Pembalasan Putri Mahkota Beatrice

Pembalasan Putri Mahkota Beatrice
Menepati janji


__ADS_3

Karna merasa tidak ada pilihan lain selir Norah akhirnya dengan penuh keterpaksaan dia memilih meminum air dalam botol milik Angelia, dia hanya bisa berharap jika air tersebut hanyalah air biasa, bagaimanapun dia berfikir jika Angelina tidak mungkin mendapatkan air tersebut, secara air itu tidak diperjual beli kan dengan mudah, hanya orang orang penting yang bisa memilikinya, Dan meskipun gadis itu memiliki cukup uang tapi izin untuk membeli air itu jelas saja tidak mudah, dan Angelina yang baru saja kembali dari kekaisaran Barney, sangat tidak mungkin jika gadis itu telah mendapatkan air tersebut. Dia berfikir jika Angelina hanya berusaha mengancam dirinya untuk mengatakan yang sebenarnya. Hingga dalam kemungkinan yang ada dia memilih meminum air dalam botol tersebut.


Glukk


Glukk


Glukk


Tiga teguk air mengalir masuk kedalam kerongkongan wanita tersebut. Selir Norah perlahan menjauhkan botol tersebut dari bibirnya, dia memejamkan matanya beberapa waktu, merasa tidak ada yang terjadi membuat Selir Norah mengembangkan senyumnya. Namun didetik kemudian semua orang terkejut melihatnya.


Bughhh


Selir Norah berlutut dibawah tanah.


Angelina menyunggingkan bibirnya kemudian berkata.


"Kau bisa menanyakan apapun padanya, dia akan berkata jujur"


Ucap Angelina pada kaisar Alison.


Pemela menyaksikannya dengan antusias, Dia yakin jika ibunya tidak bersalah, karna selama ini jika ibunya mempunyai rencana tentu dia akan memberitahunya.


Sedangkan Kaisar Alison menganggukkan kepalanya. Namun sebelum dia membuka mulutnya Angelina tiba tiba berkata


"Jika dia benar benar bersalah, aku ingin kau memberikan dia padaku biarkan aku yang mengatasi masalah ini dan menentukan hukuman apa yang pantas untuknya"


Ucap Angelina tiba tiba.


Kaisar Alison terdiam beberapa waktu, kini netra miliknya bertubrukan dengan netra milik Angelina. Pria itu menghembuskan nafasnya pelan lalu menganggukkan kepalanya.


Setelah menyetujui keinginan putrinya, kini Kaisar Alison mengalihkan tatapannya pada selirnya, selir Norah yang begitu dia cintai selama ini.


"Aku harap kau benar benar tidak terlibat dalam masalah ini selir"


Batin kaisar Alison penuh harap.


Dia tentu saja tidak bisa menentang Angelina kali ini, pencapaian yang didapatkan gadis itu setelah pulang dari kekaisaran Barney membuatnya tidak bisa berkutik kali ini, atau sikapnya akan dipertanyakan diberbagai seluruh kekaisaran, terlebih kekaisaran Beldic begitu memihak Angelina karna permaisuri Bella pernah menyelamatkan putra mahkota dari kekaisaran tersebut.

__ADS_1


Lagi pula dengan status gadis itu dia berhak melakukan hal itu, mengingat selain status putri mahkota berada ditangannya, Angelina juga memiliki plakat istimewa yang tidak bisa di ganggu gugat oleh siapapun


Tak hanya sampai disitu, kaisar Alison juga mendapat surat dari kekaisaran Barney yang memintanya menjaga Angelina sampai waktu yang ditentukan. Dan menentang gadis tersebut tentu saja membawa masalah yang besar untuknya.


Dengan penuh harap Kaisar Alison menghela nafasnya, dia memejamkan matanya beberapa waktu.


"Selir Norah, Apakah kau menyewa seseorang untuk membunuh Putri Angelina?"


Deg


Deg


Deg


Detak jantung semua orang berpacu dengan cepat tidak seperti biasanya. Mereka tentu saja turut penasaran dengan peristiwa sebenarnya yang terjadi hari ini.


"iya, hamba yang melakukannya"


Selir Norah menjawab dengan tatapan kosongnya tertuju kedepan.


