Pembalasan Ratu Hutan

Pembalasan Ratu Hutan
11, rencana jahat


__ADS_3

keesokkan harinya...


di paviliun Mawar, putri Xi xi bangun dari tidurnya lalu segera memanggil Xie Ling dengan keras, tak lama setelah itu Xie Ling, datang dengan tergesa-gesa..


"ada apa putri" Xie Ling yg melihat nonanya tak biasanya ia memiliki kekacauan seperti ini, ia tahu bahwa penyebabnya pasti soal pernikahan itu....


"cepat pangil Chen long".!! sang pengawal pribadi putri Xi xi, sekaligus temannya..


" baiklah putri". dengan cepat Xie Ling lalu segera pergi memanggil Chen long yg berjaga di luar paviliun Mawar, penginapan putri Xi xi


"ada apa putri memanggil ku". ucapnya setelah ia berada di depan putri Xi xi


"aku beri tugas, pergilah ke kerajaan Naga, dan awasi, pangeran ke-empat, dan laporankan kepadaku, saat ia berada di luar istana, aku akan membunuh, lelaki sialan itu"..


sementara Xieling dan Chen long hanya bisa melongo mendengar, apa yg di katakan putri Xi xi, namun ia tidak dapat membantahnya, mereka berdua tau apa yg di katakan temannya itu, pasti akan terjadi, ia tidak akan segan membunuh pangeran ke-empat.


"baiklah, akan saya laksanakan".dan menghilang dari hadapan putri Xi xi, bagaikan Cahya siang di telan malam..


"putri bagaimana jika pihak kerajaan tau tentang hal ini, pasti mereka akan menhukum putri" xieling dengan wajah yang takut..


"sdahlah tidak akan ada yg tau tentang hal ini".


jawabnya sambil masuk ke dalam kamar mandinya, hendak membersihkan diri..


Xie Ling yg melihat putri Xi ingin mandi mau membantu, namun ia tahu, bahwa putri Xi xi, tdak Seperti orang kebanyakan, membutuhkan bantuan banyak pelayanan di sisinya...


sementara di kerajaan Naga, Chen long bagai bayangan terus mengawasi setiap pergerakan yg lakukan, pangeran...


"kita lihat saja, wanita itu tidak akan tinggal diam" duduk di bangku taman, memandangi berbagai macam hamparan bunga, yg bermekaran

__ADS_1


"mungkin sebaiknya pangeran berhati hati" Lee Ran memberikan pesan kepada atasannya, ia tahu betul wanita itu, selalu ingin membunuh pangeran ke-empat


"bagaimana menurut mu, dengan wanita itu"??


"maaaff pangeran wanita ini memanglah cantik, tapi aku rasa jika ia tinggal di sisi pangeran, nyawa pangeran akan terancam" jawab Lee Ran, dengan hati-hati..


"kamu benar, sudahlah sebaiknya kamu siapkan kereta untukku, serta hadiah-hadiah yg indah, aku akan memberikan, untuk nya, aku ingin ke kediaman jendral Wang"..


"apa pangeran Inggin menemui, putri jendral Wang"? tanya Lee Ran Dengan ragu.


"ia, aku merasa, wanita itu tidak akan menyusahkanku di masa depan, lagi pula aku telah lama mengenalnya".. terlihat dari wajahnya mengguratkan rasa kasih sayang..


"lalu, mengapa pangeran ingin menikahi putri Xi xi" Lee Ran yg terlihat kebingungan dengan keputusan atasannya


"bukan kah kita di perbolehkan memiliki selir" ucap pangeran Xi fanng dengan yakin


"putri jendral Wang memanglah cantik, tetapi putri Xi xi lebih cantik, namun apa gunanya cantik jika ternyata orangnya jahat" ucap Lee Ran dengan kesal,


Lee Ran lalu memanggil pengawal istana yg dekat dari tempat ia duduk, menyuruhnya apa yg di perintahkan pangeran ke-empat..


