
...mohon bantuannya...
...jangan lupa like , comment,. vote nya ya kakak-kakak, biar aku semangat nulis nya...
...terimakasih π...
pagi menjelang siang Ziya masih betah berada dalam kamarnya, ia juga melewatkan sarapan pagi nya hanya untuk menunggu kabar dari Sam, benda pipih itu selalu ia genggam.
Rencana malakukan pekerjaan di hari pertama nya ia batal kan, karna hanya ingin melunasi masalah nya.
beruntung Ziya masih mendapatkan satu
kebaikan lagi dari pemilik toko sea cupcake, sehingga hari ini ia bisa menemui Sam dan Reno
ia tak menyia-nyiakan luka yang ada di tubuhnya, ia langsung memfotonya dan ia kirim ke pemilik toko tersebut untuk ambil ijin tidak bisa masuk hari ini, dan akhirnya Ziya mendapat kan ijin itu.
jam sudah menunjuk kan pukul 11:00 siang lewat.
tapi Sam tak kunjung mengabari Ziya, karna memang Sam di minta oleh Reno untuk menghubungi Ziya , dan menyuruh Ziya untuk
mengosongkan jadwal nya saja.
entah dimana dan jam berapa pertemuan itu di lakukan Reno tak mencantumkan kan.
"tok..tok..tok ". bunyi ketukan pintu itu berhasil mengalihkan si pemilik kamar.
Ziya berjalan ke arah pintu kamarnya untuk membuka pintu itu.
__ADS_1
" nini !? . ada apa ?? tanya Ziya heran.
" apa kamu dari pagi sampai jam segini masih tidur ? " tanya nini.
" tidak, ! aq sudah bangun dari tadi. aku hanya malas keluar nini " jawab nya
" Apa kau malas makan juga hari ini ? . tanya nini lagi
"tidak juga nini !"
" tapi kenapa kamu melewatkan sarapan mu ?"
" aahh.. itu, aku masih kenyang nini ! . nanti kalau sudah lapar aku pasti akan memakan jatah makanan ku, nini tenang saja"
" apa kau ingin pergi Zi ..? tanya nini yg melihat pakaian Ziya yang begitu rapi.
" i..iya " jawab Ziya gugup, karna ia harus menyembunyikan pertemuan ini , Ziya tidak ingin nini mengetahui soal ganti rugi ini.
" Mau kemana ? kamu ingin pergi dengan tubuh lemah begitu Zi ?"
" gak papa nini ! aku hanya ingin keluar sebentar, gak lama kok janji...!
" pergilah sarapan dulu,! baru kamu boleh pergi "
"baiklah !" jawab Ziya lesu,
ia memang tidak nafsu makan hari ini, selera makan nya sudah hilang saat memikirkan masalah pertemuan ini.
Akhirnya Ziya mengisi perut nya meskipun sedikit, di sela sela makan nya handphone Ziya berbuyi , panggilan masuk dari Sam menghentikan makannya.
__ADS_1
Ziya langsung memutuskan panggilan itu, ia kurang nyaman berbicara dengan Sam , meskipun Sam slalu menampilkan kebaikan nya di depan Ziya.
Ziya mengubah komunikasinya lewati pesan saja,
di pesan ia tak melakukan basa basi ke Sam , ia langsung menanyakan tempat dan jam pertemuan itu, ia sudah bosan menunggu terus, sampai sampai ia harus mengorbankan hari kerja pertamanya.
dan Sam pun membalas pesan Ziya yang tanpa basa basi itu dan memberitahukan apa yang Ziya tanyakan.
Ziya langsung menyudahi sarapan nya, ia segera mencari nini untuk berpamitan.
... ππππ...
~Restoran
kini Ziya sudah sampai di Alamat yang Sam berikan pasa Ziya,
Ziya memasuki Restoran itu, dan mulai mencari cari ke beradaan Sam.
sebuah pukulan ringan mendarat di pundak Ziya. Ziya di buat kaget oleh tindakan Sam.
" Apa nona sudah lama menunggu ? . tanya Sam
" tidak ! aku baru saja sampai. ayo kita mulai.
berapa yang harus aku ganti " tanya Ziya tak sabar
__ADS_1
" jangan membicarakan Rupiah sambil berdiri Nona , mari saya antar anda ke tuan saya , dia sudah menunggu anda "
Ziya hanya pasrah dan akhirnya Ziya mengikuti langkah Sam yang akan menuju ke private room yang ada di Restoran itu.