
Mereka pun pergi ke tempat undangan. Ganta, Dami, dan Gukong,menguasai Jurus menyerupa, agar mereka tidak membuat penduduk desa takut. Sedangkan Lung dan Dwinda harus menyamar jadi laki-laki, karena Jendral Kun mengenali mereka berdua. Di perjalanan mereka diserang oleh sekelompok Ninja.
Serangan ninja-ninja itu sangatlah cepat, tapi untungnya Singwan dan temannya bisa menghindari. Dwinda dan Singwan pun menghadapi beberapa dari ninja tersebut.Singwan dan Dwinda dapat mengalahkan beberapa ninja-ninja tersebut. Begitu juga dengan yang lain.
Akan tetapi, Singwan dan teman temannya, di kejutkan oleh serangan yang sangat cepat, memukul Ganta,Dami,Gukong,Lung, dan Furgi, dan sewaktu Dwinda mau dipukul oleh orang yang pakai baju ninja, Singwan pun berasil menangkap tangan orang itu,dengan cepat juga Singwan memukul dada orang itu, dengan cepat juga menotok orang itu.
Pasukan ninja yang lain, melihat pimpinan mereka di lumpuhkan oleh Singwan,langsung mereka ingin menolong Pimpinan mereka dengan menyerang Singwan dari belakang, akan tetapi Singwan berbalik, lalu dengan cepat juga mengeluarkan Jurus Garuda Tapak Seribu,dan terpental jauh mereka semua. Singwan bertanya pada Si Pimpinan ninja,
"Kenapa kami diserang kalian?kata Singwan.
" Karena kami para ninja adalah Pasukan ninja penguji, yang di perintahkan menguji kalian para pendekar undangan Jendral Kun, untuk menguji apakah nama Pendekar Garuda dan Pendekar yang lainnya,sehebat kabarnya apa hanya nama terkenal tapi tidak sehebat namanya." kata Pimpinan Ninja.
" selain itu ,apa tujuan Jendral Kun sebenernya "
"Jendral Kun mau kalian..." Kata Pimpinan Ninja yang tidak selesai bebicara,karena tertusuk pisau kecil yang di lempar langsung terkena dahi ,dan langsung mati.
Singwan pun melihat arah dari mana datangnya pisau.Singwan melihat ada orang kabur dengan cepat. Karena Singwan memikirkan keselamatan Dwinda dan lainnya, dia tak mengejar orang yang kabur itu. Singwan pun menghampiri teman dia mengeluarkan tenaga murni untuk menyembuhkan teman temannya.
Singwan berpikir kalau pasukan ninjanya sudah sekuat itu, maka ini bisa membahayakan keselamatan Dwinda, Lung, Furgi, dan yang lainnya. Singwan mempunyai rencana. Singwan pun mengatakan pikirannya itu pada istri dan teman temannya. Sepakat mereka tentang sebuah rencana.
__ADS_1
Sampailah Kelompok Singwan di sebuah wilayah, atau Desa Kejayaan. Desa ini adalah desa tempatnya terkumpulnya para Pendekar yang di undang oleh Jendral Kun. Di sebuah penginapan dimana Singwan dan yang lain menginap, terjadi pertempuran antara Pendekar Tongkat Gila dan Pendekar Golok terbang,mereka memang terkenal tak pernah damai, karena hal sepele yaitu suka sama satu perempuan.
Karena keributan tersebut Singwan mau menghalau mereka, akan tetapi sebelum Singwan turun tangan, ada pemuda menendang dengan cepat kedua orang itu, membuat kedua orang itu terdorong, dan tersungkur. Singwan terkejut, karena dengan sekali tendang, pemuda itu bisa mengalahkan Pendekar Tongkat Gila dan Pendekar Golok. Pendekar itu mengatakan
" kita diundang oleh Jendral Kun.Bukan untuk bertarung seperti ini, tapi agar kita bisa dapatkan Gelar Pendekar Sejati dari Raja Riu, melalui pertempuran nanti."kata Pemuda.
