
Reno mengambil handphone di dalam sakunya, ia mulai memesan taxi online agar bisa mengantarkannya ke rumah.
Reno memang sudah enggan menaiki Mobil nya sebelum mobil itu di perbaiki.
tak lama taxi yang Reno pesan sudah sampai, ia bergegas masuk ke dalam mobil itu dan memberi alamat tujuannya ke driver taxi tersebut.
sepanjang perjalanan Reno hanya menutup matannya sambil memijat-mijat pelipisnya.
handphone sengaja ia setel mode pesawat kan. agar tak ada yang mengganggu rencana istirahatnya ini.
Taxi yang di tumpangi Reno telah sampai di depan gerbang rumahnya.
setelah ia membayar ongkos jasa taxi tersebut. pandangan nya tertuju pada mobil BMW kuning yang terparkir cantik di halaman rumahnya, lama mengamati dari jarak jauh Reno kembali ingat pemilik mobil tersebut.
ia langsung meminta sang driver taxi online tersebut untuk mengantarnya ke tujuan lain.
kini tujuannya adalah apartemen milik Sam.
disana memanglah selalu menjadi tempat persembunyian dari kejaran Misha.
yaa....! mobil BMW warna kuning itu milik Misha .
Misha sengaja datang di jam-jam Reno pulang dari kantornya untuk menyambut lebih awal sang pujaan.
__ADS_1
tapi tanpa sepengetahuan nya sosok yang ia tunggu malah menghindari nya.
" tante ini sudah lewat di jam Reno pulang,
kenapa dia belum datang juga! " Rengek nya.
" bersabarlah sebentar Misha, mungkin di jalan macet atau barangkali pekerjaan Reno belum kelar " jawab mama ine yang setia menemani anak dari sahabatnya itu.
Misha mulai gelisah dan lelah menunggu Reno yang tak kunjung pulang,
jarinya terus mengeklik Nomor milik Reno untuk ia hubungi. tapi panggilan mau pun chat nya tak ada satupun yang di respon oleh Reno.
Misha yang baru pulang dari luar kota untuk pemotretan , memang sengaja langsung mendatangi kediaman Reno.
sekarang karir Misha memang lagi naik-naik nya, job setiap job slalu ia ambil sehingga mengurung Misha dalam pekerjaan ini selama sebulan.
" Tante .. aku yakin Reno pasti menghindari Misha Lagi .
"argh... kenapa tadi aku bawa mobil ku sendiri, seharusnya aku naik taxi saja , supaya Reno tak mengetahui keberadaan ku .!" batin Misha menggerutu sendiri
" Misha ... jangan berpikir seperti itu, Reno tidak pernah menghindari mu, tante slalu mengajari anak-anak tante supaya menghargai siapapun !"
" tapi tant...!! "
__ADS_1
" sudah ..sudah.. ! ayo kita makan malam dulu, tadi kamu bilang belum mampir kerumah sama sekali kan , pasti kamu lapar !
soal Reno biarlah..!, masih ada hari esok untuk bertemu dengannya , besok tante akan segera mengabari mu jika reno berada di rumah. !"
mama ine yang tak ingin hati anak dari sahabatnya kecewa dan berpikiran buruk tentang Reno, mama ine berusaha merayu Misha supaya Hati nya tak merajuk.
" hmmhh ... sudah lah tante, Misha pulang aja sekarang !
tante benar masih ada hari esok, dan besok tante bantu Misha ya ... untuk ketemu Reno !
" iya ..iya. tante usahakan besok ya "!
" ya sudah tante Misha pamit , dadaa...!! "
misha mulai beranjak dari duduk nya dan mendekati mama ine untuk memberi ciuman di pipi mama ine.
rasa kecewa misha terlalu nampak di wajahnya.
itu membuat mama ine merasa tidak enak hati terhadap misha, mama juga takut jika misha akan mengadu masalah ini ke pada kedua orang tuannya. itu pasti akan membuat keretakan persahabatan nya.
"Biarlah... bila sudah waktu nya , apa boleh buat ! dipaksa pun .. itu akan menyebabkan masa depan anak ku rusak".
ucap batin mama ine.
__ADS_1