
...~***SELAMAT MEMBACA~...
...π***...
~DI GEDUNG
MobiL siLver yang di tumpangi Sam dan Abas telah terparkir di depan Latar Perusahaan Wijaya.
" Ayo turun ! kebaikan ku cukup sampai disini , apa perlu aku antar kau keruangan bos mu juga . " sungut Abas
" Siapa juga yang ingin kau antar. emang aku Lumpuh ! ". Bantah Sam
" pergilah terimakasih !"
Akhirnya Sam turun dari mobiL itu, dengan muka masam nya.
ia tak segan-segan membanting pintu mobiL itu saat keluar, sampai sang pemilik mobil
murka dari balik pintu itu .
Pertengkaran kecil memang sering terjadi jika Sam dan Abas di satukan. karna dua insan tersebut memang sudah bersahabat saat mereka Kuliah, saat lulus pun mereka juga bersama sama melamar di perusahaan Wijaya.
tapi karna saat itu perusahaan hanya membutuhkan satu orang saja.
__ADS_1
dan saat penyeleksian, Sam terpilih menjadi sekretaris dari anak pemilik perusahaan tersebut
Sam tidak enak hati karna hanya dirinya yy masuk di Wijaya. akhirnya setelah beberapa bulan bekerja dengan Reno, Sam mendapat kabar jika anak ke dua adya wijaya membutuhkan asisten juga.
tak ingin melewatkan kan kesempatan Sam langsung bicara ke Reno untuk mengusulkan Abas sahabatnya itu.
Ajaibnya saat Sam di pertemukan dengan Remy, Remy langsung menerima Abas dan menyetujui pilihan kakak nya. Remy memang tidak terlalu memilih kandidat untuk asisten dirinya , apalagi pilihan kakak nya.
ia sudah percaya penuh jika itu adalah pilihan yang tepat untuk dirinya.
akhirnya dua Sahabat itu bersatu kembali di naungan Wijaya.
...πππ...
" Bagaimana" ucap Reno sambil terus fokus ke layar laptopnya. saat Sam menemuinya
" tidak ada luka dalam tuan, hanya saja tadi membutuhkan transfusi darah karna keningnya mengalami benturan. dan saya juga lumayan lama membawanya ke rumah sakit karna tidak ada kendaraan yang lewat tuan." ucap Sam
jari jari tangan Reno yang semula lincah menekan keyboard laptop nya kini terhenti saat mendengar tuturan dari Sam.
" maksut mu --- ini salah ku ?" ucap Reno
yang kini pandangan nya di arah kan ke Sam penuh selidik !
__ADS_1
" A ahh-- bu bukan begitu maksud saya tuan" Sam mulai panik , entah kalimat mana yang membuat Reno tersinggung. " saya hanya menceritakan apa yang saya alami tuan ".
(" jeli sekali dia .. sampai sampai membuat kesimpulan jika aku menyalahkan nya , tapi dari lubuk hatiku yang terdalam sebenarnya dia memang yang salah " ) ucap batin Sam
" mmh ... begitukah ? " sebelah aLis Reno mulai terangkat masih dalam pandangan yang masih menyelidik " baiklah jika menganggap ku begitu , terus mobilku bagaimana apa kau sudah melihatnya ?"
" Belum tuan ! setelah saya menyampaikan info ini baru saya akan mengecek mobil tuan" jawab Sam
" Sam, segeralah kamu cek mobil itu. kalau sampai mobil ku lecet sedikit pun tidak ada kata ampun buat wanita itu . dia juga sudah membuat ku malu di rapat ".
" baik tuan , saya permisi dulu "!
" hmm !" jawab Reno sembari memberi anggukan kecil.
saat Sam sudah pergi dari hadapannya .
Reno sudah memikirkan apa yang harus ia lakukan terhadap Ziya jika memang benar mobil nya rusak.
Rapat besar yang tertunda membuat Reno memiliki rasa balas dendam terhadap Ziya.
bertahun-tahun ia menjalankan bisnis ini tanpa cacat sedikit pun.
tapi hari ini berbeda , Reno yang sudah terkenal dengan pebisnis muda yang sukses dan kedisiplinan yang tinggi .
__ADS_1
Tapi hari ini ia mencoreng nama baiknya sendiri dengan keterlambatan nya di acara Rapat besar tersebut.