PENAWAR JIWA

PENAWAR JIWA
PJ _14


__ADS_3

...JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, & VOTE NYA YA KAKAKΒ²...


...TERIMAKASIH πŸ™...


.


.


.


.


.


.


.


Sam berbalik badan untuk melihat Ziya .


" Nona.. tempat anda di sana , silahkan Anda duduk" . tunjuk sam di kursi yang berhadapan dengan Reno.


" Tuan.. , tidak bisa kah kau menemani ku duduk juga " pinta lirih Ziya dengan nada kecil


supaya tak terdengar oleh Reno.


" Nona saya bukan kekasih anda yang harus ikut duduk di sebelah nona, tolong ikutilah peraturannya biar anda Aman - aman saja."


jawab Sam yang juga membalas dengan nada kecil juga.


" Ehem.! mau sampai kapan kalian berdua akan berbisik di sana ! " seru Reno masih dengan nada dingin nya


Akhirnya Ziya berjalan ke tempat duduk yang sudah di tunjuk Sam dengan kepala yang masih tetap menunduk.

__ADS_1


Akhirnya Reno menyuruh Sam untuk menjelaskan nominal yang harus di tanggung oleh Ziya.


Ziya hanya menunduk kan kepala nya sambil menyimak penjelasan dari Sam.


sedangkan Reno ia hanya memandangi Ziya yang sedang menunduk, tak tau apa yang di pikir kan oleh Reno , ekspresi wajah nya tak bisa di Artikan.


" apa ada pertanyaan untuk anda nona ?" tanya Reno setelah Sam menyelesaikan penjelasannya " kalau tidak ada , juga tidak apa-apa, seperti nya anda menyanggupi biaya ini " seru Reno lagi


" sanggup atau tidak , pasti anda akan tetep menyuruh saya membayar nya kan tuan " jawab Ziya


sebelah sudut bibir Reno terangkat


"Anda benar sekali nona, karna saya seorang pembisnis pasti saya tidak mau rugi, meskipun itu hal pribadi saya " ucap Reno


" baik ! , tapi beri saya waktu, nanti saya akan membayar dengan cara menyicilnya tuan setelah saya mendapat kan gaji saya akan kasih gaji saya semua nya " jawab Ziya


mendengar ucapan Ziya , Reno pun tertawa keras seperti mendengar lelucon yang menggelitik perut nya.


" apa aku tidak salah dengar nona ?, kau akan menyicilnya setiap bulan dengan gaji kecil ?!


" tidak apa tuan, yang penting anda menyetujui nya ! " balas Ziya


" saya tidak mau ! tolak Reno dengan nada dingin nya


belum sempat Ziya bicara , bunyi nada panggilan dari handphone milik Reno menghentikan bicara nya.


Reno langsung menerima panggilan tersebut tanpa melihat terlebih dahulu siapa yang menghubungi nya


"Hallo !" jawab Reno


" Nak ! bisakah kamu pulang, mama mendengar papa Misha dan papa mu membahas tentang perjodohan mu dengan misha " jawab orang di balik telfon


" APA ! " teriak Reno kaget

__ADS_1


itu sontak membuat Sam dan Ziya juga tak kalah kaget mendengar teriakan Reno.


" baik ma aku akan segera pulang " jawab Reno.


" tutt !".


" Sam ayo antarkan aku pulang !" pinta Reno


" baik tuan "


Reno segera pergi dengan langkah terburu-buru dan Sam juga mengikuti dari arah belakang


"mh..! kenapa mereka ? apa mereka lupa keberadaan ku, dan maen pergi pergi saja .


apa aku juga yang harus membayar minuman dan makanan ini ?"


" huaaaa.... jangan tinggalkan aku, aku tidak ingin membayar ini semua " seru Ziya sambil menangis, karna memang Ziya tak membawa uang lebih ia hanya membawa secukupnya saja untuk naik ojek.


.


.


.


....πŸƒπŸƒπŸƒ...


Sam yang sudah memasuki mobil nya, tiba-tiba teringat akan Ziya di dalam sana.


" Tu..tuan ! " panggil Sam


" Ada apa , segera nyalakan mobil nya " jawab Reno


" tapi...itu.. Nona Ziya masih ad di dalam ".

__ADS_1


" biarkan saja dia Sam, ini lebih penting dari hutang nya. ini tentang masa depan ku yang akan di pertaruhkan ,Ayo ! jalan kan " bentak Reno


__ADS_2