PENAWAR JIWA

PENAWAR JIWA
PJ _ 3


__ADS_3

...~*SELAMAT MEMBACA~...


...😘*...


" Gue tau kalau itu orang Cebong !


maksutnya kenapa Lo mau repot repot ngurus tuh cewek kalau bukan siapa siapa Lo ? ."


kini tangan Abas tak lagi mendarat kan pukulan di lengan Sam . melainkan mengarahkan tangannya ke krah baju milik Sam.


" Ayo... mau jawab sirius gak Lo ?"


"Ok ...ok..!


itu cewek yang hampir gue tabrak sama bos gue !


tapi bos gue malah kabur , nyuruh gue ngurus sendirian, mana jalan yang gue ambil kelewat sepi ,mobil gak ada, dikira gue punya iLmu apa ?! " OmeL Sam


" hahahaha ... bos Lu kan emang begitu dari lahir , Dingin, Cuek !


gak kayak bos gue , udah ganteng , hangat , peduli juga ." seru Abas membanggakan majikan nya.


"ya ya ya ! terserah Lo aja lah,


jangan promosi kebaikan bos Lu di depan gue.


gue gak bakal pindah majikan, gitu gitu bos gue asLi nya baik juga kok cuma gak terlihat aja hanya orang yang berjiwa bersih yang bisa merasakan kebaikan nya "! BeLa Sam


" ciih ! .. bersih dari mana nya ". cebik Abas.


Abas langsung mengubah posisi duduknya membelakangi Sam.

__ADS_1


begitu pula dengan Sam.


Sam juga langsung ikut ikutan membelakangi Abas saat mengetahui temannya itu merajuk dengan obrolan yang mereka buat.


......πŸƒπŸƒπŸƒ......


Mata Ziya mulai terbuka pandangannya mengedari ruang Rawat itu dan menangkap dua sosok pemuda yang sedang asyik dengan handphone nya masing-masing.


" siapa mereka ? kayaknya bukan orang panti ". batinnya


Abas yang tidak sengaja melirik ke arah Ziya yang terbaring, langsung menangkap Ziya yang sudah mulai sadar memandanginya.


Abas langsung menepuk punggung Sam yang sedang fokus membalas chat dari orang kantor.


" ada apa sih ! manggilnya pakek mulut aja jangan tangan, memar semua kulit gue" !


seru Sam dengan geram .


tuh lihat si cantik siuman ! ".


Sam mulai mengikuti arah mata Abas dan berdiri menghampiri Ziya .


sedangkan Abas keluar untuk memanggil dokter.


" Hai nona " perkenal kan, saya Sam !


saya asisten dari pemilik mobil tersebut dan saya juga yang mengemudikan mobil itu, apa anda sudah merasa baikan ?" tanya Sam


" iya ! " jawab singkat Ziya


belum sempat Sam melontarkan pertanyaan nya lagi, pintu ruangan itu terdorong dari luar

__ADS_1


menampakkan Abas dan sang dokter datang untuk memeriksa ulang ke adaan Ziya .


" bagaimana dok ?" tanya Sam


" sesuai yang saya katakan dari awal tidak ada luka bagian dalam cuma bagian luarnya saja , Anda bisa Langsung membawanya pulang , tapi ingat di rumah harus rutin minum obatnya agar jahitan di kening nya cepat mengering dan luka luka yang di bagian lengan juga lekas sembuh !".


" beristirahat lah yang total nona biar anda segera pulih " seru dokter terhadap Ziya


Ziya hanya menganggukkan pesan sang dokter terhadapnya dan tak lupa menyelipkan senyumannya di sela-sela anggukan nya.


kini sang dokter sudah berpamitan pergi dari ruangan tersebut,


Lama hening, tak ada yang mengeluarkan kata kata dari Ziya maupun dua pria tersebut.


" Mm ... nona ! apa nona masih ingat jalan pulang ?" cletuk Abas untuk mencairkan suasana.


" Lu kira hilang ingatan dia " bisik Sam ke abas,


gue mancing aja biar dia ngomong " timpal Abas.


" iya masih .. ! jawab Ziya.


" syukurlah kalau masih ingat , biar kita yang mengantar nona ke rumah "


" tidak perlu, saya masih bisa pulang sendiri ''


" Sepeda nona sudah rusak.


biarkan kami mengantar nona, tidak perlu sungkan ! " timpal Sam lagi


...***TERIMAKASIH...

__ADS_1


...πŸ™***...


__ADS_2