Pembalasan Putri Mahkota Beatrice

Pembalasan Putri Mahkota Beatrice
Akademi Ignatius


__ADS_3

Untuk kekaisaran yang ada dibenua dimana angelina berada terdapat beberapa kekaisaran. Dan dibawah tersusun sesuai dengan tingkat kekuasaannya




kekaisaran Barney




Kekaisaran Beldiq




Kekaisaran Beatrice




Kekaisaran glades




untuk pencapaian ranah kultivasi itu diantaranya




Ranah pemula \= tingkat awal, menegah, akhir




Ranah prajurit \= tingkat awal, menegah, akhir




Ranah petarung \= tingkat awal, menegah, akhir




Ranah bumi \= tingkat awal, menegah, akhir




Ranah jendral \= tingkat awal, menegah, akhir




Ranah kaisar \= tingkat awal, menegah, akhir




Ranah pengusaha alam bumi \= tingkat awal, menegah, akhir




Ranah immortal \= tingkat awal, menegah, akhir




Ranah dewa dewi \= tingkat awal, menengah, akhir

__ADS_1




dan untuk elemennya sendiri




elemen tanah bewarna coklat




elemen tumbuhan bewarna hijau.




elemen api berwarna merah




elemen es memiliki warna pelangi




elemen angin memiliki warna biru




elemen cahaya memiliki warna putih






Kembali ke cerita


dan waktu berlalu begitu cepatnya, hingga kini waktu makam malam pun tiba.


Angelina terlihat duduk ditempat duduk yang ada di kamarnya, saat dia tengah menunggu makanan yang akan dibawakan lusi untuknya


undangan makan malam tentu saja ada untuknya, dimana kaisar alison meminta dia untuk makan bersama namun Angelina merasa enggan semenjak kejadian ditempo hari


krieekkkk


Angelina mengalihkan perhatiannya dilihatnya lusi yang masuk kedalam kamar dengan nampan yang berisi makanan dan minuman untuknya.


"ini adalah sup khusus yang dibuat untuk anda putri"


Jelas lusi kemudian.


Angelina hanya menganggukkan kepalanya, dan ketika memastikan lusi pergi dari sana ia mengangkat mangkuk yang ada dinampan tersebut.


Dan seperti perkiraannya ada secarik kertas yang ada disana.


Angelina dengan perlahan membuka kertas tersebut.


Rentetan kalimat tertulis didalam sana


Putri Angelina, saat ini hamba yakin jika anda telah berhasil menghancurkan dinding pembatas yang menghambat kultivasi anda, dan itu tentu saja itu adalah sebuah pencapaian yang membuat anda bisa masuk dalam tahapan selanjutnya, mintalah pada kaisar untuk memasukkan anda ke akademi Ignatius, saya akan membantu anda melalui orang lain yang tentu saja kaisar alison tidak akan menolaknya


lalu anda harus tau jika tanah milik permaisuri bella kini ada ditangan selir norah. Tanah milik permaisuri bella berada di bagian timur kekaisaran Beatrice dan selalu mendapatkan pajak yang besar. Namun saat permaisuri bella meninggal pembukuan diserahkan pda selir norah, dan saat ini usia anda telah mencapai tujuh belas tahun anda sudah bisa mengambil kembali pembukuan tersebut, karna itu telah menjadi hak anda selaku putri tunggal dari permaisuri bella.


Untuk akademi Ignatius, anda tidak perlu terlalu memikirkannya, karna hamba yang akan mengurus hal tersebut"


setelah membaca seluruh yang ada dikertas tersebut angelina terdiam, kemudian tangannya bergerak membakar kertas tersebut hingga musnah tak tersisa.


Ya, dia hampir melupakan satu hal, akademi Ignatius dia harus masuk ketempat itu bagaimanapun cara. dengan itu dia bisa menambah kekuatannya. Namun ia rasa mengambil kembali pembukuan yang ada ditangan selir norah saat ini.


dan ketika dirinya menyadari keberadaan lusi Angelina mulai menyantap makan malam nya dengan perlahan.

__ADS_1


Dan keesokan harinya, saat angelina masih bergulung dibawah seimut miliknya, terdengar suara berisik yang cukup membuatnya terbangun dari tidurnya.


"cepat bangunkan putri angelina, kau jelas tau tak baik ketika meminta permaisuri briana menunggu terlalu lama"


Pelayan yang menjadi utusan kaisar alison terlihat frustasi mengatakannya.


mendengar hal tersebut jelas saja membuat lusi terdiam, mereka tak punya keberanian membangunkan angelina yang tengah tertidur, karna itu adalah hal mutlak yang telah dikatakan oleh perintahkan angelina saat masih menjalani hukuman diistana dingin.