Singwan melihat itu merasa kagum, karena Pemuda, masih muda itu tapi ilmunya sangat tinggi. Pemuda itu ternyata adalah Pendekar Tangan kosong yang bernama Tang. Tang pun meninggalkan kedua orang itu.Tang berjalan menuju pintu keluar, akan tetapi tiba-tiba dia berhenti, dan berbalik badan, melihat ke arah Singwan, tatapan dia tajam. Tang pun berkata
" Ternyata ada Pendekar Garuda disini, aku Tang!!! menunggumu di arena Pertarungan".
Karena perkataan Tang itu, semua pendekar menatap tajam ke Singwan. Para pendekar mengetahui bahwa Pendekar Garuda adalah pendekar tak terkalahkan. Setelah itu Tang pergi meninggalkan Penginapan itu. Singwan atau Pendekar Garuda juga ke kamar dia.
Datanglah Jendral Kun,dan duduklah dia ditempat yang persiapkan.Jendral Kun memberi tanda- tanda agar Pertarungan di mulai.Seorang pria itu naik di atas panggung,Lalu berkata
"Pertarungan dimulai!!!!".
Melompatlah Tan, datanglah Pendekar ular, dan mereka pun bertarung. Pertarungan sangat sengit,tapi Singwan atau pendekar Garuda mengetahui bahwa Tan hanya menggunakan seperempat kemampuan dia.Pertempuran Tan dan Pendekar Ular, di menangkan oleh Tan. Tan menatang pendekar lainnya untuk bertarung, tapi dengan mudah juga di kalahkan oleh Tan.
Ganta pun maju bertarung, Tan pun berkuda kuda, dan langsung bertarung. Tan menduga mudah untuk melawan Ganta,tapi Tan akhirnya harus menggunakan hampir seluruh kemampuan untuk bertarung, tapi Ganta tak bisa di kalahkan. Tan mengeluarkan sebuah Jurus Pukulan Matahari, Singwan mengetahui, itu bisa membahayakan Ganta, lalu Singwan bersiap untuk menolong Ganta.
__ADS_1
Tan pun menyerang, pukulan itu mengarah ke titik jantung Ganta, saat pukulan itu hampir mendekati Ganta, Singwan melompat dengan cepat dan tepat, Singwan berasil memukul tangan Tan, membuat Tan terpelanting kesamping. Tan tak menerima dia dikalahkan Singwan, Tan pun menyerang Singwan yang memakai topeng. Tapi Singwan melawan dengan tenang, Ta tak bisa sekali pun berasil memukul Singwan.
Akhirnya Tan mengeluarkan Jurus Pukulan Matahari tahap kedua, dengan kekuatan penuh dan langsung menyerang Singwan, keluarlah bola tenaga dalam mengarah ke Singwan, dengan tenang, Singwan menagkis bola tenaga dalam itu ke atas langit, dan meledak diatas. Tan melihat itu hanya bisa diam, kagetnya Tan, tiba-tiba Singwan berada di depan muka dia, tanganya memegang bahu Tan, Tan pun terjongkok, dan hampir seluruh tubuhnya tak bisa bergerak.
Tan pun mengatakan
" Silahkan kamu, mematikan aku
Singwan pun mengakat tangan kanan, merapatkan semua jari,dan langsung menyerang Tan, tapi bukan memukul tapi membuka totokan. Tan pun berdiri, dan mengakui Kekalahannya. Tan turun dari panggung.Singwan dan Ganta pun mau turun. Tapi Jendral Kun mencegah. Jendral Kun berkata
" Kalian harus saling membunuh "
" Tapi ini mencari Pendekar terhebat, apa Pendekar pembunuh?," kata Singwan
Jendral Kun berdiri, lalu memperintahkan Seorang wanita, untuk mengalahkan Singwan. Wanita itu nama Nyi Larang, Singwan pun besiap siap, Nyilarang pun mengeluarkan Jurus Penari Sakti, Tarian seperti tarian Jaipong, dan Nyilarang adalah Pendekar Penakluk laki- laki, dan dia menyerang dengan salendang, dan tenaga dalam Jurus Mata Pengendali.
Nyilarang menyerang dengan salendang, tapi tak bisa memukul Singwan,Nyilarang pun mengeluarkan Jurus Mata Pengendali, Nyilarang keheranan,karena Singwan tak bisa di pengaruhi,ternyata Singwan memakai Topeng berbentuk wajah, tanpa ada lobang untuk melihat, hanya ada Lubang untuk bernapas.
BERSAMBUNG.
__ADS_1