
..."6 Januari 1990"...
hari itu adalah hari dimana kakak ku pergi menjalani wajib militer yang di perintahkan oleh ayah, sebenarnya aku sangat tidak setuju dengan semua ini, tapi karena invasi pasukan eropa yang semakin mendekati wilayah asia Tenggara seluruh dunia ahir nya mewajibkan warga nya untuk wajib militer.
"kak kakak harus kembali lagi ya besok! karena besok adalah hari ulang tahun ku yang ke 10 kak" permintaan ku pada kakak
"iya kakak pasti pulang kok jangan khawatir ya adik ku yang manis" ujar kakak ku sambil mengusap kepala ku
saat dia mengatakan itu aku pun mulai menangis,aku tau kalau kakak tidak akan pulang lagi. dia mulai melangkah meniggalkan ku sambil berkata
"jaga dirimu baik baik ya! "
aku tak bisa berkata apapun waktu itu,hanya terdiam melihat satu satunya orang yang paling mengerti semua tentang ku pergi untuk melindungi dunia ini.
lima tahun berlalu,tepat di umur ku yang menginjak 15 tahun sekarang aku memiliki mimpi untuk bisa membawa kakak kembali pulang,pada ahir nya aku pun mengikuti wajib militer yang ada di kota ku. ketika aku berjalan menuju kantor pendaftaran aku bertemu dengan seorang anak kecil yang kelihatan sangat lemas tergeletak di pinggir jalan
"dek kamu gak apa apa? " tanya ku
"a... aku lapar" ujar anak itu dengan lemas
__ADS_1
seketika aku mengeluarkan bekal yang ku bawa untuk di makan anak itu, dia kelihatan laham sekali menyantap makanan itu,itu mengikat kan ku pada kakak yang dulu selalu memasak makanan untuk ku.
"te.. terimakasih kak oiya nama kakak siapa? " tanya anak itu
"nama ku Sora" jawab ku
"kak terlihat mirip dengan orang yang pernah membantu ibu ku 5 tahun lalu" balas anak itu
seketika aku terkejut mendengar nya anak ini ternyata pernah bertemu dengan kakak.
"kakak mau jadi tentara ya? aku pernah di nasehati oleh orang yang pernah membantu ku,kalau kamu mau menjadi pahlawan kamu harus mau mati" kata anak itu
aku pun menjawab "ya aku tau itu aku akan menjadi pahlawan dan menghentikan semua kekejaman ini" setelah berbincang bincang dengan anak itu aku pun melanjutkan perjalanan ku menuju kantor pendaftaran terdekat.
hari pertama aku masuk militer aku terkejut ternyata bukan hanya aku saja yang perempuan di sini ternyata banyak sekali perempuan yang mendaftarkan diri.
"oh jadi ini tempat pelatih itu, besar juga ya" kata ku sambil melihat sana sini
dan tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri ku dia berkata
__ADS_1
"hey kamu menjatuhkan ini tadi" ujar nya sambil mengembalikan foto ku bersama kakak
"oh sungguh terimakasih ya" balas ku
"oiya apa kita boleh berkenalan namaku sora" ajak ku
"tentu nama ku Erika aku berkebangsaan Jerman dan Jepang, keren bukan? " jawab nya dengan penuh semangat
"oh sungguh itu luar biasa" balas ku
setelah itu kami mulai berbincang bincang cukup lama.
"perhatian pada seluruh calon anggota militer untuk bersiap melakukan apel pagi"
"wah sepertinya ini akan menjadi awal baru kita ya Erika" ujar ku
"ya awal untuk menjadi pahlawan" balas nya
menjalani apel pagi yang cukup panjang aku pun kembali ke asrama besar Erika. malam pun tiba aku dan Erika bercerita tentang masalah hidup kami masih masing.
__ADS_1
setelah aku mengetahui ternyata dia adalah seorang anak dari seorang jenderal yang bertugas di Eropa di front barat aku terkejut, dia bilang ayah nya terbunuh ketika menyelamatkan teman setim nya.
mungkin ini lah titik balik dari takdir ku selama ini aku ingin kakak kembali hanya itu saja keinginan ku.