
''Masa lalu yang di perbuat oleh papaku harus ku rasakan juga di dalamnya bahkan membawa ku masuk ke dalam kehancuran''
@Misyah Prizel
''Habisi mereka semua secepatnya''suruh Zanden dengan tatapan penuh dengan rasa dendam.
''Baik tuan''ujar semua anggota Zanden serempak.
/Disebuah Mansion/
Terdapat disana salah satu keluarga sedang berkumpul di ruang tengah dengan bercanda gurau.
''Ma Adek besok ingin kuliah di salah satu unitversitas di kota ini''kata seorang gadis yang sedang bermanja manja pada ibunya.
''Boleh sayang tapi kamu harus kasih tau papa juga yah takutnya setuju tidaknya dengan apa yang kamu pinta''ujar sang mama dengan mengelus kepala putri bungsunya dengan lembut.
''Tapi Papa suka marah Ma Misyah takut''ujar seorang gadis yang bernama Misyah.
Misyah Prizel, seorang gadis remaja yang berusia 18 tahun anak dari sepasang suami istri yang bersama Elefi Prikanti dan Narto Bendistan. Anak bungsu nya ini sangat lugu, imut, juga penurut pada sang mama tapi sangat takut pada sang papa. Mempunyai pemikiran pintar serta wajah cantik, kulit putih, bibir merah bak buah Chery dan mempunyai postur tubuh yang aduhay.
''Gak usah takut sayang nya mama''ujar sang mama pada putri bungsunya.
__ADS_1
Tidak lama papa nya pun baru sampai di mansion. Dengan jalan sepoyongan tidak tentu arah sedangkan sang istri yang melihat langsung menghampiri.
''Pak kenapa? Papa minum-minuman lagi yah?''tanya sang istri.
''Diam, berisik kamu''sentak suaminya pada sang istri.
''Pa jangan bentak mama lagian papa kenapa selalu saja minum-minum gak ada henti-hentinya''lawan anak bungsunya Misyah
''Diam anak si*lan ayo ikut papa''ujar sang papa menarik tangan putri bungsunya dengan kasar sedangkan Misyah memberontak dengan keras namun hasilnya nihil tenaganya lebih besar dari papanya.
''Pahh buka pintunya itu anak kita Pa kamu sadar itu putri kita anak kita Pah buka pintunya''teriak sang istri dari arah luar pintu kamar saat putrinya Misyah dibawa kearah kamar oleh suaminya.
Kejadian ini bahkan terulang kembali di saat anak kesatunya juga diam-diam berhubungan dengan sang suami. Tetapi ini beda, putri yang dia sayangi yang masih terlihat polos harus menerima hal-hal kasar seperti itu dari papanya sendiri.
Sesaatt.....
Dorr
Doorrr
Suara tembakan begitu nyaring di halaman mansion yang terlihat megah tersebut.
__ADS_1
Seorang pria bertopeng masuk ke dalam mansion di ikuti anggota lainnya dan mendapati para asisten rumah tangga yang ketakutan saat melihatnya. Sedangkan sang nyonya turun kebawah menghampiri suara itu tetapi langkahnya terhenti saat melihat banyak sekali orang bertopeng yang mengepung mansionnya.
Akkkhhhh
Akkhhhhh
Teriak para pelayan yang sudah menghambuskan nyawanya satu persatu.
Istri Narto yang sedang di tahan seorang pria bertopeng menangis dengan terus memberontak minta dilepaskan.
''Lepass, lepaskan saya''berontak istri Narto.
''Diam atau saya bunuh anda nyonya''sentak anggota bertopeng.
''Cari yang lainnya dan habisi mereka semua''suruh ketua.
Sang ketua masuk ke setiap kamar akan tetapi kamar yang satu di kunci dari dalam.
Zanden pun terdiam dan pikirnya apa bajingan itu ada di dalam sana. Dengan dua kali dobrakan pintu pun berhasil terbuka dan terpapanglah bajingan Narto sedang memaksa seorang gadis yang terus memberontak dibawah kungkungannya.
Pria paruh baya itu menghentikan perbuatannya saat salah satu peluru mengenai lengan nya.
__ADS_1