"lalu aku harus apa ha, kau fikir aku punya banyak nyawa untuk membangunkan putri Angelina? Jika kau berani ku saja yang membangunkannya"


Ketus lusi yang mulai kehabisan kesabarannya.


Namun sesat mereka terpaku ketika pintu kamar mulai terbuka, dilihatnya gadis cantik yang mereka tunggu kini menatap mereka datar.


Glukkk


Mereka meneguk ludah kasar, cukup takut jika mereka menjadi penyebab bangunnya putri angelina.


"ada apa?"


suara datar itu benar benar membuat bulu kuduk mereka meremang.


"maafkan kelancangan hamba putri"


Prajurit utusan kaisar alison tampak bergetar mengatakannya.


"tapi permaisuri briana sedang menunggu anda di aula pertemuan"


Lanjut pelayan tersebut


Angelina terdiam beberapa waktu, permaisuri briana? Kenapa dia bisa melupakan wanita itu, wanita yang telah menjadi teman ibunya sejak kecil. wanita itu bahkan menyayanginya seperti anak sendiri.


Tapi yang membuatnya bingung, kenapa wanita itu datang tanpa memberi kabar lebih dulu.


"katakan padanya jika aku akan datang tidak lama lagi"


"baik putri, kalau begitu hamba pamit undur diri"


Sahut pelayan tersebut kemudian berlalu dari sana.


"siapkan air untukku"


perintahnya pada lusi kemudian kembali masuk kedalam kamar miliknya.


Di aula pertemuan istana


Tampak kaisar alison duduk dikursi kebesarannya dengan begitu gelisah. Tak hanya dia selir norah dan putri Pamela pun turut merasakan hal yang sama.


Dimana saat ini permaisuri briana tengah duduk dengan anggun dihadapan mereka.


"seharusnya anda memberi kabar lebih dulu permaisuri, sehingga kami bisa melakukan persiapan untuk menyambut anda"


Sahut kaisar alison dengan basa basi


Permaisuri briana yang mendengar hal tersebut kini mengalihkan perhatiannya, menatap kaisar alison dan selir norah secara bergantian


"tidak perlu repot repot, aku kemari hanya ingin memastikan keadaan dari angelina putri dari sahabatku"


jawab permaisuri briana dengan santai


namun tatapan wanita itu terlihat begitu tajam dan mengintimidasi membuat selir norah merasa terancam oleh keadaan


"aku cukup terkejut pada waktu itu, mendengar kabar jika putri dari bella diberi hukuman dikirim di istana dingin, apakah kaisar alison lupa apa status angelina dalam kekaisaran ini?"


lanjut permaisuri briana dengan datar, menatap mereka dengan tatapan tajam.


Sungguh dirinya benar benar terkejut ketika mendengar putri dari sahabatnya sejak kecil dikirim ke istana dingin. namun disaat dia ingin menghentikan keadaan pada saat itu dia terlilit masalah dimana putrinya sedang sakit karna terkena racun oleh seseorang.


"maaf permaisuri briana, hanya saja anda tentu tau jika keadilan harus ditegakkan, dan kami menghukum Angelina karna dia berniat memcelakai adiknya"


Jelas kaisar alison dengan tidak terima


Sedangkan permaisuri briana tampak terkekeh pelan mendengar hal tersebut.


"keadilan? Ku dengar kau bahkan tidak melakukan penyelidikan apapun pada saat itu, kau langsung menghukum Angelina tanpa mencaritau apa yang sebenarnya terjadi"


Timpal permaisuri briana dengan datar, ia menatap kaisar alison dengan berani, terlihat jelas kemarahan dimata wanita paruh baya itu.


kaisar alison menyadarinya, namun mengingat jika posisi permaisuri briana merupakan istri dari kaisar hugo yang merupakan kaisar kedua terhebat dibenua ini dia harus bergerak dengan hati hati.


apa lagi dia mengenal permaisuri briana dengan baik, dimana dia merupakan teman dari permaisuri bella, dan sikap tegas permaisuri briana dan Bella hampir sama, dan tentu saja tidak mudah menundukkan wanita itu.


Namun disaat dirinya hendak menimpali kembali


Suara kasim terdengar menggelegar memberitahu kedatangan angelina

__ADS_1


"Putri Angelina memasuki aula"


__ADS_2