Pamela membulatkan matanya, terkejut sudah pasti dia tidak yakin dan percaya akan hal ini. Bukankah ibunya biasa memberitahunya setiap akan melakukan rencana, tapi kenapa


Sedangkan kaisar Alison memejamkan matanya dengan erat, tangannya terkepal begitu kuat. Dengan perasaan yang tidak menentu menyerang hatinya secara bersamaan. Tidak percaya, sakit, dan tentu saja kecewa dengan selir Norah yang melakukan tindakan sekeji itu. Dia tau jika selir Norah memiliki rasa tidak suka pada Angelina, tapi membunuh gadis yang tidak bersalah itu benar benar telah berada diluar batas


"Wahh aku tidak menyangka jika selir Norah benar benar sekejam itu"


"kau benar, meski dia tidak menyukai putri Angelina seharusnya dia tidak perlu sampai membunuhnya bukan"


"Benar benar sesuatu yang mengejutkan, bukankah dia begitu di agungkan karna sikapnya yang begitu baik, tapi sekarang lihatlah"


Para pelayan terdengar saling berbisik antara satu dengan yang lainnya. Terkejut mengetahui kebenaran jika dalang dari perencanaan pembunuhan putri Angelina adalah selir Norah.


"Kau harus menetapi janjimu kaisar Alison, ada banyak pasang mata yang menyaksikan mu menyetujui apa yang aku katakan tadi"


Dan mau tidak mau Kaisar Alison harus setuju dengan itu, Namun tidak dengan Pamela.


"Tidak, ayah kaisar kau jelas tau jika putri Angelina tidak begitu menyukai ibu selir bagaimana jika dia melakukan sesuatu yang jahat padanya"

__ADS_1


Pamela berteriak dengan panik.


Mendengar itu membuat Angelina tertawa terbahak bahak.


"Haahahahaha"


Dan ketika tawa mengerikan gadis itu terhenti, dia berkata


"Kenapa aku tidak bisa melakukan sesuatu jahat padanya, bukankah dia melakukan hal yang sama denganku? Dia bahkan rela membuang buang uang bulanannya demi menyewa kelompok Lotus hitam untuk membunuhku"


Sarkas Angelina.


Semua orang semakin terkejut mendengarnya, Lotus hitam? Siapa yang tidak mengenal kelompok tersebut, kelompok yang begitu ditakuti oleh semua orang di kekaisaran Beatrice. Dimana kelompok tersebut terkenal begitu sadis dalam menghabisi musuhnya. Dan yang ada dipikiran mereka kali ini adalah, apakah pria tersebut benar benar berasal dari kelompok Lotus hitam, dan jika benar, bagaimana bisa pemimpin kelompok tersebut tak berdaya ditangan gadis yang ada dihadapan mereka kali ini.


Angelina yang menyadari tatapan penasaran semua orang segera melempar sebuah gantungan kayu yang berupa sebagai pengenal dari kelompok lotus hitam, hingga semua orang kini tidak bisa untuk tidak mempercayai apa yang dikatakan Angelina kali ini.


"Prajurit bawa pria ini dan selir Norah ke penjara bawah tanah, jangan lakukan tindakan apapun tanpa perintah dariku"


Ucap Angelina yang kemudian berlalu dari sana.


Pamela semakin histeris ketika melihat ibunya yang secara perlahan di giring oleh para prajurit untuk di bawa ke penjara bawah tanah. Dia tentu saja tidak rela akan hal itu.


"Lepaskan tangan kalian pada tubuh ibuku"


Pamela berteriak dengan histeris, tidak terima melihat ibunya yang diperlakukan seperti itu


"Pamela cukup"


Kaisar Alison yang berteriak dengan keras, dia menatap tajam pada Pamela.


"Ini adalah konsekuensi dari tindakan yang dilakukan ibumu, jadi jangan membuat kekacauan, kembali kekamarmu"


Ucap Kaisar Alison dengan datar, dia benar benar pusing saat ini, kepalanya terasa ingin pecah memikirkan semua yang telah terjadi


"Tapi ayah kaisar"


"kembali kekamarmu"

__ADS_1


Teriak kaisar Alison kembali dengan suara yang menggelegar.


Pamela tersentak dibuatnya, gadis itu mengepal tangannya dengan kuat. Dengan amarah yang menggebu-gebu di hatinya dia pergi dari sana. saat ini gadis itu harus memikirkan agar ibunya selamat dari tangan Angelina, lalu membalas perbuatan gadis itu jauh lebih kejam.


__ADS_2