Pembalasan Ratu Hutan

Pembalasan Ratu Hutan
04 pertolongan pertama


__ADS_3

Lee Ran yg telah melakukan penelitian atas apa yang dimintanya oleh pangeran ke 4, dan telah melaporkan kejadian tersebut secara rinci, mulai dari mana putri xixi akan di asingkan..


pangeran ke 4 serta Lee Ran, dengan diam diam pergi, menunggu di hutan yg akan di lewati oleh rombongan putri xixi, ke tempat pengungsian tersebut..


dengan maksud ia ingin memberikan obat penawar racun, Yg akan membuat nyawa putri xixi selama 1 Minggu ini, akan melayang jika, TDK segera di atasi..


setelah beberap saat mereka berdua bersembunyi di balik pohon, menunggu sasaran akan lewat, akhirnya apa yang ditunggu tunggu telah tiba, ke dua kuda lewat dengan hanya di temani stu pengawal dan pelayan xieling dan putri xixi di atas kuda tersebut, mereka sengaja TDK membawa banyak pengawal agar tidak mengundang para rakyat..


lalu dengan cepat pangeran ke 4 lompat dari atas pohon yang tidak terlalu tinggi, di ikuti oleh, Lee Ran, ke dua nya menghalagi jalan putri xixi serta pengwl tersebut menghentikan langkahnya..


"pangeran ke4 ada apa tiba-tiba muncul Dan menghadang jalan kami, bgaimna jika ad yg melihat hal ini keselamatan kami akan bertambah bahaya". ucap xieling Dengan hati hati.


"aku tdak bermaksut lain tapi, aku hanya ingin memberi, obat kepada putri xixi, kmu tentu nya TDK inginkan, jika kamu kehilangannya".. jawab pangeran Xi fanng dengn terus menatap ke arah Putri xixi, Yg duduk berada di atas slah satu kuda bersama dengan Xie Ling.


lalu dengan cepat ia memberi obat herbal tersebut, di dalam sebuah botol kecil.


dengan penuh keraguan Xie Ling lalu menerimanya.

__ADS_1


"cepat lah meminumkannya, Kepada putri Xixi, sebelum terlambat, saya takutnya obat ini hilang, dan saya jga, TDK punya banyak waktu beberasama kalian, disini, saya juga tidak bisa. mengantar kalian, ke pengasingan, takutnya masalah kalian, semakin besar, dan satu lagi, nonamu, tidak terkena wabah melainkan di racuni".. Setelah pangeran Xi fanng mengucapkan itu, kemudian menghilang sekejab mata dari pandangan Xieling dan juga pengawal tersebut entah kemana, dan diikuti oleh bawahannya Lee Ran.


tanpa ragu ragu lagi xieling yg sdah memang percaya bahwa nonanya TDK mungkin mengalami penyakit menular dlm, sekejab mata, apa lagi setelah mendengar penuturan pangeran Xi fanng tadi, langsung membuka mulut putri xixi, lalu menuangkan obat tersebut dari dalam botol kecil itu, masuk kedalam kerongkongan putri xixi..


lalu melanjutkan perjalanan mereka, di tengah-tengah malam yg hanya di temani oleh cahaya redup bulan yg, bersinar dari balik pepohonan, tujuan mereka cuma satu yaitu membawa jauh, sejauh jauhnya, dan mengamankan putri xixi, dengan cepat, sebelum ada yg berniat melakukan kejahatan, selanjutnya kepada putri xixi..


berminggu-minggu, mereka lalui putri xixi, dan beserta kedua orangnya, yg setia menemaninya telah sampai, di dekat hutan, yg sangat gelap akibat pepohonan yg tinggi tumbuh lebat membuat cahaya matahari tak bisa menembus hutan lebat tersebut, hingga siapapun yg berada di dekat hutan tersebut merasa merinding ketakutan, apa lagi jika seorang memasuki hutan tersebut, mungkin akan mati ketakutan, akibat hutan ini terlihat sangat menyeramkan, untuk di lihat apalagi di jamah...


putri xixi yg memang sudah sadar meskipun belum sembuh total. setelah beberapa Minggu yg lalu ia minum obat herbal yg di berikan oleh pangeran Xi fanng,


dan di ikuti oleh kuda 1 pengawal istana yg tetap setia menemani mereka yang terlihat masih sangat bersemangat, dengan wajah yg pemberani... umurnya dengan mereka berdua memang tdak bedah jauh, terlihat masih seumuran yang hanya beda 4 tahun dengan putri xixi, pengawal itu memiliki kharisma yg Gaga, yg biasa di panggil Chen long..


