
Bab 22
Lamunannya kembali buyar saat mengingat Mc akan menutup lelangannya sebentar lagi dengan harg 1,6 terliun, alex kemudian mengankat papan nya dan menaruh harga 1,10 teriluan, gadis yang berada disisinya tercengang saat tau ia membeli benda berharga itu dengan menaruh harga 1,10 terliun, bukan kah harga segitu sudah cukup banyak untuk sekedar membeli kedua alat itu.
"Wah sangatt luar biasa, mafia alexander menawar dua barang pelelangan dengan harga 1,10 teriliun, mengapa anda ingin memebeli kedua senjata ini tuan alexander" " saya ingin memberikannya kepada pasangan saya, bawa benda itu kehadapan ku, asistenku akan segera melakukan pembayarannya," ucap alex dengan nada yang angku Alex mengmbil kedua benda bersenjata itu dan kemudian meletakan kedua barang yang telah ia peroleh pada pangkuan gadis disisinya, mata kayla tak berkedip paking kaget nya.
'apa yang sedang lelaki ini pikirkan, dia membeli dua benda ini dengan harga 1,10 teriliun, dan diberikan kepada ku, dan .. dan apa maksudnya dengan mafia .. lelaki ini mafia seorang mafia .. ? 'benat kayla beradu dengan pikirannya
"Wow sangat luar biasa mafia alexander menawarkan kedua senjata pellang bertahtakan berlian dengan harga yang paling tinggi, semua gadis yang berada diruangan ini tentunya sangat iri dengan wanita yang mendampingi mu malam ini? ucap mc yang ada didepan itu.
"Apa yang kau pikirkan, mengapa mebeli benda ini dan memberikanya kepada ku, apa kau waras, harga yang kau taroh sudah melewati harga yang ditawarkan orang-orang itu, apa kau tidak merasa rugi," bisik kayla namun dengan nada tak sukanya.
__ADS_1
"Jaga barang pemberianku itu seperti kau menjaga nyawamu, jika benda itu hilang atau rusak, nyawamu lah yang akan jadi taruhannya," kata-kata alex penuh dengan intimidasi, hingga kayla pun membeku dengan nafas yanag sudah tak berataauran.
'Mengapa kau membelikan menda ini kepada ku jika pada akhirnya kau mengancam ku seperti itu,' keluh kayla dari lubuk hatinya terdalam.
Alex terus memperhatikan mc yang ada didepan panggung, berbagai barang terus dikelurkan, harganya pun tidak main-main saat dilelangkan, hingga acara menutupannya pun tiba, satu barang lelangan dikelurkan, dan kali ini adalah perhiasan yang sangat diminati oleh para gadis-gadis diruangan ini, kalung rubi berwarna biru langit dangat inda yang mencolok mata, keindahan yang begitu elegan siapapun pasti ingin memilikinya.
Acara penutupan kita adalah kalung rubi ini, warna nya sangat cantik dengan nuwansa elegannya yang sangat terpaut indah, benda berharga ini sangat sulit dieksor dan diperdagangkan secara luas. Karena sifat batu ribinya yang begitu langka dan juga sangat sulit untuk diolah, harganya pun sangat tinggi untuk diperjual belikan, kami membuka harga 1M. siapa yang berani menaruh harga tinggi."
Lagi-lagi kekagumann datang dari isris mata kayla, harga yang kembali tidak main main untuk sekedar membeli sebuah kalung yang indah itu, banyak dari gadis-gadis itu mengangkat papan harga mereka lagi, dan menawarkan barang itu dengan harga yang fantastic.
"8 MILIAR."
__ADS_1
" 10 MILIAR."
" Wah-wah tampaknya perhiasan ini sangat dikagumi oleh golongan kaum wanita rupanya, siapa lagi yang ingin menawar, jika tidak, kami akan menutup harga dengan 10 miliar?" ucap mc dengan nada yang bersemangat.
"20 Miliar," ucap alex dengan nada yang tinggi.
Kayla terkejut, matanya terbelalang menatap kearah samping, lagi-lagi lelaki yang beraada disebelahnya membuat ulah hingga membuat nya tercengang, oaring-orang seperti ini menghamburkan uang tampa memikirkan betapa berharganya nilai uaang itersebut.
Kayla memang tak berpikir untuk mendapatkan benda seperti itu, ia hanya takjub dengan lelaki mafia yang terus menawarkan barang dengan harga yang melebibi kapasitas, kepalanya terus menggeleng keheranan, alex tau bahwa kayla terus memperhatikannya dengan rasa tak percaya, tetapi ia tetap membiarkan hal itu terjadi tampa perlu melirik gadis yang berada disampingnya.
"Hahaha lagi-lagi tuan mafia alexander menawarkan barang dengan harga yang sangat tinggi, baiklah apa ada yang ingin menawarkan harga yang lebih tinggi dari ini, kami akan menutupnya dengan harga 20 miliar?"
__ADS_1
Alex memasang wajah datar, ia tak mengatakan apapun saat membeli barang lelangan ini lagi, kayla berpikir bahwa ia ingin membelinya untuk sang ibu, beberapa hari yang lalu kayla pernah bertemu ibu alex saat diruang utama, wajahnya masih sangat muda, taka ada keriput sedikit pun diwajahnya, awalnya ia pikir itu adalah saudari sepersusuan alex ternyata hal itu tidak lah benar.
Ibu alex yang tampak begitu muda sangat mengecoh usia sebenarnya, tidak heran jika ia sangat merawat dirinya hingga secantik itu, uang nya saja tidak main-main banyaknya.