Pengasuh Adikku Jodohku

Pengasuh Adikku Jodohku
Bab 26


__ADS_3

Bab 26


Alex menatap tajam kearah Kayla yang masih berada di dekapan nya, dengan raut wajah datarnya hanya berfokus pada Kayla yang masih terus tertawa terbahak bahak.


“Coba katakana sekali lagi,” suara berat alex menghentikan tawa kayla hingga matanya pun berpaling menatap Ke lain tempat.


“Tu..tuan sudah bangun,” ucap kayla mencoba mencari topik pembicaraan


Alex bangun dari tidurnya ia kemudian mengambil posisi duduk agar tubuhnya bisa lebih tinggi dari kayla yang masih merebahkan tubuhnya di kasur, saat kayla ingin bangun alex menahan pergerakannya dengan kedua tangan nya yang sudah ditahan di atas kepala.


“Kau tidak pernah takut denganku, aku akan membuatmu takut sampai kau tak sanggup menatap wajahku.”


‘Mati aku,’ benak nya.


*****


Tom berlari menuju kantor, dengan berkas yang menumpuk dikedua tangannya, ia kemudian memasuki ruangan yang berada dilantai sepuluh, tom masuk setelah mengetuk pintu terlebih dahulu dan mengucapkan salam di pagi hari agar penghuni didalamnya mengenali suara orang yang berada diluar ruangan, setelah seorang wanita yang berada didalam ruangan itu mempersilakan masuk, tom masuk sembari membawa berkas dikedua tangannya.


Dengan terburu-buru tom meletakan berkas-berkas yang bertumpuk itu pada meja wanita yang berada di seberangnya, “Dimana anak itu, mengapa kau yang membawa semua dokumen ini sendiri?,” tanya mommy alex lagi memastikan.


“Alex mabuk semalaman dan hari ini tidak bisa mengantarkan dokumen-dokumen ini kepada tante secara langsung.”


“Dia marah karena dokumen yang ku kirim terlalu banyak rupanya,” wanita itu tersenyum tipis sembari menyeruput kopi panas yang berada di mejanya.


Tom hanya mengangkat kedua bahunya keatas kemudian berpaling dari wanita itu dan berjalan menuju sofa, ia menyenderkan tubuhnya pada sofa sembari menggenggam selembar majalah ditangannya


“Bagaimana dengan wanita itu?, apa dia benar-benar menyukai gadis itu? Sejak kapan dia tertarik dengan seorang wanita, anak itu tidak biasanya memperkenalkan gadis baru kepadaku, apa kau tau Sesuatu tentang wanita itu?”


“Aku hanya tau sedikit tentang gadis itu.”


“Tante melupakan namanya? Siapa namanya?” tanya mommy Alex lagi sembari memainkan jari telunjuk di dahinya.


"Kayla... dia gadis aneh yang belum pernah kulihat sebelumnya, dia gadis penakut tapi juga pemberani, dua sifat yang saling bertolak belakang ada di dalam dirinya, awalnya gadis itu selalu takut jika menemui alex namun entah keberanian apa yang selalu muncul tiba-tiba ia melawan alex seakan-akan alex adalah adiknya, dan tante tau sendiri alex bukan tipikal orang yang akan membalas ocehan gadis konyol seperti kayla.”


“Tapi sejak gadis itu datang, alex lebih banyak bicara, dia bahkan meladeni perdebatan yang hanya hal sepele saja bersama gadis itu, walau sifat nya semakin aneh tapi raut bahagianya sulit untuk ditebak, ia masih sama seperti dulu, aku tak tau perasaannya itu seperti apa tapi yang jelas dia menyukai gadis itu.”

__ADS_1


“Apa kau yakin tentang itu?, anak itu sangat sulit untuk ditebak, tante yang merupakan ibunya bahkan tak mengerti perasaanya sejak dia kecil, sangat sulit menebak apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, sifatnya sangat mirip dengan ayahnya, itu sebabnya pafilum itu menjadi miliknya,” ucap mommy alex sembari tersenyum tipis kearah tom yang sudah memperhatikan nya sedari tadi.


Tom tertawa kecil “ Hahaha tante… jika Tante melihatnya saat ini, Tante tidak akan pernah mengira bahwa itu adalah putramu.”


“Tante jadi penasaran," senyum tipis muncul di bibirnya.


*****


Kayla berdiri didepan cermin yang berada dikamarnya, kamar itu yang ia gunakan saat ia berhias memenuhi keinginan alex untuk pergi ke acara pelelangan tempo hari, ia tidak lagi memakai kamar pelayannya karena alex tak mengijinkannya lagi untuk tinggal bersama para-pelayan lainnya di ruangan belakang.


