Pendekar Garuda

Pendekar Garuda
Pertarungan hidup mati


__ADS_3

Nyilarang menyerang dengan salendang, tapi tak bisa memukul Singwan,Nyilarang pun mengeluarkan Jurus Mata Pengendali, Nyilarang keheranan,karena Singwan tak bisa di pengaruhi,ternyata Singwan memakai Topeng berbentuk wajah, tanpa ada lobang untuk melihat, hanya ada Lubang untuk bernapas. Karena Jurus Mata Pengendali adalah Jurus pengendali memakai mata,jadi seorang pengendali bisa mengatur,mempengaruhi lawan dengan tatapan mata. Tapi Singwan buta, maka dia tak bisa di kendalikan oleh Nyilarang.


Nyilarang merasa geram , Nyilarang mengeluarkan Jurus Pengendali Suara. Nyilarang mulai baca mantra-matra agar bisa mengendalikan Pendekar Garuda. Namun Pendekar Garuda atau Singwan tak bisa di kendalikan oleh Nyilarang. Karena Singwan Juga tuli. Nyilarang kebingungan dan amarahnya memuncak.


Nyilarang mengeluarkan Jurus Pengendali Seribu, dengan kedua tangan, Nyilarang bisa mengendalikan seluruh orang yang ada disana. Dan Semua orang yang di depannya Nyilarang, bergerak berdasarkan perintah Nyilarang. Pendekar Garuda atau Singwan melihat itu, memakai mata batinnya. Hampir semua orang disana mau menyerang Singwan.


Tapi Singwan tenang,satu persatu pendekar menyerang Pendekar Garuda atau Singwan bisa melawan. Sambil melawan pendekar itu,tiba-tiba ketawa, suara ketawa tersebut mengganggu memutuskan pengaruh Nyilarang terhadap pendekar, karena suara Singwan atau Pendekar Garuda merusak mantra Nyilarang.


Nyilarang terluka dan dia pun marah, Nyilarang mengeluarkan Jurus Rambut Pengendali, Jurus yang mengeluarkan rambut beruban menjadi dirinya sendiri dan berjumlah banyak. Semuanya Nyilarang bersamaan menyerang Pendekar Garuda dengan kekuatan penuh, akan tetapi Pendekar Garuda menguarkan Jurus Tapak Seribu Rindu, yang memukul habis Rambut Nyilarang yang menjadi Nyilarang, dan satu tapak mengenai Nyilarang, membuatnya Nyilarang melemah dan pingsan.


Melihat itu Jendral Kun pun geram, dia pun menyerang Pendekar Garuda dengan super cepat, pukulan dan tendangan super cepat, membuat Pendekar Garuda melawannya dengan kecepatan super. Terjadilah ledakan ledakan di sana sini. Pada saat bersamaan mereka mengeluarkan Jurus tapak Jendral Kun mengeluarkan Jurus Tapak Naga di lawan dengan Tapak Rindu oleh Singwan atau Pendekar Garuda.

__ADS_1


Mereka saling dorong dengan tenaga dalam sangat kuat, lama ke lamaan mereka sama sama termundur dan sedikit terluka. Tiba-tiba Pendekar Garuda di kejutkan oleh serangan Pasukan Kurungan, yang melemparkan toya-toya besi,yang tertancap mengelilingi Pendekar Garuda, Toya toya itu di kendalikan oleh pemiliknya yaitu Pasukkan Kurungan Jendral Kun.


Pendekar Garuda atau Singwan menggunakan Jurus Tapak Rindu. Tapi tak bisa menghacurkan Toya- toya itu. Jendral Kun mengatakan bahwa Pasukkan Kurungan adalah Pasukkan pilihan Jendral Kun yang memiliki tenaga dalam super untuk menahan musuh yang berat. Membuat tak mudah lepas, walaupun memiliki Ilmu tingkat tinggi. Singwan atau Pendekar Garuda diam, Jendral Kun merasa Senang karena bisa mengalahkan Pendekar Garuda.


Terdengar suara burung yang sangat ganggu telinga , membuat para Pasukkan Kurungan kurang waspada, seketika panah dari punggung Burung Garuda menancap tepat di dada para Pasukan Kurungan. Pendekar Garuda dengan tapak Rindu,menghacurkan kurunga toya toya besi. Ternyata yang diatas punggung Burung Garuda Raksasa itu, ada dua pendekar perempuan yang nyamar jadi laki-laki yaitu Dwinda dan Lung.


