Pangeran DEWA PERANG

Pangeran DEWA PERANG
Bab 7 Kekaisaran Roman dan Dewa Perang!


__ADS_3

 Di tengah medan perang yang penuh darah dan api, Pangeran Louis berdiri tegak menghadapi hujan anak panah yang mengancam nyawanya. Dengan dua pedang berkilau di tangannya, ia menangkis setiap anak panah yang mendekat dengan gerakan lincah dan anggun. Aksinya itu membuat pasukan Federasi tercengang. Mereka tidak percaya bahwa Pangeran Louis bisa bertahan dari serangan mematikan itu tanpa membawa tameng.


Beberapa pasukan Federasi segera membuat barikade dari kayu dan besi, lalu pasukan infantri yang membawa pedang dan tameng berbaris rapi di belakangnya untuk melindungi diri dari Pangeran Louis. Sementara itu, pasukan tombak maju ke depan dan mengacungkan tombaknya ke arah Pangeran Louis.


“Serang!” perintah seorang letkol yang memakai helm dengan bulu merah menyala.


Pangeran Louis tidak gentar. Ia melompat tinggi-tinggi di udara, melewati barikade dan pasukan tombak dengan mudah. Saat mendarat, ia menebas pasukan Federasi yang ada di bawahnya dengan pedangnya yang tajam. Darah bercampur debu di tanah.


Melihat Pangeran Louis terjebak di medan perang, Count Kylar tidak tinggal diam. Ia memutuskan untuk memulai serangan habis-habisan kepada Jenderal 1, pemimpin pasukan Federasi.


“Serang! Lindungi Pangeran Louis!” teriak Count Kylar di atas kudanya yang gagah. Gerbang benteng Kekaisaran terbuka lebar dan seluruh pasukan Kekaisaran berlari keluar dengan semangat.


Di sisi lain, Jendral 1 berada dalam kesulitan besar. Setiap kali ada pasukan Federasi yang mencoba menghalangi jalannya, Pangeran Louis langsung menyerang dan membunuhnya dengan sekali tebasan. Perlahan-lahan, Pangeran Louis mendekati Jendral 1.


“Menyerah lah, Jendral. Hentikan perlawanan yang sia-sia ini. Bergabunglah dengan Kekaisaran dan aku akan memberimu keselamatan,” ucap Pangeran Louis dengan suara dingin.


Pasukan Federasi kehilangan moralnya. Mereka bahkan tidak berani menyerang Pangeran Louis lagi. Mereka hanya bisa melihat sosok Pangeran Louis yang berdiri kokoh di tengah medan perang seperti dewa perang yang turun dari langit.


Jendral 1 terlihat tidak percaya dengan apa yang ia lihat. Akhirnya ia mengerti kenapa Pangeran Louis disebut sebagai “Dewa Perang”.


Jendral 1 turun dari kudanya dan mengambil pedang besar di punggungnya.


“Hebat, hanya dengan kata-kata dan tekad yang kamu tunjukkan, tidak ada yang berani menyerang lagi. Apakah ini yang orang-orang sebut ‘Dewa Perang’,” ucap Jendral 1 dengan nada penuh kagum.


“Apa kamu akan menyerah?” tanya Pangeran Louis sambil mengarahkan pedangnya ke arah Jenderal 1.


“Tidak, aku berperang bukan untuk negeriku lagi, aku berperang untuk diriku sendiri!” ucap Jendral 1 dengan nada keras.


“Baiklah, jika itu pilihanmu, kematian yang akan kamu dapatkan!” ucap Pangeran Louis tegas.


Jendral 1 mengayunkan pedang besarnya ke arah Pangeran Louis, tapi hal tersebut sangat lambat sekali. Pangeran Louis langsung mundur untuk menghindar, kemudian ia menyiapkan kuda-kuda untuk menghadapi serangan Jendral 1.

__ADS_1


Jendral 1 kembali menyerang, tapi kali ini ia melakukan serangan dari atas. Untungnya Pangeran Louis dapat menghindarinya, lalu ia mendapatkan celah dan langsung menusuk bagian perut Jendral 1. Namun, tak disangka-sangka, pedang Pangeran Louis patah.


Pangeran Louis lengah karena pedangnya patah sehingga ia tidak sempat menghindari pukulan kuat dari Jendral 1. Ia terjatuh di tanah, tapi ia masih memiliki satu pedangnya yang tertancap di tanah untuk menahan tubuhnya.