"nampaknya aku belum pulih benar untuk memasuki hutan ini, tentunya di dalam sangat bnyak binatang besar yg buas, saya tidak mau mati konyol, apalagi saya belum membalaskan kepada, mereka, yg setimpal dengan perbuatannya kepada ku "....ucap purri xixi dengan wajah yg pemberani


" lalu apakah yang akan kita lakukan dengan semua ini putri xixi".. tanya pengawan Chen long


"hal pertama yg harus kita persiapkan dulu adalah ilmu kita, kekuatan untuk menghadapi, segala bhaya yg mengancam kita semua untuk bertahan hidup, di alam". tutur putri dengan penuh semangat...

__ADS_1


"kita tidak punya seorang untuk melatih kemampuan kita semua putri".. sambung xieling dengan ragu


"kamu tidak tahu aku ini dulunya memiliki seorang guru, namun belum sempat aku menguasai ilmu beladiri, kakek itu sudah pergi entah kemana, aku akan mengajarkan kepada kalian, dan mungkinini lah saatnya aku belajar sendri"... kata putri xixi di selah -seelah senyumannya...lalu merekapun turun dari atas kuda mereka , lalu kemudian mengikat kuda mereka di Batang pohon tidak terlalu, besar, yg berada di dekat sungai kecil yg tampak jernih yg mengalir dari dalam hutan mengerikan tersebut, merekapun turun ke sungai tersebut untuk membasuh wajah mereka, selesai menjalnkan ritual, untungnya tak jauh dari tempat mereka berada ada goa, mereka pun menuju goa terstebut untuk memastikan apakah dalam goa tersebut, bisa di gunakan untuk tinggal.... dan seperti nya goa itu memang bisa di gunakan untuk tinggal, mereka pun membenahi goa tesebut dan memasang obor, sebagai alat penerang dlm goa..


"aduh aku lapar, oh yah tapi aku lupa aku punya kalung dimensi yg bisa saya gunakan, siapa tahu bisa memberikan sya makanan" ucapnya pada diri sendiri sambil memegang meminta tikar dari ruang dimensinya, untuk di gunakan duduk, tak lupa juga ia mengambil berbagai macam makanan dan minuman yg lezat2 dari ruang dimensinya, setelah semua kebutuhannya sdah tersedia, putri xixi pun duduk di bawah tikar tersebut, yg di depan matanya sdah ada makanan, lalu memanggil ke dua temannya itu, untuk ikut menikmati makan..


ke dua temannya yang mendengar ada panggilan segera menghentikan aktivitas nya, dan menuju ke arah Putri xixi, dengan penuh keheranan, putri xixi pun mengajak nya duduk.


" maaf putri kami tidak berani" ucap mereka yang hampir bersamaan, setelah putri xixi mengajak nya untuk duduk bersama.


" ah apa yg kalian, takutkan, aturan istana sudah tdak berlaku, untuk ku, lagian utuk sementara selama kita bersama di hutan ini, kita bkan lagi berasal dari kerajaan, atau kalian mau mati konyol, hanya karena tidak makan"balas putri xixi dengan senyum manisnya..


ke dua ny apun duduk berhadapan dengan makanan2 'lezat di depan mereka, lalu dengan ragu ragu ia menyantap makanan tersebut


"wah ini enak sekali rasanya, putri, lebih enak dari masakan di istana, kalau begini caranya mngkin Xieling akan betah tinggal di Hutan". kata xieling dengan gembira sambil terus menyantap makanan tersebut, sementara itu pengwal Chen long, hanya tersenyum melihat tingkah, Xie Ling, sambil mengagumi kehebatan putri xixi, Yg memiliki kalung dimensi, karena setahu nya kalung dimensi, hanya di miliki oleh orang tertentu, orang-orang hebat pun belum tentu bisa memilikinya, ia juga sudah tidak ada ketakutan akan bhaya di sekelilingnya setelah tahu, putri xixi bkan orang lemah...


"makanlah Yg banyak, karena besok kita akan memulai tujuan utama kita, yaitu memperkuat diri kita".... perintah putri Xi xi, keduanya pun mengangguk tanda setuju.. beberapa saat kemudian mereka telah selesai menyantap makanan tersebut, lalu masing-masing mereka menuju tempat mereka akan membaringkan badan mereka, di tempat yg telah disediakan putri xixi,di dam goa, yg telah ia ambil dari dalam kalung dimensi..

__ADS_1


__ADS_2