
Zanden langsung menghambiskan Nesyon di tempat dengan kekesalannya sampai meregang nyawa.
Setelah semua sudah mati di tangannya. Zanden menyuruh semua pasukannya untuk menyudahi dan membiarkan para manusia yang sudah tidak bernyawa itu di biarkan begitu saja di markas tersebut.
****
Malam yang sunyi namun aku tak sndiri selalu di temani oleh sang bulan dan bintang yang membuatku percaya semua pasti akan baik-baik saja.
Misyah mengistirahatkan tubuhnya dan Misyah perlu ketenangan serta doa yang selalu ada di dalamnya. Berharap hari esok semua akan menjadi hari baiknya.
/Pagi Hari/
Kicauan burung di arah luar membangunkan Misyah yang sedang tertidur dengan lelapnya.
Uupppssss
Misyah beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi.
/Di ruang makan/
Seorang pria yang tak lain Zanden sedang menyantap makanannya bersama Misyah.
''Hemm''dehen Zanden.
''Siap-siap sekarang waktunya kamu akan berkuliah di universitas yang sama denganku cepat''sentak Zanden.
__ADS_1
Hah.....cengo Misyah terkejut di pagi ini.
''Jangan bilang kau anggap ucapanku bohong soal pembahasan kemarin''tanya Zanden.
''Saya tidak berpikir seperti itu tuan saya_''tanya Misyah terhenti.
''Cepat siap kan dirimu''sentak Zanden.
''Tapi_''ujar Misyah terpotong.
''Tidak ada bantahan''ujar Zanden beranjak dari tempatnya.
/Universitas Prielit Strend/
Misyah melangkah kearah kelasnya setelah berpisah dengan Zanden diarah lorong tadi.
Disana sudah ada banyak maha siswa yang berdatangan satu persatu ke kelasnya. Misyah hanya diam dengan fokus membaca buku ditangannya.
''Eh lo siswa baru yah disini''tanya seorang pria gemulai dihadapan Misyah lebih tepatnya di arah bangku depannya.
Misyah yang sedang membaca buku pun terkagetkan dan menghentikan kegiatannya lalu mendongak kearah asal suara.
''Iyah aku maha siswa baru disini''jawab Misyah dengan senyumnya.
''Wadidaw senyum lo manis banget eke sampai meleleh nih''ujar pria dihadapannya lebih tepatnya pria jadi jadian (jadi jadian gak tuh redres😂)
__ADS_1
Misyah hanya menggelengkan kepalanya saat mendapatkan respon dari mahluk jadi jadian di hadapannya yang tiba-tiba saja mengagetkannya.
''Heh lo kenapa sih diem terus malu yah lo?''crocos pria jadi jadian dihadapannya.
Tidak lama dosen pun masuk kelas. Misyah pun belum sempat menjawab pertanyaan pria jadi jadian itu.
''Selamat pagi semuanya''ujar dosen yang bernama Pak Pinji.
''Pagii Pakkkkkk''ujar semua maha siswa serempak.
Sebelum di mulainya pelajaran Pak pinji meneliti semua kelas dan penelitiannya jatuh pada seorang gadis berpenampilan yang sangat cantik yang berada dibangku paling belakang yang tak lain dia Misyah.
''Kamuuu''ujar Pak Pinji.
''Saya Pak''ujar salah satu maha siswa yang berada di bangku dekat Misyah.
''Bukann''ujar Pak Pinji.
''Lah, terus siapa Pak?''tanya maha siswa perempuan yang bernama Auren.
''Hih bukan kamu semprul, tapi tuh yang ada di belakang kamu''ujar Pak Pinji sambil menurun naik kan kacamata tebalnya.
''Yaelah semprul tega banget Pak di bilang semprul gue''ujar Auren di ikuti tawa dari teman-temannya.
''Hey Pak ini tuh maha siswa baru di sini, masa bapak gk tau''jawab pria jadi jadian dengan tingkah anehnya.
__ADS_1
''Ah iyah saya Pak, saya maha siswa baru disini dan perkenalkan nama saya Misyah salam kenal semuanya''ujar Misyah disertai senyum yang merekah di sudur bibirnya.