Penakluk Hati Bad Boy

Penakluk Hati Bad Boy
Bab 9 : Bolos bareng


__ADS_3

"El, kita mau kemana?" tanya Mora yang masih mengikuti langkah El.


"Bolos." jawab El singkat.


"Tunggu, ga bisa gitu dong! seenaknya saja kau mengajakku bolos?" ucap Mora kemudian menghentikan langkah keduanya.


"Ya sudah kalau Lo ga mau." ucap El lalu melanjutkan langkahnya menuju ke kelas.


"Eh tunggu El! kau yakin mau bolos?" tanya Mora.


El mengambil tasnya di meja lalu menatap Mora, "Tentu saja."


"Sekali lagi gue tanya. Lo mau ikut atau enggak?" tanya El.


Mora diam sejenak, " Yaudah deh aku ikut" ucapnya.


"Tadi aja sok sok an nolak," sindir El.


Mora yang mendengarnya langsung mengambil tas dan berjalan keluar kelas dengan kesal.


"Hey, Lo mau jalan kemana?" tanya El sambil terkekeh melihat Mora bertingkah seperti anak kecil.


Dengan wajah kesalnya Mora hanya diam menatap El.


"Nggak usah ngambek Lo, jelek tau!" celoteh El.


"El!!" kesal Mora.


"Apa?" jawab El dengan wajah tanpa dosa.

__ADS_1


"Ihhh kamu ngeselin banget si!" ucap Mora sambil menjotos lengan El.


"Ashh aw! Lo berani ya?"


"Hahaha emang enak rasain tuh," ucap Mora sambil berlari menjauhi El.


El tersenyum melihat Mora kembali tertawa. Entah kenapa hatinya merasakan kehangatan saat melihat wajah Mora yang bahagia.


"Sudah cepat sini naik! Lo mau gue tinggal?" ucap El yang sudah berada di motornya.


Mora berlari kecil menghampiri El dan naik ke jok belakang motor lelaki itu.


"Ay ay kapten ayo berangkat!" ucap Mora diakhiri gelak tawanya.


El hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah gadis yang mulai ia sukai itu. El melajukan motornya dan Mora terlihat senang walaupun ia tidak tahu entah kemana lelaki itu akan membawanya. Ini adalah kali pertamanya Mora bolos perkuliahan dan ia merasa tidak bersalah. Entah setan apa yang merasukinya saat ini.


...****************...


"Hahaha, El kau seperti anak kecil! lihat di pipimu itu"


"Ada apa di pipiku?" ucap El dengan wajah imutnya.


Mora tak menyangka lelaki dihadapannya yang dikenal bad boy itu ternyata bisa seimut itu. Sisi lain dari El yang tak semua orang bisa melihatnya. Mora adalah salah satu yang paling beruntung dari milyaran manusia di bumi ini. Perasaannya hangat saat melihat El bersikap berbeda yang hanya dia lakukan dihadapan Mora.


"Sepertinya dia mulai bisa menerimaku?" batin Mora.


"Hey, kenapa Lo melamun?" tanya El.


"Eh, nggak kok hehe." ucap Mora lalu kemudian mengelap pipi El yang belepotan ice cream dengan tisu.

__ADS_1


"Cemong nih, kaya anak kecil!" ledek Mora lalu tertawa.


Keduanya pun menghabiskan waktu bersama sambil bercanda ria. Tanpa El sadari hatinya sudah mulai mencair dan menerima perasaannya terhadap Mora. Entah kenapa El yang sebelumnya mati-matian menahan perasaannya namun ia malah menikmati hari-hari nya bersama Mora.


"Dah El hati-hati, thanks for today." ucap Mora tersenyum sambil melambaikan tangannya.


"Oke, gue balik ya." ucap El lalu tersenyum kemudian ia melajukan motornya meninggalkan pekarangan rumah Mora.


...****************...


El mengguyur tubuhnya di bawah pancuran shower. Ia sesekali tersenyum mengingat kejadian beberapa hari ini bersama Mora. Gila, pikirnya. Ia tak menyangka dirinya akan benar-benar membuka hatinya untuk gadis itu. Perasaannya terhadap Mora telah mengalahkan rasa takutnya akan dikecewakan lagi. Setelah membersihkan tubuh dan berganti pakaian, El merebahkan dirinya di kasur empuk kesayangannya.


"Kenapa perasaanku kepadanya semakin kuat? saat memikirkannya saja hatiku langsung berdebar," batin El.


"Apa aku sudah siap untuk menerima perasaan ini? Apa aku sudah siap jika dikecewakan lagi? Ku harap semuanya akan baik-baik saja. Aku percaya jika Mora tak akan mengkhianati ku. Sudah beberapa tahun aku menutup hati, saat ia datang hatiku langsung merasakan rasa yang berbeda. Mungkin dia memang ditakdirkan untuk ku dan membantuku menyembuhkan luka lama ku, ku harap begitu." batin El sembari memejamkan matanya.


Beberapa menit memejamkan mata, ia kembali menatap langit-langit kamarnya. El beranjak dari kasurnya dan berjalan ke arah balkon. El menikmati langit jingga yang indah menyambut datangnya malam seiring udara sejuk yang menenangkan hatinya.


...----------------...


Happy reading guys 🤗❤️


Semoga gak bosen ya baca karya ku🙏😊


Enjoyyyy🙌


See You Next Chapter 👋


Salam Manis Author

__ADS_1


RaSgta~


__ADS_2