PENAWAR JIWA

PENAWAR JIWA
PJ_11


__ADS_3

...***mohon bantuannya...


jangan lupa like , comment,. vote nya ya kakak-kakak, biar aku semangat nulis nya


...terimakasih πŸ™***...


~ *ke*diaman Ryo adara


Misha yang baru sampai di rumah nya


buru buru masuk ke dalam, rasa lengket yang ia rasakan membuat Misha tak tahan untuk segera ingin membersihkan badannya.


saat sebelah kakinya ingin menaiki anak tangga pertama, langkah nya tertahan dengan panggilan seseorang.


" dari mana saja kamu Misha ? . tanya papa Ryo . yang baru keluar dari Ruang kerja nya. di susul juga oleh mama celin dari belakang


Pertanyaan itu berhasil membuat Misha diam di tempat,.


" katanya pesawat yang kamu tumpangi akan mendarat siang hari !. kenapa jam segini kamu baru pulang ? timpal mama celin


" ahh ... papa.. mama ....itu..!!


Misha masih mampir tadi " jawab misha dengan suara Manjanya.


" apa tidak bisa pulang terlebih dahulu, baru kamu bisa keluar lagi . kita menghawatirkan mu sayang " ucap mama celin lagi sambil memegang tangan Misha


" iya ... Maaf !" Lirih Misha

__ADS_1


" Ya sudah, apa kamu sudah makan ?" tanya mama celin


" belum !" , Aku ingin makan disini bersama kalian " jawab Misha


" TELAT..! , timpal papa Ryo cepat , kita sudah kenyang, kalau menunggumu yang gak jelas pulang nya kapan , pasti kelaparan ya kan ma !"


" ahhhh ... papa, jangan begitu !, aku bukannya gak jelas pulang nya , tapi tadi aku masih mampir ke Rumah tante ine " Misha menghampiri papanya yang sedang duduk di sofa


"terus kenapa kamu belum makan sampai jam segini " tanya mama celin


" aku kan sudah bilang aku ingin makan malam bersama kalian, yaaa ... meskipun telat ! " jawab Misha sambil melirik papa Ryo disebelahnya


" Alesan ! " jawab papa Ryo lagi,


ya sudah sekarang kamu makan , biar mama mu yang nemenin kamu makan. "


akhirnya Misha meninggalkaan papa mama nya untuk membersihkan diri


" pa... ?" panggil mama celin


"hemm !" jawab papa Ryo singkat sambil fokus melihat layar handphone nya


" Misha ke rumah jeng ine, pasti mau ketemu Reno ya ..?"


" iya lah ! emang apa lagi ma ! , gak mungkin dia mau ketemu suami nya ine "


" husss .... papa ! "

__ADS_1


" hehehe... " maaf ma


...πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ...


~ Panti


Sang mentari mulai terbit memancarkan cahayanya yang indah pagi ini. senyum merkah dari penghuni bumi sudah mulai tampak satu per satu dari mereka saat melalui mimpi tidur nya.


tapi tidak untuk Ziya, wajah cantiknya tak memancarkan cahaya seperti sang mentari, dan hati nya pun tak semerkah senyum dari penghuni bumi lain nya.


Kabar yang di kirim Sam semalam, membuat hati seorang Ziya di landa kegelisahan yang teramat dalam, ia tidak tau harus berbuat apa , karna ia juga baru memulai memandirikan hidup nya yang dulu lemah untuk menjadi lebih kuat di dunia ini .


tapi apa.?! cobaan dari tuhan slalu saja membuntutinya.


sepertinya Ziya merasa tuhan tak benar-benar menyayangi dirinya.


hari ini memang adalah hari yang di nanti-nanti Reno, tapi buat Ziya ini adalah hari yang menakut kan. ia sangat sangat tidak menginginkan hari ini .


bukan nya ingin lari dari tanggung jawab, tapi ia masih belum siap .


" kenapa bos nya ingin menemui ku ?. apa yang akan di lakukan oleh orang kaya itu !


kalaupun dia ingin minta ganti rugi, ya ganti rugi aja tidak perlu bertatap muka kan."


Ziya menggrutu sendiri di kamar itu saat mengingat ingat masalah isi pesan dari Sam semalam.


Sam memang sudah memberitaukan Ziya perihal kerusakan kecil yang di buat Ziya di mobil milik Reno, dan Ziya menerima kesalahannya itu, tapi ia tidak habis pikir kenapa harus ada ajang tatap muka dengan pemilik mobil itu,

__ADS_1


ia cukup menginginkan Sam saja yang mengurus masalah ini, tidak perlu ada Reno di hadapan Ziya.


__ADS_2