
Aluna dan Dr Caesar pun berjalan menuju kamar ICU ditemani dr jihan terlihat di luar ruangan itu Lusy,Bu Naina, pak bramono ,Azis dan Audy.
Bu Naina menghampiri Aluna dan berkata ini salahku seharusnya aku tidak memisahkan kalian berdua aku sangat menyesal Aluna, lihat dia sekarang tidak sadarkan diri ayo Aluna bangunkan dia mungkin Ary akan bangun jika kamu memanggil nya.
semua orang disana terdiam mendengar seorang ibu yang menyesali perbuatannya sambil menangis di pelukan Aluna.
Aluna hanya terdiam dan terus meneteskan air matanya kemudian dia masuk ke ruang ICU ditemani dr Caesar dan dr jihan.
Pergilah dia begitu merindukanmu dan kamu pun lebih tau keadaannya melebihi aku .
Aluna menatap Aby yang sangat pengertian dan berjiwa besar bahkan dr jihan pun kagum dengan sikap Aby pada Aluna yang membiarkan istrinya menemani saat saat terakhir Satria.
Aluna pun duduk di samping tempat tidur Satria terlihat banyak sekali alat alat medis yang terpasang di tubuh pria yang merupakan cinta pertamanya itu.
__ADS_1
Aluna memegang tangan Satria lalu berkata
kak Ary ini aku apa kamu tidak ingin melihatku ,apa kamu masih marah denganku .
maafkan ...aku kak Ary ,Lulu tidak pernah mengerti dan memahami kak Ary hingga kamu terluka begitu dalamnya ucap Aluna sambil menangis dan menundukkan kepalanya didekat tubuh Satria.
namun pria itu tersadar ketika mendengar tangisan wanita yang dia cintai dan rindukan itu tangan kiri nya bergerak dan memegang kepala Aluna sambil memanggil Lulu itu kamu.
dr Caesar dan dr jihan terkejut melihat Satria tersadar begitu pula Aluna yang langsung mengangkat kepalanya dan menjawab iya ...aku datang untuk melihat mu .
Aluna lihat matahari itu begitu indah dia datang bersamamu menagih janji yang tidak bisa ku tepati untuk menikahimu.
Namun Aluna ,dr jihan dan dr Caesar tersadar bahwa Satria sedang keadaan kritis bahkan dia bicara dalam keadaan tidak begitu sadar.
__ADS_1
Aluna menangis kemudian dr jihan memanggil keluarganya untuk menemui satria dan semua orang masuk keruangan itu.
Dr Caesar pun berdiri di samping Aluna untuk menguatkan istrinya agar tetap tenang.
Aluna maafkan aku mungkin aku tidak bisa menemani kedepannya walaupun sebenarnya aku ingin selalu menjaga juga tetap di sampingmu namun percayalah aku sangat mencintaimu sampai kapanpun .
lulu kamu hebat bisa menepati janjimu pada ibuku juga pada Lusy tapi aku tidak bisa ,aku seorang pria yang lemah Lulu cinta ini begitu kuat mengikat ku hingga aku sulit berlari pada siapapun jangan menangis lulu sambil mengusap air mata wanita cantik itu.
melihatmu menangis hatiku begitu sakit sudah jangan menangis bukankah kita sudah memenuhi keinginan keluarga Aryanto dan keluarga Martino kita tak punya lagi hutang pada mereka semua.
semua orang disana menangis melihat besarnya cinta Satria pada Aluna yang begitu besar sampai akhir hayatnya.
Lulu kedua anakmu begitu tampan dan cantik mungkin jika kita menikah kita pun akan mendapatkannya, namun perasaanmu kini berubah dr Caesar Abyanto yang berada di hatimu kini bukan Satria putra Aryanto lagi itu karena salahku kamu berpaling dan melupakan aku begitu saja sungguh menyebalkan ucap Ary sambil tersenyum getir.
__ADS_1
Aluna terus menangis mendengarnya kemudian berkata maaf ... jangan hukum aku seperti ini kak Ary .