
...~*SELAMAT MEMBACA~...
...π...
~ PARKIRAN
Selama perjalanan ke arah parkiran Sam tak henti-hentinya memanjatkan doa, agar wanita yang ia tolong tak mendapatkan kesialan yang lebih membebani hidupnya.
meskipun Sam sudah Lama mengabdi ke anak sulung wijaya itu, tapi tidak menutup kemungkinan Sam masih punya sedikit rasa simpati terhadap seseorang, apa lagi gadis panti yang ia tolong.
selama perjalanan mengantar Ziya.
Sam banyak melihat ekspresi Ziya yang berubah-ubah, beban yang Ziya pikul terlalu nampak di wajahnya, membuat hati Sam tersentuh untuk mengasihinya.
Sam sudah sampai di depan mobil Reno,
Sam langsung mengecek mobil tersebut dengan amat teliti.
beberapa menit mengamati mobil itu dengan jeli, hasilnya Sam menemukan goresan yang lumayan banyak di badan mobil tersebut.
"Apa dosa ku terlalu banyak, sehingga Tuhan hari ini mengabaikan doa-doa ku" Sam berseru dengan lirih di depan mobil yang tergores itu. kali ini ia tidak mampu lagi melihat ekspresi sedih yang akan terhias di wajah cantik Ziya, saat ia akan menyampaikan haL ini.
__ADS_1
" Maaf kan aku nona , ini adalah tindakan seorang asisten untuk tuan nya, aku tidak bisa berbuat banyak karna ini sudah pekerjaan ku , aku hanya bisa berdoa semoga Tuhan masih mau menyentuh hati tuan ku yang kaku itu agar memberi keringanan untukmu " ucap batin sam
Sam merogoh sakunya mencari benda pipih untuk memotret goresan tersebut , dan mengirim nya ke Reno.
Di ruang kerja , Reno yang sedang fokus dengan buku besarnya teralihkan dengan bunyi dari handphone nya.
tangan panjangnya bergerak untuk mengambil benda tersebut, saat melihat isi dari pesan itu kedua Mata Reno membulat penuh ,rahangnya mulai mengeras menahan amarahnya.
dengan cepat kilat ia meraih jas dan kunci mobilnya dan berlari menuju ke parkiran
Reno mengambil langkah panjang agar segera sampai di tujuan.
Saat sudah sampai di parkiran Reno langsung bergegas ke arah Sam dan melihat kebenarannya.
" Aku tidak mau tau, besok ini harus sudah bisa diurus Sam !
dan ingat sekalian kamu bawa gadis itu juga, supaya dia tau jumlah yang harus ia tanggung. tapi sebelum itu kamu pertemukan aku dulu dengan nya , aku akan membuat perhitungan terhadap gadis itu dahulu ". Reno menarik salah satu sudut bibirnya.
entah perhitungan apa yang akan di berikan ke Ziya hanya tuhan yang tau.
" baik tuan!" Sam membungkuk kan badanya , dan berlalu pergi dari hadapan Reno
__ADS_1
...πππ...
~ di panti
Ziya yang baru selesai makan siang nya langsung mengistirahatkan tubuh nya kembali.
di kamar saat Ziya hampir melewati cermin di meja riasnya Ziya menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah cermin untuk melihat bayangannya
" kenapa aku seperti ini , bagaimana aku bisa kerja besok kalau kondisi ku begini !"
" apa aku ijin dulu saja ya..? Aahh... tidak tidak tidak aku baru pertama kali kerja , seharusnya aku memberi kesan baik bukan malah minta ijin ".
Lama di depan cermin mempertimbangkan tentang permasalah nya , Ziya akhirnya bertekat untuk tetap masuk kerja.
...ππππππππππ...
~kediaman adya wijaya
Tepat jam 04:30 Sore , Reno lebih dulu meninggalkan kan kantornya.
Hati yang buruk membuat otaknya tidak Nafsu untuk menelan setiap isi berkas-berkas yang menantikan nya.
__ADS_1
ia memilih tujuan untuk segera pulang saja.
kejadian hari ini membuat otak dan raganya menjadi lelah. ia ingin mengistirahatkan tubuhnya selama mungkin agar bisa berpikir kembali untuk hari esok.