Alex mengatakan itu karena dia takut jika sewaktu-waktu Helena atau pun sang ibu datang untuk memastikan keberadaan kayla lagi akan sangat sulit baginya jika membiarkan kayla tetap tinggal dikamar para pelayan,Alex tidak ingin jika keberadaan kayla yang menjadi seorang pelayan diketahui oleh Helena terutama sang ibu dan itu akan menjadi masalah besar jika kebenaran itu diketahui secara langsung oleh sang ibu nantinya.


kayla mengela nafas dengan kasar, sorot matanya tajam tertuju pada bayangannya yang berada dipantulan cermin, kayla memegang lehernya pelan, tanda merah begitu banyak memenuhi lehernya, ia bahkan bingung bagaimana caranya untuk menghilangkan tanda merah yang buat alex secara brutal.


“Dasar lelaki gila itu, bisa-bisanya dia melakukan hal gila seperti ini kepadaku, ah.. leherku yang puti jadi seperti bekas gigitan nyamuk, apa-apaan ini, bagaimana cara menghilangkannya, tidak mungkin aku keluar dengan keadaan seperti ini APA KATA ORANG,


” kayla menggeram dengan kekesalan yang menumpuk dikedua tangannya.


Kayla berjalan menuju ranjangnya dan melampiaskan kekesalan itu pada bantal-batal yang berada di atas kasurnya, ia tidak mengerti mengapa alex melakukan hal seperti ini padanya, padahal ia pikir alex sudah tertidur dengan lelap bahkan ia berpikir jika ada toa di kamarnya sekalipun dia tidak akan bangun semudah itu.


FLASHBACK ON.


“Aku tidak akan berisik lagi.. jadi… tolong lepaskan tangan…-“


“Berisik,” alex mengecup leher putih kayla dengan ganasnya, ia bahkan tak menghentikan tindakan nya walau kayla berusaha bergerak agar alex tidak melakukannya berulang kali.


“HENTIKAN! APA YANG KAU LAKUKAN!,” geram kayla dengan amarah yang tak tertahankan.


Alex mengentikan pergerakannya, ia menatap kearah gadis yang sudah menembus nafasnya dengan kasar,alex tersenyum dengan tawa kecilnya, ia tak peduli gadi didepannya ini marah atau pun tidak baginya akan sama saja, dia akan melakukan pekerjaan nya dengan brutal.


“Apa kau sudah gila!, berhenti tersenyum seperti tu! Ha.. aku tidak berpikir lelaki bajingan seperti mu ini masih saja ada di dunia ini, lakukan hal seperti ini pada pasangan mu saja bukan pada ku, apa seperti ini perilakumu saat sedang mabuk! benar-benar merepotkan!” dengus kayla berteriak kearah alex dengan terus terangnya


Cup...


Satu kecupan dibibir berhasil membuat kayla diam dengan melongo sesaat “ Kau itu benar-benar berisik.” Ucap alex sembari melepaskan genggaman tangannya dikedua pergelangan tangan kayla.

__ADS_1


“Kau!..-“


Cup…


Alex lagi-lagi menciumnya dibibir saat kayla ingin mengucapkan kata-kata kasarnya lagi “ sudah kubilang kau itu berisik diam dan tenang lah aku akan terus menciumu jika kau terus berbicara, atau kau senang jika aku mencium mu... itu sebabnya kau berisik seperti ini.”


“Itu tidak benar aku..-“


Cup…


...****************...


PENGUMUMAN...


Untuk cerita lanjutan ini akan di lanjutan di akun asli teman ku, untuk semua jangan lupa mampir, di jamin cerita nya makin seru loh... gak bakal nyesal 😁


Hallo semua terima kasih sudah menemani author sejauh ini.


Jangan lupa mampir di cerita baru author, baru rilis. Silakan di cek.


...PENGUMUMAN!...


Berhubung sekarang lagi ramadhan, author akan adakan Giveaway dan pengumuman nya akan di beritahu di Instagram. @auliarisa05.


Syarat nya mudah bagi yang mau ikutan.


Cukup upload salah satu cover novel author yang kalian suka Di IG masing-masing, dan tulis sedikit cerita yang mana membuat kalian suka, pastikan sebelum upload untuk tag author.


Pengumuman pemenang akan di lakukan di malam takbiran di tanggal 20🤗


Hanya ada Tiga Dia pemenang kali ini yang di pilih.


Juara 1: Mukenah


__ADS_1


Juara 2: satu set, tas, dompet, sepatu, jam dan kacamata.



__ADS_2