“Ada apa, Pangeran Louis? Apa kamu terkejut?” ucap Jendral 1 dengan nada mengejek.


Jendral 1 membuka beberapa armor nya yang sangat berat. Di bagian perutnya terdapat pelindung besi yang menahan tusukan dari Pangeran Louis. Setelah melepas armor nya, Jendral 1 menyerang Pangeran Louis dari atas, tapi kali ini kecepatannya sangat cepat sehingga Pangeran Louis tidak dapat menghindarinya.


Jendral 1 tersenyum karena serangannya berhasil mengenai Pangeran Louis, tapi senyuman itu berubah menjadi kejutan tak terduga ketika ia melihat Pangeran Louis yang menahan pedang besar dari Jendral 1 dengan kedua tangannya. Pangeran Louis menguatkan tangannya dan mematahkan pedang besar itu.


“Apa!? Tidak mungkin,” ucap Jendral 1 dengan suara gemetar.


“Hebat, tapi sudah berakhir,” ucap Pangeran Louis sambil mencabut pedangnya yang tertancap di tanah. Dengan cepat, ia memenggal kepala Jendral 1.


Pasukan Count Kylar bersorak-sorak ketika melihat Jendral Federasi meninggalkan.


"Kemenangan untuk Kekaisaran!" teriak seluruh pasukan Kekaisaran sambil mengangkat bendera mereka.


Perang itu berakhir setelah kematian Jendral 1, ratusan pasukan Federasi menyerah dan sebagian sisanya kabur kembali ke kota serikat.


...***...


Pasukan Kekaisaran terdiri dari 5 divisi yang dipimpin oleh para Jenderal yang berpengalaman. Setiap divisi dipimpin oleh letnan jenderal memiliki tanggung jawab untuk memimpin 4 hingga 5 orang kolonel. 


Setiap kolonel juga memiliki tanggung jawab untuk memimpin 2 orang letnan kolonel yang berdedikasi.


Setiap letnan kolonel bertanggung jawab memimpin 300 hingga 1000 personel tentara yang tangguh dan siap bertempur. Mereka adalah tulang punggung pasukan Kekaisaran yang menjaga kekompakan dan kedisiplinan di setiap tingkat hierarki.


...***...


Dalam hierarki militer yang kuat dan terstruktur di Kekaisaran Roman, setiap pangkat memiliki tanggung jawab dan jumlah tentara yang dipimpinnya. Berikut adalah daftar pangkat militer Kekaisaran Roman.

__ADS_1


Marshal Kekaisaran : Pemimpin seluruh angkatan tentara. 


Kepala Militer : Pemimpin utama angkatan darat dan angkatan laut.


Jenderal AD : Sebagai pemimpin tentara di angkatan darat.


Jenderal AL : Sebagai pemimpin tentara di angkatan laut.


Letnan Jenderal : Pemimpin divisi tentara. 


Kolonel : Pemimpin beberapa unit batalyon atau resimen. 


Letnan Kolonel : Pemimpin satu batalyon. 


Kapten : Pemimpin kompi tentara, biasanya terdiri dari puluhan personil.


Dalam sistem pangkat militer ini, jumlah tentara yang dipimpin secara bertahap menurun seiring dengan penurunan tingkat pangkat. Ini menciptakan struktur komando yang efisien dan memungkinkan setiap pemimpin fokus pada unit mereka masing-masing, baik itu unit besar maupun unit taktis yang lebih kecil.


Selain pangkat militer, ada juga pangkat bangsawan dalam kekaisaran yang memiliki otoritas wilayah yang dia pimpin, berikut adalah pangkat bangsawan berdasarkan ukuran wilayah:


Kaisar : Sebagai pemimpin seluruh wilayah dengan kekuasan absolut.


Raja/Ratu : Sebagai pemimpin dari beberapa provinsi, atau pulau.


Duke/Marquis : Sebagai pemimpin dari provinsi yang terdiri dari beberapa kabupaten/kota.


Count : Sebagai pemimpin dari kabupaten atau kota besar.


Viscount : Sebagai pemimpin dari beberapa desa/kecamatan.


Baron : Sebagai pemimpin dari wilayah kecil seperti desa.

__ADS_1


Lord :  Sebagai memimpin sebuah wilayah kecil seperti benteng.


Berbeda dari pangkat kemiliteran yang didapatkan karena prestasi dan pengalaman, pangkat bangsawan mengikuti garis keturunan keluarga dan bersifat selamanya.


__ADS_2