Mereka pun turun dari punggung Burung Garuda Raksasa itu, Dwinda dan Lung berdiri didepan Jendral Kun,Pendekar Garuda di belakang Jendral Kun. Akan tetapi Jendral Kun tersenyum, setelah itu semua pasukan yang terkena panah bisa bangkit lagi,ternyata baju mereka dilapisi baja tebal.Membuat senjata tak bisa menembus badan.


Lung dan Dwinda bertarung dengan Pasukkan Kurungan. Sedangkan Singwan atau Pendekar Garuda bertarung dengan Jendral Kun. Dwinda dan Lung mengalami kewalahan menghadapi Pasukkan Khusus ini, bukan hanya bela diri tapi tenaga dalam luar biasa, Jurus Pedang Menyatu dan Jurus Harimau, bisa mereka kalahkan. Lung dan Dwinda yang terdesak mendapatkan bantuan dari Furgi, Dami, Gukong.


Pertarungan Pendekar Garuda dan Jendral Kun semakin sengit, mereka bertarung dengan Kecepatan Super, terjadi lagi adu jurus tapak. Jendral Kun dan Pendekar Garuda sama seimbang. Jendral Kun mengeluarkan Pedang Sakti yaitu Pedang Matahari, ( Pedang Matahari adalah Pedang tecipta dari batuan mulia yang menyerap matahari dan menyimpan cahaya matahari, dan campur cairan baja, yang menggunakan memiliki tenaga dalam super. ) Karena itu pendang itu menyilaukan, tak tak bisa melihat jelas oleh mata biasa.

__ADS_1


Pendekar Garuda atau Singwan yang tak melihat, tapi bisa merasakan panasnya pedang Matahari. Pendekar Garuda mengeluarkan Pedang Berat atau Pedang Garuda ( Pedang ini adalah tecipta dari besi baja,permata intan,emas murni dua empat karat, dan dipanggang satu tahun lamanya, dan terkubur salju selama satu tahun. Pedang ini tajam, yang bisa menguasai adalah Orang yang memiliki Tenaga Murni.)


Jendral Kun menyerang dan terjadi pertarungan pedang yang mengakibatkan bumi bergetar, petir sering keluar pada saat pedang itu berbenturan. Setelah itu Jendral Kun mengeluarkan Jurus Matahari ,terus menerus keluar tenaga matahari dan Singwan pun Tenaga Murni, keduanya saling serang dan dorong. Setelah berapa lama mereka sama terpental.


Singwan atau Pendekar Garuda berdiri melepas pakainya, yang ternyata dari baja besi, yang berbentuk kain biasa. Tiba-tiba Singwan mengeluarkan Jurus Tapak merindu, gerakan sangat super kilat, mendekati Jendral Kun, Jendral tak bisa melawan lagi, karena kecepatan super tinggi oleh Singwan atau Pendekar Garuda.


Jendral Kun terjongkok kehabisan tenaga, setelah Singwan menghentikan serangan. Jendral Kun merasakan tenaga dalamnya habis, dan ilmu juga habis, mengakat pedang Matahari pun tak bisa, mata juga tak bisa melihat jelas pedang itu. Singwan pun berdiri di depan Jendral Kun, mengakat Pedang Matahari dan menyarungkan.


Singwan pun menjelaskan, mengapa dia melumpuhkan tenaga dalam, dan ilmu dari Jendral Kun karena Jendral Kun menggunakan Jurus berbahaya untuk manusia biasa, dan karena dengan ilmu itu , Jendral Kun menggunakan Jurus untuk kejahatan berkedok kebaikan.


Pendekar Garuda atau Singwan menjelaskan tentang apa tujuan Jendral Kun sebenernya mengumpulkan Pendekar, pada Pendekar yang berkumpul. Tujuan Jendral Kun adalah Ingin menjadi Raja seperti Raja Riu, menggunakan Pendekar sakti.

__ADS_1


Dulunya Raja Riu menggunakan strategi politik yaitu kejahatan atau kebaikan bisa terbalik ,oleh Jendral Riu. terciptala kebaikan Jendral Riu dimata masyrakat karena ada kelompok kejahatan yang di ciptakan oleh Jendral Riu, dan di ciptakan juga Penyihir ,penjahat yang lain.


( BERSAMBUNG )


__ADS_2