Anak jendral Wang seorang wanita cantik yang telah lama menjalin hubungan dengan pangeran Xi fanng, lalu ia menyukai gadis itu, oleh karena perilakunya, yang anggun, serta tutur bahasa yg sopan, ia tumbuh bersama dari kecil, hingga mereka tumbuh dewasa bersama, wanita itu bernama Jing Zhou..


mereka tidak sadar bahwa ada seorang yg kesal mendengar mereka, kesal kerena mereka telah berani membicarakan, soal putri Xi xi, dengan jelek, yg tak lain adalah Chen long, lalu iapun segera mundur dari tempat persembunyia melaporkan, informasi apa, yg telah ia peroleh kepada putri Xi xi..


di kediaman 🌹🌹🌹...


"Chen long sudah kembali,dan ingin berbicara dengan nona" Xie ling yg muncul dari Balik pintu kamar putri Xi xi


"baiklah suruh ia masuk".lalu iapun segera bangun, lalu duduk di tepi ranjang nya..

__ADS_1


Chen long yg datang bersama dengan Xie Ling segera mendekat ke arah Putri Xi xi


"aku mendapat informasinya" sambil menatap ragu


"cepat katakan aku sudah tidak sabar menunggu" lalu mengibas ngibaskan tangan nya


"pangeran ke empat bersama dengan pengawal pribadinya akan, menemu keluarga jendral Wang" ucapnya dengan pelan


""untuk apa ia menemui jendral Wang" tanya putri Xi xi dengan penasaran


"aku mendengar bawah pangeran Xi fanng memiliki hubungan khusus dengan putri Jendral Wang, yg bernama Jing Zhou, wanita yg menghentikan langkah kita sewaktu di hutan beberapa hari lalu" ucapnya dengan penuh penjelasan


"lelaki ini terus mempermainkanku, lihat saja aku akan menghabisi mu, bersama dengan kekasihmu ituu, aku sudah tidak sabar,, hahahaaha".. meremas gaun yg ia kenakan, lalu tertawa keras tanda ia senang, sementara pelayanan dan pengawal yg di luar mendengar tawa putri Xi xi, sempat kaget, pasalnya di kerajaan Phoenix tidak ada yg berani tertawa seperti itu, apalagi untuk seorang wanita...


"""lebih baik kita berangkat aku akan mengganti baju dahulu, dan kalian bisa ikut, aku akan membunuh pria hidung belang itu, , apapun yg terjadi, yah sudah kalian juga siap2, Jangan sampai ada yang mengenal kita, saat di luar nanti, Kita bertemu di luar istana nanti"... perintah putri Xi xi dengan penuh semangat..


mereka berdua keluar dari kamar tersebut..


putri Xi xi lalu bersiap siap ia berpenampilan layaknya seorang lelaki, hingga tidak ada yang menduga bahwa itu adalah putri Xi xi..



setelah selesai bersiap ia pun keluar dari istana tanpa ada yg mengetahui.


sesuai dengan perjanjian, ketiganya lalu bertemu di luar istana, Chen long dan Xieling telah menyiapkan kuda, 3 ekor kuda sebagai kendaraan, ketiganya pun telah menunggangi kuda dengan Gagah Berani. nmun sebelum mereka berangkat ia masih berbincang-bincang, merencanakan siasat untuk menyerang pangeran Xi fanng, setelah selesai merekapun bersama sama, berangkat untuk memulai rencana jahat yg telah di rencanakan..


setelah terus menunggangi kuda dengan penuh kecepatan, melewati hutan dan cukup jauh..


mereka hampir mendekati jalan, pertengahan antara kerjaan Naga, menuju jalan tempat kediaman jendral Wang, ketiganya lalu menghentikan langkah kuda, lalu turun dari kuda mereka masing- kemudian mengikat tali muda tersebut di sebuah batang pohon yg tidak terlalu besar. mereka sengaja berhenti di hutan tdak jauh dari jalan tersebut, untuk menyembunyikan kudanya, lalu ke tiganya jalan kaki menuju jalan yg besar TDK jauh dari tempat mereka berada, jalan nampak sepih, dan jarang di lewati oleh manusia ..

__ADS_1


dengn maksud menunggu pangeran Xi fanng lewat, ketiganya lalu bersembunyi di balik pohon yg rindang menunggu sasaran akan melewati jalan tersebut...


__ADS_2