku tidak akan segan-segan” ucap Pangeran dengan serius.


“Louis, negara-negara di benua barat sudah membentuk aliansi, jangan gegabah dalam bertindak” ucap Ratu.


“Tenang saja,  saat itu terjadi, aku akan maju paling depan dan membasmi semua negara yang mengganggu kedamaian Kekaisaran!” ucap Pangeran Louis.


Putri Mitia sangat mengagumi Pangeran Louis yang begitu positif, dia tak ragu-ragu berperang demi menjaga negaranya.


Dalam cerita Putri Mitia, Federasi telah terpecah menjadi dua fraksi. Fraksi pertama yang mendukung untuk bergabung kepada Kekaisaran dan pihak lainnya menolak usulan tersebut dan ingin berperang dengan Kekaisaran. Salah satu dari 3 bangsawan kelas atas di Federasi telah memimpin fraksi yang ingin bergabung dengan Kekaisaran, secara diam-diam anggota keluarga kerajaan bahkan memihak Fraksi ini.


Gejolak politik di Federasi sedang bersitegang akibat Invasi Kekaisaran yang semakin meluas. Putri Mitia tidak tahu siapa yang menyerang dirinya, entah itu dari Fraksi pro Kekaisaran atau tidak. Tapi yang pasti masalah ini sudah di ujung tanduk, karena jika terdengar kabar bahwa Putri Mitia meninggal di daerah Kekaisaran maka hal tersebut akan menjadi alasan yang kuat untuk Federasi menyerang.


“Jadi apakah kita akan berperang dengan Federasi?” ucap Ratu.


“Jangan tanya padaku, beberapa tahun lagi aku akan pensiun. Tanyakan itu pada Pangeran Louis” ucap Kaisar.


“Tentu kita akan berperang! Aku akan mengikuti permainan dari pihak Federasi” ucap Pangeran Louis.


“Apa maksudmu?” ucap Kaisar.


“Kekaisaran yang akan mendeklarasikan perang pada Federasi” ucap Pangeran Louis.


“Hahaha, apa kamu ingin membuat seluruh dunia berperang? Melakukan invasi tanpa alasan bisa membuat negara lain menjadi musuhmu” ucap Kaisar.


“Daripada mereka yang mendeklarasikan perang karena kita telah melakukan kesalahan, negara lain bisa ikut membantu, tapi jika kekaisaran sendiri yang ingin berperang dengan Federasi tidak akan ada yang berani membantunya secara terang-terangan” ucap Pangeran Louis.


Putri Mitia dan Ratu tidak menyangka Pangeran Louis begitu pintar dalam hal politik, apa yang dikatakannya memang benar, saat ini Kekaisaran merupakan negara paling kuat di atas benua ini, jika ditemukannya kesalahan pada Kekaisaran, bisa saja seluruh negara di benua ini akan menyerang Kekaisaran.

__ADS_1


...***...


Kedua penyusup yang hendak membunuh Tuan Putri berhasil kabur dari istana, mereka menyamar menjadi warga sipil dan keluar dari ibukota. 


Beberapa hari kemudian...


Para penyusup itu memberikan rambut Putri Mitia pada seseorang secara rahasia, pertemuan mereka di sebuah gang sempit di kota perbatasan Federasi dan Kekaisaran.


“Apakah Putri Mitia baik-baik saja?” ucap seseorang misterius.


“Ya, dia baik-baik saja. Ada pangeran Louis yang menjaganya” ucap penyusup itu.


“Dengan bukti rambut ini kita bisa memulai api konflik antara Kekaisaran dan Federasi” ucap orang misterius.


Penyusup itu pergi dan orang misterius itu kembali ke Federasi, dia menyembunyikan rambut Putri Mitia di dalam bajunya, setelah melewati kota perbatasan dia bersantai sejenak, dia ingin beristirahat sebentar membeli minuman. 


Tiba-tiba seseorang berlarian melemparkan koran kepada orang-orang, penyebar berita seperti ini sudah biasa terjadi. Penjaga toko mengambil koran yang dilempar tersebut dan membacanya.


“Aku pesan kopi satu” ucap orang misterius itu.


“Baiklah, tuan pelanggan” balas penjaga toko.


Penjaga toko itu meletakan koran tersebut pada sebuah meja kosong, terlihat pada judul besarnya.


Judul koran : Kekaisaran Memulai Invasi Ke Federasi.


“Paman boleh aku lihat koran itu sebentar?” tanya orang misterius itu.


“Silahkan” ucap penjaga toko.


Setelah membaca koran tersebut, orang Misterius itu bergumam.


“Pangeran Louis, ternyata dia lebih pintar dari apa yang kami perkirakan!”


“Silahkan kopinya” ucap Penjaga Toko, mengantarkan kopi hitam pesanan orang misterius.


Orang misterius situ telah pergi dari bangkunya serta koran itu telah hilang, tapi beberapa koin perak telah ditinggalkan untuk membayar kopi pesanannya. Penjaga toko itu terlihat kebingungan, tapi dia bersyukur karena setidaknya orang tersebut membayar pesanannya.

__ADS_1


__ADS_2